Portal Berita Ekonomi Jum'at, 14 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:01 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,16% pada penutupan sesi II.
  • 13:29 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 42,41 USD/barel.
  • 13:27 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 45,14 USD/barel.
  • 13:27 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Euro pada level 1,1819 USD/GBP.
  • 13:26 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yen pada level 106,96 JPY/USD.
  • 13:25 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.953 USD/troy ounce.
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,02% pada penutupan sesi I.

Jangan Kendor! Sistem Zonasi Harus Berlanjut

Jangan Kendor! Sistem Zonasi Harus Berlanjut
WE Online, Jakarta -

Pakar pendidikan Doni Koesoema menilai penerapan aturan zonasi pada sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) harus terus berlanjut meski banyak orang tua yang keukeuh mendaftarkan ke "sekolah favorit".

Baca Juga: Duh! Sistem Zonasi Bikin Depresi

"Aturan zonasi itu kan sudah ada sejak tiga tahun lalu. Mestinya, pemerintah daerah melakukan sosialisasi," kata Doni di Jakarta, Senin.

Dulunya, kata dia, PPDB diimplementasikan dalam sistem rayonisasi, namun masih mendasarkan pada nilai, kemudian disempurnakan dengan zonasi.

Menurut dia, kebijakan zonasi diterapkan sebenarnya untuk membantu pemerataan pendidikan, baik akses, sumber daya manusia, akses, hingga kualitas.

"Zonasi ini masalahnya bukan soal siap atau tidak siap. Kalau menunggu siap, tidak akan selesai-selesai," kata Doni.

Sistem PPDB yang selama ini berlaku yang berbasis prestasi atau nilai rapor, kata dia, sesungguhnya tidak adil karena hanya orang-orang tertentu saja yang bisa mengakses pendidikan di sekolah pilihan.

Tag: Sistem Zonasi, Muhadjir Effendy, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Sufri Yuliardi

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,997.86 3,957.77
British Pound GBP 1.00 19,577.52 19,379.75
China Yuan CNY 1.00 2,157.44 2,135.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,991.59 14,842.42
Dolar Australia AUD 1.00 10,705.49 10,597.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,934.40 1,914.93
Dolar Singapura SGD 1.00 10,918.06 10,807.85
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,708.07 17,530.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.53 3,533.07
Yen Jepang JPY 100.00 14,018.69 13,877.91
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5239.250 5.798 698
2 Agriculture 1197.150 8.188 23
3 Mining 1397.826 2.228 48
4 Basic Industry and Chemicals 762.931 -1.567 80
5 Miscellanous Industry 953.200 -0.327 52
6 Consumer Goods 1931.632 16.356 58
7 Cons., Property & Real Estate 295.862 -0.799 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 889.469 5.192 78
9 Finance 1164.347 -1.003 93
10 Trade & Service 633.771 -3.745 174
No Code Prev Close Change %
1 MBAP 1,820 2,270 450 24.73
2 DVLA 2,450 3,040 590 24.08
3 KIOS 160 194 34 21.25
4 CNTX 218 250 32 14.68
5 ALTO 354 400 46 12.99
6 TRUS 284 320 36 12.68
7 PNLF 185 206 21 11.35
8 BIKA 179 199 20 11.17
9 TDPM 94 104 10 10.64
10 BMSR 53 58 5 9.43
No Code Prev Close Change %
1 GLOB 144 134 -10 -6.94
2 MREI 5,200 4,840 -360 -6.92
3 BPTR 87 81 -6 -6.90
4 SGER 262 244 -18 -6.87
5 FOOD 131 122 -9 -6.87
6 BRAM 5,100 4,750 -350 -6.86
7 EMTK 5,475 5,100 -375 -6.85
8 MSKY 1,025 955 -70 -6.83
9 PAMG 74 69 -5 -6.76
10 BOLA 163 152 -11 -6.75
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,090 1,030 -60 -5.50
2 BBRI 3,350 3,330 -20 -0.60
3 FREN 128 120 -8 -6.25
4 BBNI 5,125 5,075 -50 -0.98
5 BMTR 264 248 -16 -6.06
6 PURA 129 134 5 3.88
7 TLKM 2,950 3,010 60 2.03
8 MDKA 1,810 1,770 -40 -2.21
9 EXCL 2,430 2,610 180 7.41
10 PNLF 185 206 21 11.35