Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:30 WIB. China - AIIB akan investasi US$1,09 M untuk 6 proyek di Asean
  • 15:13 WIB. Mobil Listrik - China miliki 245 pos untuk ganti baterai pada Agustus,  107 diantaranya di Beijing
  • 15:09 WIB. China - Mobil Maserati yang recall akan diperbaiki dengan gratis
  • 15:06 WIB. China - Jumlah pos pengisian energi baru bertambah 9 ribu pos pada Agustus
  • 14:58 WIB. China - Maserati tarik 711 mobil di China karena ada cacat pada lampu (headlight beams)
  • 12:59 WIB. India - Petronet LNG akan pasok 5 juta ton per tahun LNG dari proyek Driftwood
  • 09:56 WIB. China - Wearable device yang dikirim China naik 34,3% pada kuartal 2 atau 23,07 juta unit
  • 09:34 WIB. Serangan Aramco - PBB sambut baik rencana pemberontak Houthi akhiri semua serang ke Arab Saudi
  • 09:04 WIB. AS - Barron Hilton meninggal dalam usia 91 tahun di kediaman Los Angeles

Toy Story 4 Juga Menumbuhkan Industri Mainan di Inggris

Toy Story 4 Juga Menumbuhkan Industri Mainan di Inggris - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Buzz, Woody, dan Jessie kembali ke layar sinema pada 21 Juni dengan merilis Toy Story 4 di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Bukan hanya bioskop yang mengharapkan banyaknya penikmat film mengantre di pintu mereka, para peritel mainan anak-anak juga berharap bahwa sekuel film ini akan membantu melariskan dagangan mereka.

Kenapa? Karena sembilan tahun lalu, ketika Toy Story 3 dirilis, penjualan mainan, baju, dan barang dagangan lainnya di Inggris lebih besar daripada di box office. Sosok Buzz telah menjadi mainan terlaris Disney Store sepanjang masa.

Sebagaimana dilansir laman BBC, di Inggris, film ini dapat memberikan dorongan bagi industri mainan Inggris setelah mengalami penurunan 7% dalam penjualan tahun lalu.

"Semakin sukses film, semakin besar kemungkinannya (tetapi tidak selalu) akan berkorelasi dengan penjualan industri mainan," kata Rebecca Deeming dari British Toy and Hobby Association.

Baca Juga: Orang Terkaya di India Beli Toko Mainan Tertua Seharga Rp1,3 Triliun

Waralaba merupakan bahan bakar yang penting untuk penjualan mainan. Data dari perusahaan riset pasar NPD menunjukkan bahwa sebanyak 23% penjualan mainan di Inggris tahun lalu dihasilkan oleh waralaba dan hampir setengahnya terkait dengan film.

"Hal yang baik tentang mainan dari lisensi adalah mereka dapat mendorong permainan karakter dan imajinasi, anak-anak juga dapat menciptakan kembali apa yang telah mereka tonton dalam film," ungkap Deeming.

Toy Story adalah hadiah istimewa untuk para pengecer karena film ini dilatarbelakangi mainan dan dengan ditambahkan nostalgia di dalamnya. Anak-anak pada pertengahan 1990-an ketika film pertama dirilis tahun 1995 di AS dan 1996 di Inggris sekarang sudah dewasa dan mungkin telah memiliki anak untuk mereka bawa menonton film terbarunya.

Paul Dergarabedian, analis media senior di Comscore, mengatakan film baru ini akan "membangkitkan kembali minat dan kegairahan pada barang dagangan di antara generasi penggemar yang baru".

Amy Pearson, direktur pemasaran untuk Disney Store Europe, mengatakan Toy Story menarik bagi penggemar dari segala usia. "Ini bukan hanya untuk anak-anak. Ini untuk semua orang. Sejauh ini merupakan waralaba terbesar bagi kami " pungkasnya.

Tag: Film

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Reuters/Mario Anzuoni

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.96 3,736.24
British Pound GBP 1.00 17,748.95 17,572.01
China Yuan CNY 1.00 2,001.27 1,981.48
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,155.00 14,015.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,608.41 9,511.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.08 1,789.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,276.61 10,169.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,648.35 15,492.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.74 3,348.06
Yen Jepang JPY 100.00 13,113.77 12,980.46

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6231.473 -12.997 654
2 Agriculture 1373.405 5.845 21
3 Mining 1665.437 14.211 49
4 Basic Industry and Chemicals 880.940 -6.688 73
5 Miscellanous Industry 1168.551 -4.934 49
6 Consumer Goods 2224.357 -12.734 53
7 Cons., Property & Real Estate 500.602 -0.838 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1228.506 14.718 75
9 Finance 1256.024 -5.058 90
10 Trade & Service 796.555 -5.213 163
No Code Prev Close Change %
1 AHAP 56 75 19 33.93
2 KPAL 560 680 120 21.43
3 TIRA 244 286 42 17.21
4 SAPX 870 1,000 130 14.94
5 POLI 1,165 1,335 170 14.59
6 SMMA 10,000 11,000 1,000 10.00
7 POWR 1,010 1,100 90 8.91
8 HOTL 155 168 13 8.39
9 ABMM 1,805 1,950 145 8.03
10 SSTM 454 490 36 7.93
No Code Prev Close Change %
1 HOME 113 84 -29 -25.66
2 KRAH 1,500 1,135 -365 -24.33
3 VINS 136 103 -33 -24.26
4 OKAS 258 216 -42 -16.28
5 APEX 550 462 -88 -16.00
6 JKON 500 428 -72 -14.40
7 ALKA 488 420 -68 -13.93
8 FILM 480 416 -64 -13.33
9 TRIM 170 150 -20 -11.76
10 GGRP 945 855 -90 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,270 1,250 -20 -1.57
2 HOME 113 84 -29 -25.66
3 MAMI 140 147 7 5.00
4 FREN 163 166 3 1.84
5 YELO 176 176 0 0.00
6 BBRI 4,220 4,160 -60 -1.42
7 IPTV 530 520 -10 -1.89
8 TLKM 4,210 4,290 80 1.90
9 KPAL 560 680 120 21.43
10 SWAT 118 120 2 1.69