Portal Berita Ekonomi Sabtu, 08 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,60% pada level 24.531.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,39% pada level 2.351.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,39% pada level 22.329.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,96% pada level 3.354.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,51% pada level 2.546.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,06% pada level 6.023.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,07% terhadap Yuan pada level 6,95 CNY/USD.
  • 16:06 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,27% terhadap Dollar AS pada level 14.625 IDR/USD.

Iptek Nuklir Harusnya Berkontribusi pada Ekonomi Indonesia

Iptek Nuklir Harusnya Berkontribusi pada Ekonomi Indonesia
WE Online, Jakarta -

Anhar Riza Antariksawan resmi dilantik oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir, sebagai Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) yang baru, Jumat (28/6/2019).

Menristekdikti mengatakan, pelantikan ini adalah pelantikan yang dilakukan secara rutin yang koordinasinya berada di bawah Kemenristekdikti, dan telah ditetapkan melalui panitia seleksi hingga presiden.

"Tugas yang harus dilakukan adalah bagaimana Batan bisa memberikan kontribusi dalam meningkatkan riset yang bisa memberi manfaat pada bangsa Indonesia, rakyat Indonesia. Baik di bidang pangan, kesehatan, energi. Ini penting sekali," ujar Nasir.

Kemudian, berkaitan dengan energi, Nasir mengatakan, adalah tentang bagaimana mengembangkan riset ke depan. Nasir mengusulkan agar riset mengenai energi harus dikembangkan. "Katakan di nuklir power plan, tapi research-nya harus segera kita lakukan, dan ini harus kita dorong," kata Nasir.

Baca Juga: Dahana Hibahkan Bahan Peledak ke PP-Iptek

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya akan mengusulkan hal tersebut kepada Presiden Jokowi, paling tidak ada alokasi anggaran ke ranah tersebut.

"Tapi sampai sekarang kan masih tahapan kajian dari Bapeten, yaitu uji tapak. Nah, uji tapak sudah dilakukan. Kalau uji tapak itu sudah dilakukan, (kemudian) bagaimana merealisasikan itu, kan begitu? Ini perlu ada pembicaraan," ujarnya.

Sementara itu, menyikapi imbauan Menristekdikti, Anhar menegaskan bahwa Batan akan menindaklanjuti apa yang sudah disampaikan Menristekdikti.

Baca Juga: Lahirkan 32 Startup Mandiri, Hasil Konsistensi Inovasi dan Teknologi Kemenristekdikti

"Dalam bahasa saya adalah menghadirkan Iptek nuklir untuk kemajuan bangsa. Melalui industri yang berbasis pada Iptek nuklir. Tadi Pak Menteri sudah menyebutkan apa-apa saja, pertanian pangan, kesehatan, kemudian juga energi, dan mestinya ada industri," jelas Anhar. 

Ia mengatakan bahwa harapan Menristekdikti adalah yang akan ia kerjakan. "Sekali lagi, adalah menghadirkan Iptek nuklir dalam pembangunan nasional secara nyata. Dengan indikator itu nanti kontribusi Iptek nuklir bisa memberikan sumbangan pada kemajuan ekonomi Indonesia," tandas Anhar.

Tag: Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), IPTEK, Nuklir

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Rosmayanti

Foto: Ning Rahayu

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23