Portal Berita Ekonomi Minggu, 09 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Ada Pedagang Disebut Racuni Peserta Aksi, Polisi: Jangan Berspekulasi

Ada Pedagang Disebut Racuni Peserta Aksi, Polisi: Jangan Berspekulasi

Polisi tengah menyelidiki kabar seorang wanita massa aksi Mahkamah Konstitusi yang diduga keracunan usai menyantap makanan saat aksi, Hari ini, 27 Juni 2019. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, masih mencari keberadaan wanita tersebut.  

"Kita masih cek, di mana sekarang (keberadaan wanita yang disebut keracunan)," ujar dia, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis 27 Juni 2019.

Pihaknya tak mau cepat berspekulasi wanita itu keracunan, lantaran menyantap makanan yang dijual salah satu pedagang di lokasi aksi. Dia bilang, perlu pengecekan agar semua tidak simpang siur. "Massa kan bawa makan sendiri, ada juga yang mengoordinir sendiri," katanya lagi. 

Sebelumnya diberitakan, mantan penasihat KPK, Abdullah Hehamahua yang juga menjadi orator aksi di depan Mahkamah Konstitusi meminta massa aksi tidak membeli makanan dan minuman di sekitar lokasi. 

Abdullah mengatakan demikian, bukan karena tanpa alasan. Dia mengaku mendapatkan informasi bahwa ada satu anggota massa aksi yang keracunan, karena menerima makanan dari orang yang tak dikenal.

"Jangan menerima makanan minuman dari siapa pun yang tidak dikenal dan kalau bisa jangan membeli makanan dan minuman di kaki lima," ujar Abdullah dari atas mobil komando di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis 27 Juni 2019. (asp)

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Tag: Pemilu Presiden (Pilpres), Pilpres 2019

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Viva

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23