Portal Berita Ekonomi Minggu, 16 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:37 WIB. Nikkei - 22.750 (11/8), 22.843 (12/8), 23.249 (13/8), 23.289 (14/8). 
  • 09:34 WIB. FTSE 100 - 6.050 (10/8), 6.154 (11/8), 6.280 (12/8), 6.185 (13/8), 6.090 (14/8).
  • 09:31 WIB. S&P 500 - 3.360 (10/8), 3.333 (11/8), 3.380 (12/8), 3.373 (13/8), 3.372 (14/8).
  • 09:29 WIB. Dow Jones - 27.791 (10/8), 27.686 (11/8), 27.976 (12/8), 27.896 (13/8), 27.931 (14/8).
  • 09:27 WIB. Nasdaq - 10.968 (10/8), 10.782 (11/8), 11.012 (12/8), 11.042 (13/8), 11.019 (14/8).

Koperasi Ini Maniskan Pasar Gula Organik Dunia

Koperasi Ini Maniskan Pasar Gula Organik Dunia
WE Online, Jakarta -

Menjelang hari ulang tahun koperasi yang ke-72, Banyumas sebagai tuan rumah acara puncak perayaan Hari Koperasi Nasional dinilai layak berbangga.

Pasalnya, di kabupaten perintis koperasi tersebut lahir Koperasi Nira Satria yang mampu memaniskan pasar gula organik dunia dari kelapa-kelapa lokal olahan para penderes yang tersebar di berbagai desa di kabupaten dengan produk unggulan gula kelapa tersebut.

Awal kisah tentang petani gula atau yang lebih dikenal sebagai penderes gula kelapa di Desa Rancamaya, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, pernah menjadi contoh konkret tentang bagaimana masyarakat miskin bertahan hidup.

Baca Juga: Perguruan Tinggi Berperan Penting Hidupkan Ekosistem Koperasi

Mereka menyambung nyawa dengan naik ke atas pucuk tertinggi pohon kelapa untuk menderas bunga kelapa muda, menunggunya hingga puluhan hari, memanen, dan mengolahnya. Tetapi kemudian hanya bisa menjual gula kelapa dengan harga amat sangat murah.

Namun sejak terbentuknya Koperasi Nira Satria di desa tersebut, nasib penderes berubah 180 derajat menjadi lebih baik.

Koperasi Nira Satria yang dirintis sejak 2008 itu menyerap produk gula kristal dari 1.074 penderes gula kelapa di Banyumas. Bahkan mengharumkan nama Banyumas sebagai penghasil gula kristal organik berkualitas ke Jerman, Eropa, Amerika, dan China.

Baca Juga: Di Hari Koperasi Internasional, 51,28 Juta UMKM Belum Melek Digital

Ketua Koperasi Nira Satria, Nartam Andra Nusa mengatakan koperasinya dirintis dari 6 kelompok petani yang tersebar di 3 Kecamatan di wilayah kabupaten Banyumas.

“Pada pertengahan 2011 kami mendirikan Koperasi Nira Satria sebagai kelembagaan untuk mewujudkan kesejahteraan bersama,” katanya.

Pasar yang tidak berpihak, ikatan ijon, cuaca yang tidak menentu, kebutuhan hidup yang terus meningkat adalah keseharian yang melingkupi penderes.

“Ikatan kebersamaan keluar dari lingkup tersebut menjadikan semangat kami untuk bergerak. Tidak mudah memang untuk membangun cita-cita bersama,” katanya.

Dimulai dari usaha pemasaran hasil deras mereka yang diolah menjadi gula semut di awal 2009, usaha ini terus mengalami peningkatan. Hingga saat ini volume produksi sudah mencapai kisaran 60-70 ton/bulan.

Baca Juga: Legalitas dan Pembinaan Jadi Fokus Pengawasan Koperasi

Di dalam proses pengerjaannya, usaha ini dijalankan secara organik, yaitu dalam proses produksi hingga perdagangan dijalankan dengan menjalankan prosedur penjaminan mutu di dalam kelompok yang telah disepakati bersama. 

Penjaminan mutu tersebut dilembagakan dalam ICS (Internal Control System) ”Nira Mas”. Pada 2009, produk petani yang tergabung dalam ICS Nira Mas didaftarkan ke lembaga sertifikasi organik Control Union Sertification. Dengan sertifikasi tersebut produk koperasi dapat menembus pasar Eropa dan Amerika.

Untuk memperkuat usaha ini, maka dilakukan pengorganisasian petani dan pengorganisasian produk untuk pengembangan ICS dengan mengorganisirnya dalam koperasi petani pengrajin gula kelapa Banyumas yang bernama Koperasi Nira Satria.

Koperasi Nira Satria berkedudukan di Desa Rancamaya Kecamatan Cilongok Banyumas dan secara resmi berbadan hukum pada tanggal 23 Desember 2011 dengan akta Nomor 240/BH/XIV.2/2011.

Selain pengelolaan pemasaran bersama, berbagai kegiatan juga dilakukan. Asuransi komunitas dibentuk untuk membantu penderas yang mengalami kecelakaan saat bekerja. Simpan pinjam dijalankan untuk memenuhi kebutuhan akan keuangan.

Tag: Koperasi, Entrepreneur

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Kumairoh

Foto: Antara/Jojon

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,997.86 3,957.77
British Pound GBP 1.00 19,577.52 19,379.75
China Yuan CNY 1.00 2,157.44 2,135.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,991.59 14,842.42
Dolar Australia AUD 1.00 10,705.49 10,597.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,934.40 1,914.93
Dolar Singapura SGD 1.00 10,918.06 10,807.85
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,708.07 17,530.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.53 3,533.07
Yen Jepang JPY 100.00 14,018.69 13,877.91
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5247.690 8.440 698
2 Agriculture 1191.965 -5.185 23
3 Mining 1411.043 13.217 48
4 Basic Industry and Chemicals 764.095 1.164 80
5 Miscellanous Industry 950.120 -3.080 52
6 Consumer Goods 1942.851 11.219 58
7 Cons., Property & Real Estate 293.644 -2.218 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 888.134 -1.335 78
9 Finance 1169.651 5.304 93
10 Trade & Service 626.647 -7.124 174
No Code Prev Close Change %
1 FOOD 122 164 42 34.43
2 MBAP 2,270 2,830 560 24.67
3 KDSI 730 900 170 23.29
4 SKBM 290 346 56 19.31
5 ARKA 288 340 52 18.06
6 TPMA 342 392 50 14.62
7 POLU 850 960 110 12.94
8 NZIA 170 189 19 11.18
9 SRSN 54 60 6 11.11
10 AMAN 196 216 20 10.20
No Code Prev Close Change %
1 RONY 100 93 -7 -7.00
2 POLI 1,145 1,065 -80 -6.99
3 DVLA 3,040 2,830 -210 -6.91
4 PEGE 145 135 -10 -6.90
5 MNCN 945 880 -65 -6.88
6 MSKY 955 890 -65 -6.81
7 ASJT 118 110 -8 -6.78
8 PRAS 134 125 -9 -6.72
9 KREN 90 84 -6 -6.67
10 BBLD 420 392 -28 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 FREN 120 112 -8 -6.67
2 KAEF 3,260 3,350 90 2.76
3 MNCN 945 880 -65 -6.88
4 PURA 134 126 -8 -5.97
5 TOWR 1,030 1,035 5 0.49
6 MDKA 1,770 1,810 40 2.26
7 EXCL 2,610 2,550 -60 -2.30
8 BBNI 5,075 5,000 -75 -1.48
9 ANTM 770 785 15 1.95
10 TLKM 3,010 3,030 20 0.66