Portal Berita Ekonomi Senin, 26 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:45 WIB. Huawei - Huawei siap rilis prosesor Kirin 5G.
  • 14:14 WIB. Ibukota - Jokowi: Ibukota baru yang ideal di Kab Penajam Paser Utara dan Kab Kutai Kartanegara
  • 13:28 WIB. Korsel - Korsel naikkan anggaran 2020 menjadi 513 triliun won setara US$ 423,5 miliar atau naik 9% dari 2019
  • 13:27 WIB. YouTube - YouTube bakal hapus fitur pesan langsung.
  • 12:36 WIB. Korsel - Renault Samsung Motors Corp akan kurangi pekerjaan menjadi salah satu opsi karena penurunan volume produksi
  • 12:24 WIB. Santiago - Head hunter: Executive asal Argentina mulai mencari kerja di  Brazil, Chile dan Colombia.
  • 12:00 WIB. IHSG - IHSG ditutup merah 0,99% di akhir sesi I.
  • 11:31 WIB. Nissan - Divisi premium Infiniti Nissan Motor Co menunjuk Taisuke Nakamura chief desain yang baru.
  • 11:10 WIB. Minyak - Harga minyak terus turun akibat perang dagang AS-China, Brent US$58,2 dan WTI US$52,9 pada Senin pagi (25/8).
  • 10:25 WIB. G7 - Menlu Iran secara mengejutkan mumcul di Biarritz, untuk bertemu dengan Prancis.
  • 07:52 WIB. Biarritz - Gedung Putih: Trump menyesal tidak menaikan tarif lebih tinggi terhadap China.
  • 07:26 WIB. Fintech - China mengeluarkan rencana pengembangan Fintech untuk 3 tahun.

TGPF Mulai Periksa Novel Baswedan, Sasar Jenderal Pelaku?

TGPF Mulai Periksa Novel Baswedan, Sasar Jenderal Pelaku? - Warta Ekonomi

Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) bentukan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian telah mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis siang 20 Juni 2019. Mereka memeriksa penyidik Novel Baswedan sebagai korban kasus penyiraman air keras lebih dari setahun yang lalu.

Kepada awak media, Hendardi, selaku anggota TGPF mengatakan pemeriksaan ini penting dilakukan untuk mendalami keterangan dari Novel selaku saksi korban.

"Kelanjutan saja dari materi yang lalu. Dia (Novel) kan sudah pernah diperiksa di Singapura oleh penyidik. Jadi (pemeriksaan hari ini) untuk pendalaman," kata Hendardi di kantor KPK di Jakarta.

Menurut Hendardi, tidak ada hal khusus yang akan dikonfirmasi tim kepada Novel. Pemeriksaan ini hanya untuk mendalami keterangan Novel saat diperiksa polisi di Singapura. "Pemeriksaan biasa, setelah dia diperiksa di Singapura, kami kan juga periksa yang lain-lain. Kami harus lakukan pendalaman lagi," ujarnya.

Sayangnya, Hendardi menolak menjelaskan detail hasil perkembangan pengusutan kasus Novel. Dia berdalih tim masih bekerja sampai saat ini. Maka, dia meminta masyarakat memberi waktu kepada tim khusus itu untuk mengungkap kasus tersebut secara terang.

"Jadi, itu sedang bekerja diberi waktu enam bulan dari Januari sampai Juli. Nanti kalau selesai nanti, kami akan launching. Nanti akan kami sampaikan dulu ke Kapolri. Kapolri yang menentukan," ujarnya.

Sementara itu, Anggota Tim Kuasa Hukum Novel dari LBH Jakarta, Alghiffari Aqsa, merasa kecewa karena pelaku penyerangan Novel selalu mengarah pada preman. Padahal, pihaknya sudah lama mencium dugaan keterlibatan oknum kepolisian dalam penyiraman air keras kepada Novel.

"Berkali-kali kan, kami mengatakan ini ada keterlibatan anggota Kepolisian, ada keterlibatan jenderal. Tetapi, baru bulan lalu ada Konfirmasi dari salah satu anggota tim gabungan, bahwa kuat dugaan ada keterlibatan anggota Kepolisian," kata Alghiffari.

TGPF bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian ini diisi sejumlah pihak. Tidak hanya pihak kepolisian, tapi juga berbagai perwakilan elemen. Diketahui sudah 800 hari pasca peristiwa penyiraman air keras terhadap Novel, kasus ini masih gelap. Belum ada perkembangan signifikan yang diungkap ke publik ihwal siapa para pelakunya.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Tag: Novel Baswedan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Viva

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,822.07 3,783.29
British Pound GBP 1.00 17,585.36 17,405.45
China Yuan CNY 1.00 2,030.89 2,010.77
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,332.00 14,190.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,651.17 9,552.71
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,827.36 1,809.19
Dolar Singapura SGD 1.00 10,318.96 10,213.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,980.18 15,816.17
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,408.32 3,371.35
Yen Jepang JPY 100.00 13,619.69 13,480.90

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6255.597 16.352 650
2 Agriculture 1368.973 -5.285 21
3 Mining 1590.040 13.201 49
4 Basic Industry and Chemicals 841.616 6.098 72
5 Miscellanous Industry 1172.077 33.290 49
6 Consumer Goods 2403.300 9.451 53
7 Cons., Property & Real Estate 498.204 1.562 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.314 -8.753 74
9 Finance 1252.950 0.692 90
10 Trade & Service 785.361 -0.724 162
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 366 456 90 24.59
2 FIRE 2,100 2,440 340 16.19
3 ANDI 1,950 2,250 300 15.38
4 AKPI 412 472 60 14.56
5 POLL 3,560 4,000 440 12.36
6 KBLM 310 348 38 12.26
7 ALKA 434 486 52 11.98
8 PORT 565 630 65 11.50
9 LPLI 119 132 13 10.92
10 CCSI 292 322 30 10.27
No Code Prev Close Change %
1 AGRS 330 248 -82 -24.85
2 APEX 640 530 -110 -17.19
3 CANI 190 161 -29 -15.26
4 SSTM 500 426 -74 -14.80
5 ARTA 380 330 -50 -13.16
6 FOOD 170 151 -19 -11.18
7 NELY 155 138 -17 -10.97
8 OKAS 104 93 -11 -10.58
9 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
10 GTBO 177 159 -18 -10.17
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
2 ADRO 1,020 1,085 65 6.37
3 BBRI 4,070 4,080 10 0.25
4 MNCN 1,260 1,255 -5 -0.40
5 ASII 6,325 6,575 250 3.95
6 UNTR 19,975 20,500 525 2.63
7 TLKM 4,450 4,380 -70 -1.57
8 MAMI 89 89 0 0.00
9 BBCA 30,000 29,975 -25 -0.08
10 PGAS 1,805 1,830 25 1.39