Portal Berita Ekonomi Kamis, 05 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:15 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.474 USD/troy ounce.
  • 21:13 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,40 USD/barel.
  • 21:12 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,60 USD/barel.
  • 16:02 WIB. Valas - Yuan ditutup negatif 0,11% terhadap Dollar AS pada level 7,04 CNY/USD.
  • 16:00 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,23% terhadap Dollar AS pada level Rp.14.072/USD.
  • 15:58 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,44% pada level 3.173.
  • 15:57 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,74% pada level 2.899.
  • 15:56 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,59% pada level 26.217.
  • 15:40 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,14% pada level 7.178.
  • 14:36 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,71% pada level 23.300.
  • 14:35 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,39% pada level 2.060.

Indonesia Siap Pasok Tenaga Kerja Kompeten ke Jepang

Indonesia Siap Pasok Tenaga Kerja Kompeten ke Jepang - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Indonesia dan Jepang sepakat menjalin kerja sama di bidang penempatan tenaga kerja berketrampilan spesifik atau spesified skilled worker (SSW) untuk bekerja di Jepang.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan memorandum of cooperation (MoC) dan memorandum of understanding (MoU) tentang pemagangan antara Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (25/6/2019).

"Ini kesempatan bagi kita untuk mengisi jabatan-jabatan di sektor formal yang banyak dibutuhkan di Jepang," kata Hanif.

Ia menyatakan, selama ini Jepang relatif tertutup bagi tenaga kerja asing (TKA). Namun, mengingat ada problem populasi di Jepang, kini mereka membuka diri untuk bekerja sama di bidang penempatan tenaga kerja yang sebelumnya kerja sama pemagangan.

Baca Juga: Sri Mulyani Akan Batasi Tenaga Kerja Asing

Ia mengungkapkan, saat ini hingga beberapa tahun ke depan, Jepang akan mengalami kekurangan tenaga kerja dan aging society. Akibat kondisi tersebut, untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja usia produktif, Jepang harus merekrut TKA. Kebijakan baru dikeluarkan Pemerintah Jepang dengan menerbitkan regulasi keimigrasian berupa residential status baru bagi SSW (TKA) yang akan bekerja di Jepang.

"Dengan residential status tersebut, Pemerintah Jepang membuka peluang kerja pada 14 sektor bagi TKA SSW. Total kuota SSW untuk seluruh negara, termasuk Indonesia ada 345.150 tenaga kerja," ujarnya.

Hanif menjelaskan, Jepang dengan aging population (penuaan) dan bonus demografi (pemudaan) yang dialami Indonesia akan menguntungkan kedua belah pihak. "Kita targetkan lima tahun depan, kita dapat mengambil sekitar 20% atau 70 ribu orang dari 350 ribuan kebutuhan TKA di Jepang," katanya.

Baca Juga: Indonesia Siap Pasok Kebutuhan Tenaga Kerja Industri Jepang

Adapun sektor-sektor pekerjaan yang dibutuhkan, antara lain care worker; building cleaning management; machine parts and tooling industries; industrial machiner; industry electric; electronics and information industries, construction industries; shipbuilding and ship machinery industries; automobile repair and maintenance; aviation industry; accomodation industry; agriculture, fishery and aquacultur; manufacture of food and beverages; dan food service industry.

Untuk mempercepat proses penempatan ini, langkah pertama dimulai dari pemuda yang sedang mengikuti program pemagangan di Jepang. Sebelumnya masa pemagangan hanya tiga tahun, maka bisa diperpanjang menjadi lima tahun. Kedua, alumni pemagang Jepang yang sudah kembali ke Indonesia bisa dipekerjakan kembali ke Negeri Sakura itu.

Baca Juga

Tag: Tenaga Kerja Indonesia (TKI), Indonesia-Jepang

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Boyke P. Siregar

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,777.39 3,739.41
British Pound GBP 1.00 18,578.12 18,387.65
China Yuan CNY 1.00 2,007.46 1,987.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,164.47 14,023.53
Dolar Australia AUD 1.00 9,699.83 9,600.51
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,809.25 1,791.23
Dolar Singapura SGD 1.00 10,395.18 10,290.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,702.73 15,540.88
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.94 3,359.73
Yen Jepang JPY 100.00 13,010.44 12,877.44

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6152.117 39.238 666
2 Agriculture 1396.600 25.163 20
3 Mining 1481.128 22.588 50
4 Basic Industry and Chemicals 968.480 11.307 76
5 Miscellanous Industry 1190.354 22.364 50
6 Consumer Goods 2035.581 -6.738 56
7 Cons., Property & Real Estate 499.789 3.219 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1139.428 10.110 76
9 Finance 1294.828 7.601 90
10 Trade & Service 765.041 2.578 166
No Code Prev Close Change %
1 IFSH 440 660 220 50.00
2 VRNA 50 67 17 34.00
3 AGAR 314 392 78 24.84
4 STAR 99 120 21 21.21
5 CENT 62 75 13 20.97
6 SINI 750 900 150 20.00
7 PALM 202 240 38 18.81
8 ALKA 422 500 78 18.48
9 POOL 500 590 90 18.00
10 KBLM 310 364 54 17.42
No Code Prev Close Change %
1 POLA 730 550 -180 -24.66
2 BALI 1,355 1,030 -325 -23.99
3 ESIP 436 350 -86 -19.72
4 MAMI 400 326 -74 -18.50
5 FIRE 920 765 -155 -16.85
6 LMAS 78 65 -13 -16.67
7 MREI 4,480 3,750 -730 -16.29
8 OASA 400 340 -60 -15.00
9 FORZ 82 70 -12 -14.63
10 SRAJ 324 280 -44 -13.58
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,370 1,390 20 1.46
2 IPTV 535 530 -5 -0.93
3 MAMI 400 326 -74 -18.50
4 LUCK 484 420 -64 -13.22
5 TOWR 750 740 -10 -1.33
6 BHIT 67 66 -1 -1.49
7 ESIP 436 350 -86 -19.72
8 TLKM 3,990 4,060 70 1.75
9 OPMS 132 122 -10 -7.58
10 TCPI 5,700 6,150 450 7.89