Portal Berita Ekonomi Sabtu, 08 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,60% pada level 24.531.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,39% pada level 2.351.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,39% pada level 22.329.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,96% pada level 3.354.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,51% pada level 2.546.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,06% pada level 6.023.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,07% terhadap Yuan pada level 6,95 CNY/USD.
  • 16:06 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,27% terhadap Dollar AS pada level 14.625 IDR/USD.

SMF Fasilitasi Pengembang Filipina Kaji Industri Perumahan di Indonesia

SMF Fasilitasi Pengembang Filipina Kaji Industri Perumahan di Indonesia
WE Online, Jakarta -

BUMN yang bernaung di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF memfasilitasi organisasi pengembang perumahan asal Filipina, OSHDP Organization of Socialized and Economic Housing Developers Inc (OSHDP) untuk melakukan studi banding tentang corak industri pembiayaan perumahan untuk masyarakat di Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (26-27/6/2019) tersebut dilakukan di Tangerang. Kegiatan yang diikuti 56 peserta yang merupakan perwakilan dari OSHDP tersebut berupa workshop dengan narasumber Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan SMF Heliantopo serta Vice Chairman of REI (Real Estate Indonesia) Ignesjz Kemalawarta.

Heliantopo mengatakan, kerja sama studi banding ini diharapkan menjadi langkah awal dan dasar bagi kedua belah pihak dalam melakukan kerja sama, penelitian, berbagi informasi dan pengetahuan, yang berkaitan erat dengan pembiayaan perumahan.

Dia menambahkan, selama ini Indonesia dan Filipina melalui SMF dan NHMFC (National Home Mortgage Finance Corporation) telah lama membangun hubungan baik, terlebih lagi kedua lembaga tersebut merupakan anggota ASMMA (Asian Secondary Mortgage Market Association).

Baca Juga: 81 Juta Milenial Jadi Pasar Potensial Industri Perumahan

Kedua belah pihak sama-sama memiliki peran yang cukup strategis, khususnya sebagai katalis dalam mendukung pengembangan pasar pembiayaan sekunder perumahan untuk mendukung kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.

"Pada posisinya SMF sebagai satu-satunya lembaga atau BUMN yang bergerak dalam secondary mortgage selalu siap untuk merajut sinergi dengan berbagai pihak untuk mengakselerasi pengembangan pasar pembiayaan perumahan, khususnya di Indonesia," ucap Heliantopo.

National President of OSHDP Jefferson Bongat mengatakan bahwa studi banding tersebut merupakan bagian dari agenda rutin OSHDP setiap tahunnya.

"Kami mempunyai fokus pada negara-negara dengan bisnis pengembangan hunian untuk publik. Tahun ini kami mengindentifikasi Indonesia merupakan negara dengan pengembangan hunian publik yang menarik untuk dikaji," katanya.

Lebih lanjut Jefferson mengungkapkan, secara khusus pihaknya ingin mengetahui pasar real estate dan perumahan di Jakarta, mulai dari mekanisme keuangan, kebijakan, serta regulasi dan inovasi dalam pengembangan perumahan di Indonesia.

Kepada OSHDP, Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan Heliantopo dalam paparannya menyampaikan bahwa selama ini, KPR masih menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia dalam membeli rumah. Masyarakat, imbuh Heliantopo, cenderung memilih metode kredit dibandingkan tunai bertahap dan tunai.

Berdasarkan data Bank Indonesia, selama kuartal I 2019, presentase pemilikan rumah melalui KPR mencapai angka 74,2%, lebih tinggi dibandingkan pemilikan secara tunai bertahap (17,3%.), dan tunai (8,5%).

Baca Juga: Bangun Perumahan dan Apartemen, GPRA Alokasikan Capex Rp235 M

Sementara itu, terkait backlog pemilikan rumah, data dari Badan Pusat Statistik pada 2017 menunjukkan, backlog perumahan di Indonesia didominasi oleh backlog kepemilikan ketimbang kepenghunian, hal tersebut ditunjukkan oleh angka backlog kepemilikan yang mencapai 13,7 juta keluarga dibanding backlog kepenghunian dengan angka 6,4 juta keluarga.

Terkait pembiayaan perumahan di Indonesia, Heliantopo memaparkan, penetrasi KPR di Indonesia cenderung masih rendah, sedangkan rasio KPR terhadap PDB di Indonesia pada 2018 hanya sebesar 3%. Angka tersebut masih jauh lebih rendah dibanding negara lain, seperti Filipina 3,9%, Thailand 22,7%, Malaysia 39,1 %, dan Amerika 75,2%.

Lebih lanjut Heliantopo mengatakan, tren KPR terhadap PDB Indonesia cenderung rendah, hanya berkisar 2,8% di 2013 sampai 2017dan di 2018 baru menyentuh angka 3%. Sedangkan rasio KPR terhadap total kredit perbankan di angka 8,41% di 2018.

"Hal ini menunjukkan KPR dapat tumbuh lebih jauh, SMF yakin masih ada ruang untuk tumbuh lebih besar bagi pasar pembiayaan perumahan, baik sekunder maupun primer," papar Heliantopo.

Tag: perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) - SMF

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: Pinterest

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23