Portal Berita Ekonomi Minggu, 09 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Miliki 500.000 Kamar, OYO Jadi Jaringan Hotel Terbesar di China

Miliki 500.000 Kamar, OYO Jadi Jaringan Hotel Terbesar di China
WE Online, Jakarta -

OYO Hotels & Homes, jaringan penyewaan dan franchise hotel, rumah, dan tempat tinggal, mengumumkan keberhasilannya menjadi hotel tunggal terbesar (single brand) di China, sekaligus menjaga posisinya sebagai grup hotel terbesar kedua di negara tersebut.

Dalam waktu 1,6 tahun yang relatif singkat, OYO telah berekspansi ke lebih dari 337 kota dan 500.000 kamar, melampaui skala hotel dan jaringan hotel konvensional ternama di China, seperti Home Inn, Hanting, dan lainnya.

OYO akan menggunakan sekitar US$100 juta dari total US$600 juta yang telah dialokasikan untuk investasi di China, guna melakukan peningkatan kualitas, sistem, dan pelayanan pelanggan. OYO telah merekrut lebih dari 10.000 orang dan membuka lapangan kerja untuk lebih dari 200.000 penggiat perhotelan di Negeri Tirai Bambu itu.

Sam Shih, COO OYO China, melalui siaran pers yang diserahkan ke Warta Ekonomi mengatakan, OYO Jiudian (Hotels) telah berkembang pesat. Pertumbuhan yang luar biasa ini adalah hasil kerja dari seluruh partner bisnis dan para pucuk pimpinan OYO. Seiring dengan langkah menuju fase pertumbuhan OYO Jiudian selanjutnya akan fokus merekrut dan mempertahankan talenta terbaik sembari mengoptimalkan efisiensi operasional di seluruh departemen.

Baca Juga: Libur Lebaran, Pesanan Hotel OYO Naik 5 kali Lipat di Kota Ini!

"OYOpreneurs, sebutan bagi karyawan kami, juga turut mengemban peran kepemimpinan dengan menjalankan tugasnya dengan penuh kepatuhan, sambil terus menjaga kualitas pelayanan dan menginap pelanggan," ujar Sam Shih.

Untuk memimpin bisnisnya di China, OYO juga mengumumkan penunjukan Zhu Lei sebagai Chief Revenue Officer OYO Jiudian. Seorang profesional dengan pengalaman lebih dari 16 tahun, Zhu akan bertanggung jawab untuk menaikkan dan menjaga tingkat okupansi yang tinggi di seluruh hotel OYO di China. Zhu juga akan mengawasi penjualan lewat kanal offline dan portofolio OYO di kanal online travel agent (OTA).

Selain itu, OYO telah merevolusi segmen hotel budget di China yang sebelumnya terfragmentasi dan didominasi hotel tradisional yang dikelola secara turun-temurun dengan cara membangun brand, mengoptimalkan pengeluaran, merekrut SDM lokal, dan memanfaatkan jaringan di bawah OYO.

Dengan fokus di kota lapis kedua, jaringan hotel OYO juga berkembang jauh ke dalam kota lapis kedua sampai dengan lapis keenam di China dan telah memberikan dampak langsung dan tidak langsung pada peningkatan kesempatan kerja di seluruh China.

 

Baca Juga: Perkuat Bisnis di Amerika Serikat, OYO Gelontorkan Modal Hingga...

Shella Ng, General Counsel OYO China, menambahkan, OYO berkembang pesat di kota-kota lapis bawah China untuk menghadirkan pengalaman menginap bagi pelanggan yang mencari kualitas dan personalisasi layanan, sekaligus mendorong konsumsi pariwisata dari sisi akomodasi, mirip dengan Pinduoduo dan perusahaan yang berfokus pada pasar lapis kedua lainnya di China. Perusahaan memiliki beberapa prioritas kunci selama 2019, termasuk ekspansi secara menyeluruh dari jaringan OYO dengan menjaga konsistensi kualitas produk dan layanan berkualitas tinggi.

"Maka dari itu, kami terus berusaha untuk memberikan standar tertinggi dalam kualitas, compliance, dan integritas perusahaan," ujar Shella.

Untuk memastikan bahwa para pemilik aset bisa menjangkau pelanggan dari seluruh dunia, OYO Hotels juga mencari cara untuk bekerja sama dengan OTA seperti Fliggy, Ctrip, dan platform lain yang mampu membangun trafik pengguna.

OYO baru saja mengumumkan kerja sama strategis dengan Alipay, dengan meluncurkan miniprogram OYO di Alipay. Kedua perusahaan akan bekerja sama di bidang keanggotaan, pertukaran trafik, integrasi skenario, layanan keuangan, portal pembayaran cerdas, credit life, dan upgrade hotel. Kerja sama ini turut membantu kesuksesan OYO di China.

Tag: OYO Hotels, Perhotelan

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Rosmayanti

Foto: OYO Hotels

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23