Portal Berita Ekonomi Senin, 22 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:02 WIB. PTPP - Sektor energi menjadi penyumbang terbesar perolehan kontrak baru PT PP.
  • 12:41 WIB. PTPP - PT PP mencatatkan kontrak baru senilai Rp 14,8 triliun hingga Juli 2019.
  • 11:09 WIB. WTON - WIKA Beton memproyeksikan peningkatan produksi sebesar 11% tahun ini.
  • 10:23 WIB. WTON - WIKA Beton masih menahan ekspansi pengembangan pabrik baru.
  • 09:57 WIB. BNI - BNI menaikkan anggaran pembentukan modal ventura jadi dua kali lipat.
  • 09:16 WIB. Syariah Mandiri - Bank Syariah Mandiri menargetkan 173 ribu pendaftar haji di tahun ini.
  • 07:29 WIB. BRI - BRI telah menjual SBR007 sekitar Rp195 Miliar.
  • 07:08 WIB. BPJS Kesehatan - Kemenkes memproyeksikan defisit BPJS Kesehatan dapat meningkat hingga Rp28 triliun.
  • 06:40 WIB. China - Importir China sudah merencanakan membeli produk pertanian AS.

Bukan Didiskualifikasi, AC Milan Memang Undur Diri dari Liga Eropa

Bukan Didiskualifikasi, AC Milan Memang Undur Diri dari Liga Eropa - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Publik pecinta sepakbola Indonesia, terutama kalangan Milanisti alias para penggemar berat AC Milan, beberapa waktu lalu dikejutkan dengan pemberitaan yang massif di media massa tentang dicabutnya hak kekikutsertaan Rossoneri dalam kompetisi Liga Eropa musim ini. Keputusan diskualifikasi tersebut dijatuhkan sebagai hukuman bagi Milan yang telah melanggar aturan UEFA terkait Financial Fair Play (FFP).

Pelanggaran itu dilakukan manajemen Il Diavolo dalam kurun waktu 2015 hingga 2018 di mana jumlah pengeluaran klub terbukti melebihi ambang batas sesuai regulasi. Atas pelanggaran itu, dalam tiga musim berturut-turut AC Milan dilarang menderita kerugian lebih dari 27 juta pounds. Namun, manajemen di bawah kendali Presiden Klub saat itu, Yong Hong Li, justru berbelanja hingga 200 juta dalam kurun waktu 2015 sampai 2017.

Baca Juga: Kemahalan, AC Milan Urung Datangkan Torreira

Pada musim panas lalu AC Milan sebenarnya sudah menuai hukuman dua tahun dilarang beraktifitas di pasar transfer. Namun manajemen saat itu mengajukan banding dan dikabulkan. Kini, faktanya Rossoneri terbukti masih belum mampu mentas dari kubangan kerugian. Pada titik inilah sepertinya misinformasi tentang kondisi yang tengah dialami Rossoneri bermula.

Oleh beberapa media di Indonesia dikabarkan bahwa dengan neraca keuangan yang masih minus maka Romagnoli dkk diputuskan dicoret alias dilarang tampil di kompetisi Liga Eropa. Penggunaan istilah dicoret atau diskualifikasi itu nyatanya tidak sepenuhnya benar.

Jurnalis senior dari FourFourTwo, Adam Digby, misalnya, mendasarkan pemberitaannya pada surat putusan Court of Arbitration for Sport (CAS) yang tidak menggunakan istilah banned (dilarang) untuk menunjukkan kondisi AC Milan saat ini, melainkan justru menggunakan istilah agreement (persetujuan).

Baca Juga: AC Milan Dekati Interisti, Inter Milan Justru Ngebet Datangkan Milanisti

Dalam hal ini, kronologis yang terjadi adalah demi bisa berbenah diri untuk dapat menyeimbangkan neraca keuangannya, manajemen AC Milan memutuskan untuk mundur dari keikutsertaannya di Liga Eropa musim ini. Mendengar keputusan tersebut, UEFA pun menganggap bahwa perlu ada perhatian khusus sehingga akhirnya meminta manajemen Il Diavolo Rosso untuk mengadakan pertemuan guna membahas pengunduran diri tersebut.

Dari hasil pertemuan tersebut pihak CAS pun mengakomodasi skema penyelesaian permasalahan yang sedang dijalankan oleh manajemen Milan, dengan menyebut suret keputusannya lewat istilah ‘agreement (persetujuan)’. Foto asli dari surat keputusan CAS itu pun lalu diunggah oleh Digby lewat akun twitter pribadinya sebagai bukti sekaligus dasar pemberitaan.

Tag: AC Milan, Liga Eropa

Penulis: Taufan Sukma

Editor: Kumairoh

Foto: @acmilan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,741.34 3,703.91
British Pound GBP 1.00 17,552.48 17,370.42
China Yuan CNY 1.00 2,040.90 2,020.54
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,033.00 13,893.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,880.64 9,780.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,798.20 1,780.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,310.80 10,204.19
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,740.82 15,578.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.69 3,374.54
Yen Jepang JPY 100.00 12,998.33 12,865.08

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6456.539 53.245 652
2 Agriculture 1359.948 0.169 21
3 Mining 1656.555 1.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 836.222 20.201 72
5 Miscellanous Industry 1262.035 -2.850 49
6 Consumer Goods 2419.754 33.936 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.831 2.310 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1241.954 8.326 74
9 Finance 1325.581 8.757 91
10 Trade & Service 819.503 2.647 163
No Code Prev Close Change %
1 POLU 1,260 1,575 315 25.00
2 PAMG 416 520 104 25.00
3 GLOB 505 630 125 24.75
4 PICO 486 605 119 24.49
5 KIOS 520 630 110 21.15
6 FUJI 123 143 20 16.26
7 ASBI 340 384 44 12.94
8 ARKA 1,035 1,165 130 12.56
9 TMPO 162 180 18 11.11
10 IKBI 274 298 24 8.76
No Code Prev Close Change %
1 KBLV 436 390 -46 -10.55
2 KAYU 498 448 -50 -10.04
3 IIKP 62 57 -5 -8.06
4 SRAJ 310 286 -24 -7.74
5 SAPX 745 690 -55 -7.38
6 MINA 1,400 1,300 -100 -7.14
7 NICK 266 248 -18 -6.77
8 PBSA 760 710 -50 -6.58
9 TNCA 324 304 -20 -6.17
10 DSFI 135 127 -8 -5.93
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 350 352 2 0.57
2 BHIT 81 85 4 4.94
3 MNCN 1,365 1,435 70 5.13
4 IPTV 242 248 6 2.48
5 BPTR 97 104 7 7.22
6 POSA 214 204 -10 -4.67
7 BDMN 4,840 5,100 260 5.37
8 ANTM 950 940 -10 -1.05
9 LPKR 278 284 6 2.16
10 BBRI 4,450 4,480 30 0.67