Portal Berita Ekonomi Kamis, 22 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:43 WIB. Brexit - Prancis memperkirakan akan terjadi 'no deal Brexit'
  • 06:23 WIB. Mandiri - Mandiri akan mengembangkan ekosistem untuk mengoptimalisasi usaha kopi.
  • 06:14 WIB. Amazon - Di Indian Amazon sudah mempekerjakan 62.000 orang.
  • 23:43 WIB. Israel - Korsel dan Israel sepakati perdagangan bebas untuk hadapi peningkatan proteksionisme di banyak negara
  • 23:29 WIB. James Bond - 'No Time to Die' akan jadi judul film James Bond ke-25.
  • 23:17 WIB. Hyderabad - Amazon membangun kampus terbesarnya di India.
  • 23:10 WIB. Beijing - China akan memberi sanksi bagi perusahaan yang terlibat penjualan F-16 ke Taiwan.
  • 21:51 WIB. Gojek - Kabinet Malaysia beri lampu hijau Gojek bisa mengaspal di sana.
  • 19:03 WIB. Xiaomi - Laba Xiaomi di kuartal II 2019 anjlok 87%.

PBNU: Jangan Lupa, Swasembada Indonesia Itu Berkat Para Kiai Kami

PBNU: Jangan Lupa, Swasembada Indonesia Itu Berkat Para Kiai Kami - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Forum Kyai dan Mubaligh Nusantara (FKMNu) menyelenggarakan Musyawarah Besar pengurus di Tangerang, tepatnya di Pondok Pesantren Tahfizh Daarul Qur'an pimpinan Ustaz Yusuf Mansur, Selasa (25/6/2019).

FKMNu didirikan sebagai bentuk solidaritas antara para kiai dan mubalig se-Indonesia untuk mendukung KH Ma'ruf Amin mendampingi Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon Wakil Presiden Indonesia.

Ketua FKMNu, KH Abdul Mujib mengajak para kiai dan mubalig yang hadir untuk bersama-sama meneduhkan suasana pascapemilu melalui ceramah-ceramah.

"Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh kiai yang hadir dan Ustaz Yusuf Mansur selaku shohibul bait (tuan rumah)," ujar KH Abdul Mujib seperti tertulis dalam rilis yang diterima di Jakarta.

Hadir juga dalam Mubes FKMNu 2019, Pengusaha Muda Nahdlatul Ulama Witjaksono sebagai pembicara dalam pembukaan Mubes dengan membawakan tema tentang arus baru ekonomi Indonesia, senada dengan program unggulan KH Ma'ruf Amin selama proses kampanye.

Baca Juga: Pede Dilirik Jokowi, PBNU: Banyak Kader Kami Layak Jadi Menteri

"Kita harus berdaulat secara ekonomi, kita harus berdayakan ekonomi umat. Kita dukung program pemimpin negeri ini, apalagi wakil presiden kita dari NU nanti, guru kita Kiai Ma'ruf Amin," ungkap Wakil Ketua Perkumpulan Pengusaha dan Profesional Nahdliyin (P2N).

Swasembada pangan di Indonesia diungkapkan oleh Witjaksono banyak dibantu oleh para kiai, terutama PBNU. "Sejak tiga tahun lalu, PBNU bersama Kementan telah menanam 121 ribu hektare jagung di enam provinsi di Indonesia dan akan dikembangkan menjadi 200 ribu hektare," jelas terang Ketua KorNas Program Pertanian PBNU.

Dia menambahkan, "Ini semua melibatkan jaringan Nahdliyin, kita ingin berdayakan petani kecil. Mulai dari pengaturan lahan, penyediaan bibit, dan pupuk berkualitas hingga membantu peralatan kebutuhan petani, kita sediakan. Bahkan pascapanen pun kita jaga harga jualnya agar petani memeroleh keuntungan."

Khatib Syuriah PWNU DKI Jakarta, KH Ahmad Zahari mendukung penuh pernyataan Witjaksono. "Saya mendukung program yang disampaikan Pak Witjaksono, ini jelas. Tidak perlu banyak diskusi, saya suka langsung kerja. Inilah yang namanya kerja nyata. Kita butuh yang seperti ini," tegasnya.

Selanjutnya optimisme kemajuan ekonomi Indonesia diperkenalkan secara tegas oleh Witjaksono. "Arus baru ekonomi ini, ekonomi keumatan ini bukan hal yang tidak mungkin. Sebagai bukti, tahun lalu produksi jagung di enam provinsi binaan mencapai 968.000 ton. Bila (angka) tadi dikalikan harga jagung rata-rata Rp3.200, itu mencapai Rp3 triliun. Jumlah yang besar dan harus terus dikembangkan," jelas Mas Witjak, sapaan akrabnya.

Baca Juga: PBNU Blak-blakan Minta Bangunkan RS, Universitas hingga Renovasi Kantor

Sebagai penutup, Witjaksono menyampaikan, selain jagung ia mulai mengembangkan padi, kedelai, dan hortikultura sebagai implementasi dari arus baru ekonomi Indonesia bersama pemerintah dan PBNU.

Sebagai implementasi arus baru ekonomi Indonesia, Witjaksono bertekad semakin mengembangkan kolaborasinya bersama nelayan selama ini. Targetnya, swasembada garam, peningkatan produktivitas tangkapan laut, peningkatan produktivitas akuakultur, dan pemberdayaan masyarakat pesisir melalui koperasi-koperasi yang dibentuk.

Tag: PBNU, Pangan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: FKMNu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,820.93 3,782.86
British Pound GBP 1.00 17,441.04 17,266.80
China Yuan CNY 1.00 2,034.56 2,014.40
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,330.00 14,188.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,718.61 9,620.88
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,827.15 1,808.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,354.05 10,249.96
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,904.87 15,745.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,435.63 3,398.32
Yen Jepang JPY 100.00 13,462.98 13,325.82

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6252.967 -42.771 651
2 Agriculture 1352.538 3.379 21
3 Mining 1594.204 -6.101 49
4 Basic Industry and Chemicals 839.668 -9.022 72
5 Miscellanous Industry 1141.967 -9.977 49
6 Consumer Goods 2401.664 -24.300 53
7 Cons., Property & Real Estate 504.990 0.189 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1224.736 -5.147 74
9 Finance 1248.608 -11.827 91
10 Trade & Service 790.366 1.634 162
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 665 830 165 24.81
2 KOTA 404 490 86 21.29
3 JIHD 525 630 105 20.00
4 KONI 500 595 95 19.00
5 MKNT 53 62 9 16.98
6 POLY 69 78 9 13.04
7 TFCO 620 695 75 12.10
8 ARKA 1,280 1,425 145 11.33
9 MTPS 1,500 1,655 155 10.33
10 PDES 1,000 1,100 100 10.00
No Code Prev Close Change %
1 FMII 560 424 -136 -24.29
2 PCAR 1,665 1,500 -165 -9.91
3 POLI 850 775 -75 -8.82
4 VINS 109 101 -8 -7.34
5 MEGA 6,200 5,775 -425 -6.85
6 PAMG 193 181 -12 -6.22
7 TBMS 810 760 -50 -6.17
8 ERTX 120 113 -7 -5.83
9 MTRA 350 330 -20 -5.71
10 EAST 212 200 -12 -5.66
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 134 143 9 6.72
2 IPTV 224 224 0 0.00
3 BBRI 4,100 4,050 -50 -1.22
4 MNCN 1,260 1,295 35 2.78
5 ERAA 1,875 1,835 -40 -2.13
6 MDKA 5,975 6,100 125 2.09
7 TLKM 4,470 4,410 -60 -1.34
8 ANTM 1,050 1,070 20 1.90
9 PGAS 1,920 1,870 -50 -2.60
10 ASII 6,425 6,350 -75 -1.17