Portal Berita Ekonomi Jum'at, 14 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:07 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 42,28 USD/barel.
  • 09:07 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 45,01 USD/barel.
  • 09:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Euro pada level 1,1809 USD/EUR.
  • 09:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,08% terhadap Poundsterling pada level 1,3056 USD/GBP.
  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka negatif 0,16% pada level 25.189.
  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 1,29% pada level 2.406.
  • 09:04 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka menguat 0,07% pada level 23.265.
  • 09:04 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka menguat 0,36% pada level 3.332.
  • 09:03 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka negatif 0,32% pada level 2.587.
  • 09:02 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Yuan pada level 6,94 CNY/USD.
  • 09:02 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yen pada level 106,96 JPY/USD.
  • 09:01 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.952 USD/troy ounce.
  • 09:01 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,05% pada pembukaan sesi I.
  • 08:19 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup menguat 0,27% pada level 11.042.
  • 08:19 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 0,29% pada level 27.896.

OJK Diminta Lakukan Investigasi Penjualan Saham Bank Permata, Kenapa?

OJK Diminta Lakukan Investigasi Penjualan Saham Bank Permata, Kenapa?
WE Online, Jakarta -

Pemilik Bank Bali, Rudy Ramli meminta agar proses penjualan saham Bank Permata  oleh Standard Chartered Bank dihentikan (suspend). “Saya meminta agar proses penjualan saham itu dihentikan, dan OJK melakukan investigasi khusus. Segera!” kata Rudy Ramli dalam keterangan resminya, di Jakarta, Kamis (20/6/2019). 

 

Bank Bali, merupakan salah satu bank yang digabungkan menjadi Bank Permata, bersama empat bank yang lain (Bank Umam Nasional, Bank Media, Bank Patriot, Bank Universal). Bank Bali menjadi leader dalam proses merger tersebut. Usaha pemindahan kepemilikan saham Bank Permata milik Standard Chartered Bank (SCB), sangat diharapkan dilakuan secara transparan. 

 

Baca Juga: Mandiri Batal Akuisisi Permata, OJK: Jangan Khawatir, Banyak yang Tertarik

 

Rudy berharap otoritas yang berwenang, untuk menggunakan kekuasaannya untuk  investigasi, guna terciptanya transparansi, keadilan dan kebenaran, mempertahankan asset bangsa, dan mencegah terulangnya  kasus yang  sama demi kehormatan bangsa. 

 

Persoalannya, lanjut Rudy, ketika masuk kelolaan BPPN, Bank Bali dilikuidiasi senilai Rp 11,89 triliun. Nilai tersebut jauh lebih besar dari harga beli yang dikeluarkan Standard Chartered, yakni hanya senilai Rp 2,77 triliun. 

 

“Sehingga ada potensi kerugian negara sekitar Rp 9 triliun,” lanjut Rudy.

 

Kerugian ini, kata Rudy, diprediksi akan semakin besar dengan aksi Standard Chartered yang berupaya melepas saham-sahamnya di Bank Permata. Oleh karena itu, terkait hal tersebut, Rudy telah melaporkan persoalan ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Oktober 2018 lalu.

 

“Sementara baru itu langah hukum yang kami lakukan. Normalnya calon investor Bank Permata mungkin akan berpikir ulang untuk membeli saham dari Standard Chartered. Namun kalau ternyata sampai ada pembeli yang jadi, kami mempertimbangkan untuk melakukan (gugatan) langkah hukum lain,” tambahnya.

 

Baca Juga: Akuisisi Bank Permata Sejalan dengan Single Presence Policy

 

Menurut Rudy, bahwa siapapun yang ingin memiliki asset di Indonesia, terutama institusi strategis seperti bank, hendaknya transparan dan jelas, siapa pemiliknya, dan asal dananya. “Apakah kedua hal itu sudah dipenuhi oleh SCB?” tanya Rudy.

 

Dalam laporan tahunan SCB ditemukan sebuah kejanggalan pada annual report SCB tahun 2006, dan beberapa tahun setelahnya, yang menunjukan kejanggalan kepemilikan SCB atas bank Permata.

 

Baca Juga: Penyaluran Kredit Tokcer, Laba Bank Permata Tumbuh 130,6%

 

 

Di laporan tersebut ada satu note, tentang kepemilikan SCB di Bank Permata:  There are no  capital commitments related to the Group’s investment in Permata. Artinya, SCB beli tanpa modal? Kok tidak ada komitmen? Terus yang dipakai modal siapa?” tegas Rudy. 

 

SCB wajib menjelaskan dengan menyertakan dokumen pendukung, apa maksud dari kalimat “no capital commitment” yang tertuang pada annual reportnya tersebut.  “Maka transaksi pengambil alihan Bank Permata wajib dipertanyakan oleh otoritas yang berwenang, “ tegas Rudy.

Tag: PT Bank Permata Tbk (PermataBank), Standard Chartered Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Ist

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,986.93 3,947.05
British Pound GBP 1.00 19,532.50 19,336.66
China Yuan CNY 1.00 2,155.16 2,132.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,951.39 14,802.62
Dolar Australia AUD 1.00 10,723.14 10,614.96
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,929.06 1,909.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,905.46 10,795.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,659.09 17,478.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,572.61 3,532.84
Yen Jepang JPY 100.00 14,008.61 13,867.92
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5239.250 5.798 698
2 Agriculture 1197.150 8.188 23
3 Mining 1397.826 2.228 48
4 Basic Industry and Chemicals 762.931 -1.567 80
5 Miscellanous Industry 953.200 -0.327 52
6 Consumer Goods 1931.632 16.356 58
7 Cons., Property & Real Estate 295.862 -0.799 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 889.469 5.192 78
9 Finance 1164.347 -1.003 93
10 Trade & Service 633.771 -3.745 174
No Code Prev Close Change %
1 MBAP 1,820 2,270 450 24.73
2 DVLA 2,450 3,040 590 24.08
3 KIOS 160 194 34 21.25
4 CNTX 218 250 32 14.68
5 ALTO 354 400 46 12.99
6 TRUS 284 320 36 12.68
7 PNLF 185 206 21 11.35
8 BIKA 179 199 20 11.17
9 TDPM 94 104 10 10.64
10 BMSR 53 58 5 9.43
No Code Prev Close Change %
1 GLOB 144 134 -10 -6.94
2 MREI 5,200 4,840 -360 -6.92
3 BPTR 87 81 -6 -6.90
4 SGER 262 244 -18 -6.87
5 FOOD 131 122 -9 -6.87
6 BRAM 5,100 4,750 -350 -6.86
7 EMTK 5,475 5,100 -375 -6.85
8 MSKY 1,025 955 -70 -6.83
9 PAMG 74 69 -5 -6.76
10 BOLA 163 152 -11 -6.75
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,090 1,030 -60 -5.50
2 BBRI 3,350 3,330 -20 -0.60
3 FREN 128 120 -8 -6.25
4 BBNI 5,125 5,075 -50 -0.98
5 BMTR 264 248 -16 -6.06
6 PURA 129 134 5 3.88
7 TLKM 2,950 3,010 60 2.03
8 MDKA 1,810 1,770 -40 -2.21
9 EXCL 2,430 2,610 180 7.41
10 PNLF 185 206 21 11.35