Portal Berita Ekonomi Rabu, 24 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:02 WIB. IHSG - IHSG ditutup merah 0,29% di akhir sesi II.
  • 12:01 WIB. BNI - BNI meraih laba bersih sebesar Rp7,63 triliun sepanjang semester I 2019.
  • 12:00 WIB. IHSG - IHSG ditutup¬†merah 0,24% di akhir sesi I.
  • 11:50 WIB. BRI - BRI menghadirkan Agen BRILink untuk menggaet calon nasabah unbanked tahun ini.
  • 10:29 WIB. China - China berkomitmen tidak akan menggunakan nuklir untuk ancam negara bebas nuklir atau area bebas nuklir
  • 10:27 WIB. Nuklir - China tidak akan terlibat dalam perlombaan senjata nuklir dengan negara lain
  • 08:30 WIB. Otomotif¬†- GM mempercepat penggantian produknya di China untuk mendongkrak penjualannya
  • 08:28 WIB. Uni Eropa - Kinerja ekspor terbaik UE: daging babi, minuman, wine, dan makanan bayi
  • 08:24 WIB. Eletronik - China catatkan pendapatan manufaktur elektronik dan software tahun 2018 lebih dari US$2,3 triliun
  • 08:19 WIB. Cryptocurrency - CipherTrace:US$1,2 miliar lenyap di cryptocurrency dari Januari-Maret
  • 16:28 WIB. Tekno - Rudiantara tegaskan Traveloka dan Tokopedia bukan penyelenggara umrah.

Menkumham Yasonna Bela Istri Setya Novanto, Katanya...

Menkumham Yasonna Bela Istri Setya Novanto, Katanya... - Warta Ekonomi

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyatakan pihaknya tidak memproses istri dari terpidana Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor dengan tuduhan turut andil dalam kaburnya terpidana kasus korupsi pengadaan KTP elektronik atau E-KTP itu dari pengawasan petugas lapas Sukamiskin, Bandung pada hari Jum'at 14 Juni 2019 lalu.

Yasonna menganggap Deisti Astriani Tagor tidak melakukan tindak pidana meski terbukti menemani sang suami "plesiran".

"Yang kemarin istrinya kan dia tidak melakukan tindak pidana, ini kan pelanggaran disiplin, pelanggaran disiplin makanya menempatkan dulu beliau (Setya Novanto) di Lapas Gunung Sindur," kata Yasonna Laoly di kantor Menkum HAM Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 18 Juni 2019.

Ia menerangkan pemindahan Setnov ke Lapas Gunung Sindur dilakukan agar yang bersangkutan dapat merenungi kesalahan yang telah dilakukannya. Padahal, narapidana kasus korupsi tidak seharusnya ditahan di Lapas Gunung Sindur yang masuk kategori lapas highrisk.

"Untuk merenungi, memang di situ kan super maksimum, seharusnya dia tidak di sana, tapi kan, mengapa kita lakukan seperti itu supaya ke depannya tidak berulang lagi hal yang menyimpang dari prosedur yang membuat kita heboh semua," ujarnya.

Diketahui sebelumnya, pada hari Jum'at 14 Juni 2019 lalu, Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto kembali berbuat ulah. Setnov diketahui telah mengelabui petugas Lapas Sukamiskin yang tengah menjaganya ketika berobat di sebuah rumah sakit di daerah Bandung, Jawa Barat.

Kasus itu bermula ketika sebelumnya Setnov mendapatkan rekomendasi dari pihak Lapas Sukamiskin untuk menjalani rawat inap di sebuah rumah sakit dari tanggal 11-14 Juni 2019. Namun, setelah mendapat izin dari dokter untuk kembali ke Lapas Sukamiskin, alih-alih kembali ke Lapas, Novanto justru mengelabui petugas Lapas yang saat itu mengawalnya. 

Setnov bersama istrinya malah pergi dari rumah sakit, dan baru kembali ke rumah sakit sekitar pukul 17.43 wib. Ulah Setnov itu pun kembali membuat heboh masyarakat.

Kasus larinya Setnov dari rumah sakit di Bandung itu adalah kasus keduanya, sebelumnya Setnov juga sempat melakukan drama yang berujung pada penangkapan Setnov setelah dirinya dirawat di rumah sakit Medika Permata Hijau, Jakarta. Atas tindakan kaburnya ini, Setnov diberikan sanksi dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur, Bogor.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Tag: Setya Novanto, Yasonna Hamonangan Laoly

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Viva

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,754.53 3,717.10
British Pound GBP 1.00 17,505.50 17,330.06
China Yuan CNY 1.00 2,044.87 2,024.54
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,081.00 13,941.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.54 9,729.42
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,802.39 1,784.29
Dolar Singapura SGD 1.00 10,312.73 10,207.95
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,694.68 15,535.85
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,418.55 3,381.28
Yen Jepang JPY 100.00 13,015.07 12,884.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6456.539 53.245 652
2 Agriculture 1359.948 0.169 21
3 Mining 1656.555 1.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 836.222 20.201 72
5 Miscellanous Industry 1262.035 -2.850 49
6 Consumer Goods 2419.754 33.936 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.831 2.310 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1241.954 8.326 74
9 Finance 1325.581 8.757 91
10 Trade & Service 819.503 2.647 163
No Code Prev Close Change %
1 POLU 1,260 1,575 315 25.00
2 PAMG 416 520 104 25.00
3 GLOB 505 630 125 24.75
4 PICO 486 605 119 24.49
5 KIOS 520 630 110 21.15
6 FUJI 123 143 20 16.26
7 ASBI 340 384 44 12.94
8 ARKA 1,035 1,165 130 12.56
9 TMPO 162 180 18 11.11
10 IKBI 274 298 24 8.76
No Code Prev Close Change %
1 KBLV 436 390 -46 -10.55
2 KAYU 498 448 -50 -10.04
3 IIKP 62 57 -5 -8.06
4 SRAJ 310 286 -24 -7.74
5 SAPX 745 690 -55 -7.38
6 MINA 1,400 1,300 -100 -7.14
7 NICK 266 248 -18 -6.77
8 PBSA 760 710 -50 -6.58
9 TNCA 324 304 -20 -6.17
10 DSFI 135 127 -8 -5.93
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 350 352 2 0.57
2 BHIT 81 85 4 4.94
3 MNCN 1,365 1,435 70 5.13
4 IPTV 242 248 6 2.48
5 BPTR 97 104 7 7.22
6 POSA 214 204 -10 -4.67
7 BDMN 4,840 5,100 260 5.37
8 ANTM 950 940 -10 -1.05
9 LPKR 278 284 6 2.16
10 BBRI 4,450 4,480 30 0.67