Portal Berita Ekonomi Rabu, 18 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:19 WIB. AS - Apple Inc akan berikan US$250 juta untuk produsen kaca Corning Incorporated
  • 08:14 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup menguat 0,26% pada level 3.005
  • 08:13 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup menguat 0,13% pada level 27.110
  • 08:11 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup menguat 0,40% pada level 8.186
  • 08:10 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,28 $/barel
  • 08:09 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,99 $/barel
  • 08:07 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.502 $/ounce
  • 07:15 WIB. Pemilu Israel - Jajak pendapat 3 TV Israel tunjukkan 32 kursi Partai Likud (Benjamin Netanyahu) vs 33 kursi Partai Blue and White (Benny Gantz)
  • 07:11 WIB. Serbuan Aramco - Menteri Energi Arab Saudi: Produksi minyak Saudi sepenuhnya pulih pada akhir September
  • 05:57 WIB. Iran - Ayatollah Ali Khamenei: Pejabat Iran sepakat tidak akan ada pembicaraan pada tingkat apapun dengan AS
  • 22:34 WIB. Jepang  - Menkeu Taro Aso rekomendasikan Masatsugu Asakawa menjadi Presiden ADB
  • 21:03 WIB. Pariwisata - Universal Beijing Resort yang klaimnya terbesar di dunia akan dibuka 2021
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Strait Times ditutup melemah 0,65% pada level 3.183
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat tipis 0,01% pada level 2.062
  • 16:10 WIB. Bursa - Shanghai Composite Index ditutup melemah 1,74% pada level 2.978

Meski Trump Cabut Larangan, Departemen Dagang AS Masih Waspada dengan Huawei

Meski Trump Cabut Larangan, Departemen Dagang AS Masih Waspada dengan Huawei - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Departemen Perdagangan masih memerintahkan stafnya untuk memperlakukan Huawei sebagai salah satu daftar hitam. Padahal, baru-baru ini Presiden Donald Trump sudah berjanji mengurangi pelarangan terhadap bisnis perusahaan Amerika Serikat (AS) dengan Huawei.

Staf penegakan mendapatkan surat internal dari Wakil Direktur Kantor Penegakan Ekspor, John Sonderman pada minggu ini. Dalam surat itu tertulis catatan terkait Huawei yang berada di dalam daftar hitam sehingga permintaan dari perusahaan AS yang ingin menjual komponen ke Huawei harus dipertimbangkan dari kemampuan.

Baca Juga: Boikot Huawei Berakhir, Saham Pemasok Diborong Investor

Menurut Techcrunch (3/7/2019) yang mengutip Reuters, aplikasi itu juga harus digolongkan ke dalam "anggapan penolakan", berlaku untuk perusahaan yang masuk daftar hitam. Artinya. Permintaan akan dilihat dengan rinci dan sebagian besar berpotensi ditolak.

Sejak Mei lalu, Huawei masuk ke daftar hitam bersama 70 perusahaan lain. Akibatnya, banyak pemasok komponen penting Huawei, seperti Qualcomm dan Intel, memutuskan hubungan bisnis dengan perusahaan China itu. Google pun memutuskan akses Huawei terhadap Qndroid.

Pendiri dan CEO Huawei, Ren Zhengfei mengatakan, larangan itu akan mengurangi pendapatan perusahaan senilai US$30 miliar.

Baca Juga: AS-China Gencatan Senjata, Huawei Dapat Hikmahnya

Sonderman menjadi satu-satunya pejabat yang mengumumkan keputusan mengenai penegakan kebijakan pemboikotan terhadap Huawei, setelah pengumuman Trump setelah menemui Perdana Menteri China, Xi Jinping di KTT G20.

Trump menyarankan agar AS mengizinkan perusahaan-perusahaannya untuk melanjutkan penjualan perangkat keras kepada Huawei, asal tidak menimbulkan masalah darurat nasional yang besar. Ia pun menyampaikan, akan mengadakan pertemuan tentang status perdagangan Huawei.

Setelah pengumuman Trump, Ren meremehkan efek penangguhan sebagian hukuman yang dijanjikan. Menurutnya, larangan itu telah membantu perusahaan lebih kuat dari sebelumnya.

Dia menambahkan, "Jika kita tidak diizinkan menggunakan komponen AS, kami sangat yakin dengan kemampuan kami untuk menggunakan komponen yang dibuat di China dan negara lain."

Tag: Huawei Technologies Co Ltd, Donald Trump

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Kumairoh

Foto: Reuters/Thomas Peter

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,778.03 3,739.77
British Pound GBP 1.00 17,598.96 17,421.21
China Yuan CNY 1.00 2,003.53 1,983.46
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,171.00 14,029.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,700.05 9,600.04
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.94 1,793.53
Dolar Singapura SGD 1.00 10,297.94 10,192.53
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,607.94 15,445.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,394.25 3,356.22
Yen Jepang JPY 100.00 13,109.16 12,975.40

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6236.690 17.255 653
2 Agriculture 1401.290 40.171 21
3 Mining 1677.442 -1.658 49
4 Basic Industry and Chemicals 892.715 -1.823 72
5 Miscellanous Industry 1156.368 -32.269 49
6 Consumer Goods 2234.077 11.452 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.631 1.437 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1214.642 17.931 75
9 Finance 1252.622 4.164 90
10 Trade & Service 806.759 0.554 163
No Code Prev Close Change %
1 TFAS 180 278 98 54.44
2 OKAS 193 260 67 34.72
3 ITIC 1,000 1,250 250 25.00
4 ETWA 82 96 14 17.07
5 JSKY 720 840 120 16.67
6 KOTA 478 550 72 15.06
7 KARW 91 102 11 12.09
8 YELO 134 150 16 11.94
9 MINA 2,300 2,570 270 11.74
10 BMSR 100 110 10 10.00
No Code Prev Close Change %
1 SDRA 800 675 -125 -15.62
2 TFCO 635 545 -90 -14.17
3 TRST 400 360 -40 -10.00
4 JAWA 124 112 -12 -9.68
5 LPLI 158 144 -14 -8.86
6 INTD 159 145 -14 -8.81
7 MPRO 790 725 -65 -8.23
8 AHAP 62 57 -5 -8.06
9 BUKK 1,770 1,630 -140 -7.91
10 GLOB 420 390 -30 -7.14
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 540 540 0 0.00
2 MAMI 130 139 9 6.92
3 MNCN 1,285 1,275 -10 -0.78
4 MSIN 466 466 0 0.00
5 TFAS 180 278 98 54.44
6 BMTR 364 354 -10 -2.75
7 HMSP 2,290 2,330 40 1.75
8 PGAS 2,050 2,180 130 6.34
9 GGRM 54,600 54,625 25 0.05
10 ERAA 1,860 1,980 120 6.45