Portal Berita Ekonomi Kamis, 22 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:21 WIB. XL - XL harus rogoh kocek Rp569 miliar buat blokir ponsel BM.
  • 06:43 WIB. Brexit - Prancis memperkirakan akan terjadi 'no deal Brexit'
  • 06:23 WIB. Mandiri - Mandiri akan mengembangkan ekosistem untuk mengoptimalisasi usaha kopi.
  • 06:14 WIB. Amazon - Di Indian Amazon sudah mempekerjakan 62.000 orang.
  • 23:43 WIB. Israel - Korsel dan Israel sepakati perdagangan bebas untuk hadapi peningkatan proteksionisme di banyak negara
  • 23:29 WIB. James Bond - 'No Time to Die' akan jadi judul film James Bond ke-25.
  • 23:17 WIB. Hyderabad - Amazon membangun kampus terbesarnya di India.
  • 23:10 WIB. Beijing - China akan memberi sanksi bagi perusahaan yang terlibat penjualan F-16 ke Taiwan.
  • 21:51 WIB. Gojek - Kabinet Malaysia beri lampu hijau Gojek bisa mengaspal di sana.

Uniknya Cara Rommy Berkelit: Tahu Uang Suap Tapi Ogah Lapor Gratifikasi KPK

Uniknya Cara Rommy Berkelit: Tahu Uang Suap Tapi Ogah Lapor Gratifikasi KPK - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Mantan Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan, Romahurmuziy alias Rommy mengakui jika ia menerima uang Rp250 juta dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Haris Hasanudin.

Baca Juga: "Nyanyian Kode" Kasus Suap Jabatan dari Rommy untuk Menteri Lukman

"Haris memberikan satu tas hitam yang diakuinya sebagai uang tapi saya tidak membuka," kata Rommy, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu malam.

Lalu bagaimana kronologi pemberian suapnya?

"Dia (Haris) datang ke rumah ketika pada 6 Februari. Saya lupa kalimat persisnya tapi Haris mengatakan ini tulus ikhlas, bantuan dari saya. Saya katakan kepada Haris semula saya memang tidak menerima itu karena saya pikir alangkah tidak sopannya saya kepada seseorang yang direkomendasikan oleh Bu Khofifah dan Kyai Asep lalu saya materialisir," ungkap Rommy.

"Saya katakan: Tidak perlu repot-repot Pak Haris, dan dia mengatakan: Gus, ini ikhlas tulus; dan sesuai tradisi ketimuran tidak sopan menolak yang disampaikan apalagi datang dari Jatim, saya terima karena tas digeletakkan," kata Rommy.

Meski mengaku tak mau menerima pemberian uang itu, Rommy tahu bahwa Haris tengah ikut seleksi Ketua Kanwil Agama Jatim.

"28 Februari 2019 saya kembalikan melalui sekretaris DPP PPP Jawa Timur, Norman Zaenahdi, sekitar magrib. Waktunya saya tidak ingat tapi saya sampaikan tas yang sama yang diakui uang oleh Haris tapi saya belum lihat. Sampai kemudian saya lihat dan kembalikan ke Norman di kamar 203 Hotel Mercure Kemayoran karena setelah rapat pimpinan nasional. Saya undang Norman ke kamar dan mengatakan tolong tas ini dikembalikan ke Haris, isinya uang Rp250 juta dan tolong sampaikan dengan cara yang tidak menyinggung saudara Haris," jelas Rommy.

Menurut Rommy dari rentang waktu penerimaan 6 Februari 2019 baru dikembalikan pada 28 Februari 2019 masih dalam rentang waktu pengembalian gratifikasi UU KPK.

"Haris menyampaikan niat ketulusannya, sebagai orang timur tidak pada tempatnya menolak orang, lalu saya tunggu 28 Februari untuk mencari orang yang tepat sebagai kurir untuk mengambalikan uang itu. Saya pilih Norman karena dia swasta murni," tambah Rommy.

Namun belakangan, Rommy mengetahui bahwa uang yang ia minta Norman untuk kembalikan itu tidak langsung dikembalikan Norman ke Haris.

"Saya minta Norman kembalikan langsung ke Haris dengan cara tidak menyinggung Haris dan karena ini isu sensitif saya tidak mengomunikasikan lewat alat komunikasi lain. Saya baru saat ada acara di Jatim pada 12-15 Maret setelah saya tanya ke pengacara apakah uang itu sudah dikembalikan Norman ke Haris tapi ternyata Norman belum mengembalikan maka saya laporkan Norman ke Bareskrim Polri sebagai penggelapan ini saya bisa tunjukkan ke majelis," jelas Rommy.

Rommy pun mengaku bahwa meski sempat bertemu dengan Haris ia tidak mendapat kesempatan untuk berbicara dengan Haris karena jadwalnya yang padat.

"Pada 15 Maret itu saya pagi ada beberapa pertemuan, termasuk juga dihadiri Norman di hotel Bumi, ketika ingin menanyakan keburu ada OTT," ungkap Rommy.

Rommy juga berkelit tidak melaporkan uang itu ke KPK sesuai dengan undang-undang karena ia tidak ingin mengaitkan penerimaan uang itu dengan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Kiai Asep Saifuddin Halim, yang mengenalkan Hasanuddin kepada Rommy.

"Kalau ke KPK nanti Haris akan dipanggil ke KPK dan nanti ada Kyai Asep juga dipanggil, ada Bu Khofifah juga padahal Bu Khofifah mengatakan: Lek iso Mas Haris sinergi dengan pemprov. Saya tidak ingin nama orang-orang yang saya hormati jadi terkena masalah," tambah Rommy.

Rommy menjadi saksi untuk dua terdakwa yaitu Hasanudin yang didakwa menyuap dia dan Menteri Agama, Lukman Saifuddin, senilai Rp325 juta dan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Gresik, Muh Wirahadi, yang didakwa menyuap Rommy Rp91,4 juta.

Tag: M Romahurmuziy, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Reno Esnir

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,820.93 3,782.86
British Pound GBP 1.00 17,441.04 17,266.80
China Yuan CNY 1.00 2,034.56 2,014.40
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,330.00 14,188.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,718.61 9,620.88
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,827.15 1,808.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,354.05 10,249.96
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,904.87 15,745.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,435.63 3,398.32
Yen Jepang JPY 100.00 13,462.98 13,325.82

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6252.967 -42.771 651
2 Agriculture 1352.538 3.379 21
3 Mining 1594.204 -6.101 49
4 Basic Industry and Chemicals 839.668 -9.022 72
5 Miscellanous Industry 1141.967 -9.977 49
6 Consumer Goods 2401.664 -24.300 53
7 Cons., Property & Real Estate 504.990 0.189 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1224.736 -5.147 74
9 Finance 1248.608 -11.827 91
10 Trade & Service 790.366 1.634 162
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 665 830 165 24.81
2 KOTA 404 490 86 21.29
3 JIHD 525 630 105 20.00
4 KONI 500 595 95 19.00
5 MKNT 53 62 9 16.98
6 POLY 69 78 9 13.04
7 TFCO 620 695 75 12.10
8 ARKA 1,280 1,425 145 11.33
9 MTPS 1,500 1,655 155 10.33
10 PDES 1,000 1,100 100 10.00
No Code Prev Close Change %
1 FMII 560 424 -136 -24.29
2 PCAR 1,665 1,500 -165 -9.91
3 POLI 850 775 -75 -8.82
4 VINS 109 101 -8 -7.34
5 MEGA 6,200 5,775 -425 -6.85
6 PAMG 193 181 -12 -6.22
7 TBMS 810 760 -50 -6.17
8 ERTX 120 113 -7 -5.83
9 MTRA 350 330 -20 -5.71
10 EAST 212 200 -12 -5.66
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 134 143 9 6.72
2 IPTV 224 224 0 0.00
3 BBRI 4,100 4,050 -50 -1.22
4 MNCN 1,260 1,295 35 2.78
5 ERAA 1,875 1,835 -40 -2.13
6 MDKA 5,975 6,100 125 2.09
7 TLKM 4,470 4,410 -60 -1.34
8 ANTM 1,050 1,070 20 1.90
9 PGAS 1,920 1,870 -50 -2.60
10 ASII 6,425 6,350 -75 -1.17