Portal Berita Ekonomi Senin, 22 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:01 WIB. Milenial - Menperin: Skill yang harus dikuasai milenial adalah penguasaan data, artificial intelligence, IoT (device, network, aplikasi)
  • 18:58 WIB. IDF 2019 - 75 startup skala kecil menengah, 15 startup besar, dan 60 venture capital dipertemukan di IDEA Space
  • 18:53 WIB. Stimulus - Menteri Perindustrian: Segera diterbitkan regulasi PPnBM untuk otomotif berbasis emisi dan tax holiday untuk electric battery
  • 18:04 WIB. Pertahanan - Rabu, China akan meluncurkan buku putih pertahanan nasional
  • 17:58 WIB. Turki - Pemerintah Turki akan balas AS karena dikeluarkan dari program Jet Tempur F35
  • 17:28 WIB. Korea - Setelah bir dan paket tour, boikot Korea terhadap Jepang bisa menyentuh mobil mewah (analis).
  • 16:38 WIB. Ekspor - Diterima dunia, ekspor mobil ditarget 1 juta unit.
  • 16:20 WIB. Susi - Menteri Susi beri peringatan keras untuk industri plastik.
  • 16:03 WIB. IHSG - IHSG ditutup merah 0,36% di akhir sesi II.
  • 15:54 WIB. Hong Kong - Sekelompok manusia bertopeng menyerang para demonstran dan komuter di stasiun MRT.
  • 15:18 WIB. PLN - PLN mengalirkan listrik ke Pulau Seraya Besar, NTT, dengan PLTS komunal 190 kWp.
  • 15:06 WIB. Wine - Ekspor wine Australia ke China memecahkan rekor, naik 7% menjadi US$1,2 miliar.
  • 14:54 WIB. Trump - Donald Trump terus menyerang 4 anggota kongres 'The Squad', mengatakan mereka tidak mampu mencintai AS.

Patroli WhatsApp Bukan Kayak Razia Motor

Patroli WhatsApp Bukan Kayak Razia Motor - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengklarifikasi kabar yang beredar di tengah masyarakat terkait patroli aplikasi WhatsApp. Ia menjelaskan, patroli Whatsapp yang dimaksud kepolisian tak lantas sama dengan patroli terhadap kendaraan bermotor saat pengendara yang salah atau tidak tetap diperiksa.

Rudiantara menyebutkan patroli terhadap grup atau percakapan di WhatsApp hanya bisa dilakukan bila ada aduan atau temuan unsur kriminal.

"Itu harus committed terhadap crime. Di media sosial ada ranah publik. Kita posting di Facebook, di Twitter itu ranah publik. Kalau percakapan berdua itu ranah privat. Tapi hanya yang committed terhadap crime, artinya yang bermasalah dengan hukum," kata Rudiantara di Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Baca Juga: Polisi Pantau WhatsApp, Tim Prabowo Bersuara

Rudiantara menyebutkan, sebetulnya pola yang dijalankan saat ini masih sama seperti sebelumnya. Misalnya, ujar dia, ketika ada percakapan antara dua orang di WhatsApp diketahui ada keterkaitan dengan tindak kriminal maka polisi tetap akan memprosesnya. Syaratnya, tentu dengan adanya aduan masyarakat sebelumnya.

"Kalau menurut saya, mungkin persepsi patroli kaya patroli pakai motor lihatin kiri kanan, yang enggak ada masalah hukum juga dilihatin kayak gitu, enggak," katanya.

Rudiantara menambahkan, dunia digital yang diatur oleh Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) terdapat pembagian penanganan hukum. Yakni delik aduan dan delik umum. Delik umum, ujar Menkominfo, polisi bisa menetapkan sebuah kasus secara umum. Sementara delik aduan, didasarkan pada aduan masyarakat yang merasa dirugikan.

"Dicemarkan nama baiknya. Tapi ada delik umum, delik umum enggak perlu. Polisi tahu, dan saya yakin polisi enggak sembarangan masuk, polisi akan masuk kepada WhatsApp yang terkait masalah hukum," katanya.

Tag: WhatsApp Messenger

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,741.34 3,703.91
British Pound GBP 1.00 17,552.48 17,370.42
China Yuan CNY 1.00 2,040.90 2,020.54
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,033.00 13,893.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,880.64 9,780.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,798.20 1,780.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,310.80 10,204.19
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,740.82 15,578.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.69 3,374.54
Yen Jepang JPY 100.00 12,998.33 12,865.08

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6456.539 53.245 652
2 Agriculture 1359.948 0.169 21
3 Mining 1656.555 1.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 836.222 20.201 72
5 Miscellanous Industry 1262.035 -2.850 49
6 Consumer Goods 2419.754 33.936 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.831 2.310 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1241.954 8.326 74
9 Finance 1325.581 8.757 91
10 Trade & Service 819.503 2.647 163
No Code Prev Close Change %
1 POLU 1,260 1,575 315 25.00
2 PAMG 416 520 104 25.00
3 GLOB 505 630 125 24.75
4 PICO 486 605 119 24.49
5 KIOS 520 630 110 21.15
6 FUJI 123 143 20 16.26
7 ASBI 340 384 44 12.94
8 ARKA 1,035 1,165 130 12.56
9 TMPO 162 180 18 11.11
10 IKBI 274 298 24 8.76
No Code Prev Close Change %
1 KBLV 436 390 -46 -10.55
2 KAYU 498 448 -50 -10.04
3 IIKP 62 57 -5 -8.06
4 SRAJ 310 286 -24 -7.74
5 SAPX 745 690 -55 -7.38
6 MINA 1,400 1,300 -100 -7.14
7 NICK 266 248 -18 -6.77
8 PBSA 760 710 -50 -6.58
9 TNCA 324 304 -20 -6.17
10 DSFI 135 127 -8 -5.93
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 350 352 2 0.57
2 BHIT 81 85 4 4.94
3 MNCN 1,365 1,435 70 5.13
4 IPTV 242 248 6 2.48
5 BPTR 97 104 7 7.22
6 POSA 214 204 -10 -4.67
7 BDMN 4,840 5,100 260 5.37
8 ANTM 950 940 -10 -1.05
9 LPKR 278 284 6 2.16
10 BBRI 4,450 4,480 30 0.67