Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:25 WIB. QR - BI terbitkan QR Code Indonesian Standard (QRIS), yang akan efektif berlaku secara nasional mulai 1 Januari 2020.
  • 17:16 WIB. XL - XL uji coba jaringan 5G lagi, pamer komunikasi via Hologram.
  • 16:31 WIB. Jepang - Pemerintah Jepang cabut status izin tinggal 832 WNA pada tahun 2018 (naik 2x lipat)
  • 16:24 WIB. AS - Uber akan investasikan USD75 juta di negara bagian Texas
  • 16:11 WIB. China - Pasar robot China bakal mencapai USD8,68 M pada 2019
  • 16:00 WIB. IHSG - IHSG ditutup merah 0,68% di akhir sesi II.
  • 15:26 WIB. WhatsApp Pay - BI belum tahu WhatsApp Pay akan masuk Indonesia.¬†
  • 14:36 WIB. Kabinet¬†- PDIP: Risma berpeluang jadi menteri Jokowi.
  • 14:13 WIB. Korea- Mercedes-Benz telah investasikan 87 miliar Won di pusat logistik Korsel dalam 5 tahun terakhir
  • 11:40 WIB. Kripto - Rakuten Wallet luncurkan layanan perdagangan aset kripto di apps smartphone
  • 11:18 WIB. Greenland¬†- Trump menunda pertemuan dengan pemimpin Denmark terkait penolakan penjualan Greenland.

SBY Masih Kaji Opsi Demokrat Berkoalisi atau Jadi Oposisi

SBY Masih Kaji Opsi Demokrat Berkoalisi atau Jadi Oposisi - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Partai Demokrat belum memutuskan sikap apakah bergabung dengan dalam barisan koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin mendukung pemerintahan lima tahun ke depan atau menjadi oposisi. Semuanya masih dikaji Demokrat bersama Ketua Umumnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan dalam diskusi Polemik MNC Trijaya Network bertajuk 'Peta Politik Pasca Putusan MK', di d'consulate resto, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (27/4/2019).

Baca Juga: Dari Awal Kaki Demokrat Memang Sudah di Kubu Jokowi

Menurutnya, SBY bersama punggawa Demokrat masih ada waktu mengkaji untuk memutuskan arah politiknya karena pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih baru dilakukan pada Oktober 2019.

"Kan masih lama. Pelantikan masih Oktober, tentu semua kemungkinan kami kaji," ujarnya.

Meski belum memutuskan bergabung ke Jokowi, Demokrat melalui Ketua Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah memberikan masukan ke Jokowi dalam memimpin Indonesia 5 tahun mendatang.

"Kami sudah berikan masukan kepada pak Jokowi melalui mas Agus Harimurti Yudhoyono. Harapannya memang ada yang dipertimbangkan demi kemajuan bangsa," katanya.

Demokrat gencar diisukan bakal merapat ke koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin setelah KPU mengumumkan pasangan nomor urut 01 itu sebagai pemenang Pilpres 2019, mengalahkan Prabowo-Sandiaga.

Jokowi-Ma’ruf Amin akan ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden terpilih oleh KPU RI, Minggu 30 Juni besok.

MK, pada Kamis 27 Juni lalu telah memutuskan menolak semua gugatan diajukan Prabowo-Sandi yang menuduh kemenangan Jokowi-Ma’ruf curang. MK tak menemukan bukti atas segala tuduhan Prabowo-Sandi.

Pasca-kalah di MK, Prabowo membubarkan Koalisi Indonesia Adil dan Makmur yang berisi partai-partai pendukungnya di Pilpres 2019, termasuk Demokrat. Partai dalam koalisi itu dipersilakan menentukan sikap sendiri jadi oposisi atau mendukung pemerintahan Jokowi.

Syarief Hasan sudah mengucapkan selamat kepada Joko Widodo-Maruf Amin yang terpilih jadi pemimpin Indonesia untuk lima tahun ke depan.

Menurut dia, kemenangan Jokowi-Ma'ruf sesuai dengan amanat rakyat Indonesia. "Ini harus diterima karena memang sesuai dengan amanat rakyat," kata dia.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Tag: Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Partai Demokrat, Joko Widodo (Jokowi), Prabowo Subianto Djojohadikusumo

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,820.93 3,782.86
British Pound GBP 1.00 17,441.04 17,266.80
China Yuan CNY 1.00 2,034.56 2,014.40
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,330.00 14,188.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,718.61 9,620.88
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,827.15 1,808.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,354.05 10,249.96
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,904.87 15,745.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,435.63 3,398.32
Yen Jepang JPY 100.00 13,462.98 13,325.82

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6252.967 -42.771 651
2 Agriculture 1352.538 3.379 21
3 Mining 1594.204 -6.101 49
4 Basic Industry and Chemicals 839.668 -9.022 72
5 Miscellanous Industry 1141.967 -9.977 49
6 Consumer Goods 2401.664 -24.300 53
7 Cons., Property & Real Estate 504.990 0.189 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1224.736 -5.147 74
9 Finance 1248.608 -11.827 91
10 Trade & Service 790.366 1.634 162
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 665 830 165 24.81
2 KOTA 404 490 86 21.29
3 JIHD 525 630 105 20.00
4 KONI 500 595 95 19.00
5 MKNT 53 62 9 16.98
6 POLY 69 78 9 13.04
7 TFCO 620 695 75 12.10
8 ARKA 1,280 1,425 145 11.33
9 MTPS 1,500 1,655 155 10.33
10 PDES 1,000 1,100 100 10.00
No Code Prev Close Change %
1 FMII 560 424 -136 -24.29
2 PCAR 1,665 1,500 -165 -9.91
3 POLI 850 775 -75 -8.82
4 VINS 109 101 -8 -7.34
5 MEGA 6,200 5,775 -425 -6.85
6 PAMG 193 181 -12 -6.22
7 TBMS 810 760 -50 -6.17
8 ERTX 120 113 -7 -5.83
9 MTRA 350 330 -20 -5.71
10 EAST 212 200 -12 -5.66
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 134 143 9 6.72
2 IPTV 224 224 0 0.00
3 BBRI 4,100 4,050 -50 -1.22
4 MNCN 1,260 1,295 35 2.78
5 ERAA 1,875 1,835 -40 -2.13
6 MDKA 5,975 6,100 125 2.09
7 TLKM 4,470 4,410 -60 -1.34
8 ANTM 1,050 1,070 20 1.90
9 PGAS 1,920 1,870 -50 -2.60
10 ASII 6,425 6,350 -75 -1.17