Portal Berita Ekonomi Minggu, 05 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:39 WIB. IDR/USD - 16.337 (30/3), 16.310 (31/3), 16.450 (1/4), 16.475 (2/4), 16.425 (3/4).
  • 11:37 WIB. CNY/USD - 7,1003 (30/3), 7,0825 (31/3), 7,1001 (1/4), 7,0841 (2/4), 7,0928 (3/4).
  • 11:35 WIB. JPY/USD - 107,82 (30/3), 107,54 (31/3), 107,17 (1/4), 107,92 (2/4), 108,46 (3/4).
  • 11:33 WIB. USD/GBP - 1,2418 (30/3), 1,2420 (31/3), 1,2378 (1/4), 1,2394 (2/4), 1,2262 (3/4).
  • 11:31 WIB. USD/EUR - 1,1048 (30/3), 1,1031 (31/3), 1,0964 (1/4), 1,0858 (2/4), 1,0809 (3/4).

Setelah 29 Tahun, Akhirnya JNE Pecahkan Rekor

Setelah 29 Tahun, Akhirnya JNE Pecahkan Rekor - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Momen Lebaran telah mendorong peningkatan dalam berbagai hal, salah satunya di bidang e-commerce karena peningkatan aktivitas berbelanja online. Hal ini diakui oleh salah satu pelaku bisnis, Andri Susilowati (pemilik Himalaya Outdoor Jakarta) yang menjual berbagai perlengkapan aktivitas outdoor, seperti hiking gear, jaket, tas, dan sebagainya.

Menurut Andri, pemesanan via online untuk perlengkapan aktivitas outdoor meningkat cukup tinggi ketika memasuki bulan puasa dan menjelang Lebaran lalu hingga mencapai sekitar 400%.

"Biasanya di periode normal, per hari pesanan berjumlah kurang lebih 400 barang, saat bulan puasa dan :ebaran kemarin sampai kurang lebih 2.000 barang dalam sehari," ungkap anggota JNE Loyalty Card (JLC) asal Jakarta ini.

Begitu juga dengan salah satu mitra JNE, yaitu Elly Tan, selaku pemilik dari sales counter JNE Explore di Tanjung Duren Raya Nomor 17C Jakarta Barat.

Baca Juga: Antar Jemput Barang Melalui Ojol Jadi Masalah untuk Industri Logistik? Ini Kata JNE...

"Jumlah paket yang dikirimkan melalui sales counter JNE Explore meningkat hingga mencapai kurang lebih 25% selama Ramadan dan Idulfitri kemarin. Jenis paket yang dikirimkan pun didominasi oleh produk fesyen muslim seperti hijab, mukena, peci, sarung, dan yang lainnya," ungkap Elly.

Di Ramadan serta Idulfitri tahun ini, jumlah pengiriman JNE secara nasional juga meningkat dibanding periode normal. Bahkan dalam peak season kali ini, kenaikannya adalah yang tertinggi sepanjang sejarah JNE berdiri sejak 1990 silam.

M Feriadi, Presiden Direktur JNE, mengatakan, "Rata-rata kenaikan 50% dan puncaknya menjelang Lebaran atau H-7 sebelum Idulfitri, peningkatannya mencapai hingga 100% dibanding hari biasa."

Feriadi menambahkan, selanjutnya JNE akan menjalankan langkah-langkah untuk memaksimalkan kualitas pelayanan agar dapat selalu memenuhi kebutuhan pengiriman masyarakat yang terus berkembang saat ini.

Baca Juga: Tahun Baru, JNE Buat Gebrakan Teknologi Jitu

"Agar dapat mewujudkan semangat tagline "Connecting Happiness" kepada masyarakat, JNE terus melanjutkan transformasinya menjadi perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik di era digital," jelasnya.

Hal tersebut direalisasikan dengan penambahan kapabilitas di sektor IT. "Aktivitas pengiriman paket dapat dilakukan dengan lancar serta nyaman kapan pun dan dimana pun apabila informasi yang dibutuhkan bisa didapatkan dengan mudah. Sehingga JNE pun mengembangkan fasilitas dan infrastruktur IT perusahaan agar pelanggan semakin mudah bertransaksi dengan JNE," tutur Feriadi.

Feriadi berkata, "Kami berharap pengembangan yang JNE lakukan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap berbagai pihak, baik swasta dan pemerintahan, di era industri 4.0 di mana kebutuhan konsumen turut berkembang."

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), Logistik

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: JNE

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,398.86 4,352.78
British Pound GBP 1.00 20,494.27 20,285.43
China Yuan CNY 1.00 2,336.23 2,311.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,546.32 16,381.68
Dolar Australia AUD 1.00 10,032.03 9,928.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,134.68 2,113.30
Dolar Singapura SGD 1.00 11,569.24 11,453.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,964.34 17,779.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,803.75 3,758.13
Yen Jepang JPY 100.00 15,340.55 15,185.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4623.429 91.744 687
2 Agriculture 936.003 11.914 22
3 Mining 1225.526 31.432 49
4 Basic Industry and Chemicals 652.518 51.220 78
5 Miscellanous Industry 736.691 0.113 51
6 Consumer Goods 1712.721 8.686 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.084 -0.307 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.116 22.729 79
9 Finance 990.464 18.601 92
10 Trade & Service 596.613 2.104 170
No Code Prev Close Change %
1 REAL 61 82 21 34.43
2 KOBX 67 90 23 34.33
3 BTON 130 165 35 26.92
4 DOID 109 137 28 25.69
5 KBLI 400 500 100 25.00
6 SAMF 272 340 68 25.00
7 SAPX 935 1,165 230 24.60
8 DNAR 250 310 60 24.00
9 TMAS 80 99 19 23.75
10 PJAA 480 590 110 22.92
No Code Prev Close Change %
1 SRAJ 200 186 -14 -7.00
2 KRAH 486 452 -34 -7.00
3 BBHI 86 80 -6 -6.98
4 JAST 505 470 -35 -6.93
5 HRME 535 498 -37 -6.92
6 KONI 494 460 -34 -6.88
7 POLL 9,450 8,800 -650 -6.88
8 SRTG 3,080 2,870 -210 -6.82
9 AGII 470 438 -32 -6.81
10 MAPA 1,705 1,590 -115 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,870 2,890 20 0.70
2 REAL 61 82 21 34.43
3 BRPT 830 1,000 170 20.48
4 BBCA 27,050 27,475 425 1.57
5 ELSA 181 204 23 12.71
6 MEDC 432 480 48 11.11
7 FREN 62 76 14 22.58
8 PGAS 800 800 0 0.00
9 LPPF 1,160 1,095 -65 -5.60
10 PAMG 107 104 -3 -2.80