Portal Berita Ekonomi Selasa, 07 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:59 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,47% terhadap Yuan pada level 7,06 CNY/USD.
  • 15:56 WIB. Valas -  Rupiah ditutup menguat 1,29% terhadap Dollar AS pada level 16.200 IDR/USD.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 2,12% pada level 24.253.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 2,05% pada level 2.820.
  • 15:54 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 3,77% pada level 2.563.
  • 15:53 WIB. Bursa -  Indeks FTSE 100 dibuka positif 2,58% pada level 5.726.
  • 15:53 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 2,01% pada level 18.950.
  • 15:52 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,77% pada level 1.823.

Akhir Mei, Penyaluran KUR Capai Rp65,5 Triliun

Akhir Mei, Penyaluran KUR Capai Rp65,5 Triliun - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, hingga akhir Mei 2019 total penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) mencapai Rp65,5 triliun atau 46,8% dari target sebesar Rp140 triliun. Total tersebut telah diberikan kepada 2,3 juta debitur yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Pencairan dana KUR tersebut mencakup skema KUR mikro sebesar 65,1%, KUR kecil sebanyak 34,58%, dan KUR TKI sebesar 0,35%.

"Data penyaluran telah menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap pemerataan akses pembiayaan untuk usaha kecil," ujar Darmin di Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Kemudian, dari sektor ekonomi, porsi penyaluran KUR sektor produksi (pertanian, perikanan, industri, konstruksi, pariwisata, dan jasa) sampai dengan 31 Mei 2019, yaitu 42,9% dari target sebesar 60%.

Baca Juga: Genjot KUR, BNI Perkuat Kerja Sama dengan UNS dan Bulog

Berdasarkan provinsi, Pulau Jawa masih mendominasi dengan porsi penyaluran sebesar 55,5%. Lalu, diikuti dengan Sumatera dan Sulawesi masing-masing sebesar 20,2% dan 9,9%.

Tiga bank yang menyalurkan KUR dengan porsi terbanyak, yakni BRI sebesar Rp44,34 triliun dengan 2.105.735 debitur, Bank Mandiri Rp9,15 triliun dengan 120.659 debitur, dan BNI Rp8,22 triliun dengan 95.728 debitur.

Sehingga total realisasi penyaluran KUR dari Agustus 2015 sampai dengan 31 Mei 2019 sebesar Rp398,9 triliun dengan outstanding Rp149,5 triliun. Sementara itu, tingkat kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) adalah 1,35%.

Darmin menambahkan, telah diusulkan penambahan anggaran subsidi bunga KUR dalam APBN sebesar Rp13,77 triliun dengan asumsi perhitungan plafon KUR 2020 sebesar Rp150 triliun atau disesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

Baca Juga: Salurkan Pendanaan ke BUMN, Kredit Bank Capital Bakal Naik 10%

Selain itu, pemerintah juga memperluas pembiayaan KUR syariah yang bisa disalurkan dengan akad syariah tidak hanya murabahah, tetapi juga musyarakah, ijarah, dan mudharabah.

"Saat ini, KUR syariah bisa disalurkan dengan akad syariah lainnya sepanjang tidak mengubah proses bisnis KUR," pungkas Darmin.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: Kredit Usaha Rakyat (KUR), Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/M Agung Rajasa

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,387.35 4,340.23
British Pound GBP 1.00 20,227.50 20,018.07
China Yuan CNY 1.00 2,329.48 2,304.68
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,492.05 16,327.95
Dolar Australia AUD 1.00 10,086.54 9,982.91
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,127.35 2,105.96
Dolar Singapura SGD 1.00 11,523.23 11,404.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,826.26 17,642.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,795.64 3,749.24
Yen Jepang JPY 100.00 15,160.92 15,005.93
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4778.639 -33.188 686
2 Agriculture 1012.487 28.878 22
3 Mining 1262.596 6.021 49
4 Basic Industry and Chemicals 676.943 -3.768 78
5 Miscellanous Industry 759.171 1.911 51
6 Consumer Goods 1756.664 -33.329 57
7 Cons., Property & Real Estate 347.664 -1.666 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 853.285 -17.792 78
9 Finance 1024.623 -3.220 92
10 Trade & Service 608.266 -0.049 170
No Code Prev Close Change %
1 BTPS 2,230 2,780 550 24.66
2 MTPS 270 336 66 24.44
3 SQMI 200 248 48 24.00
4 ERAA 990 1,210 220 22.22
5 AMIN 284 342 58 20.42
6 MFIN 1,030 1,240 210 20.39
7 ESTA 105 125 20 19.05
8 GSMF 100 116 16 16.00
9 PPRO 50 58 8 16.00
10 BFIN 290 334 44 15.17
No Code Prev Close Change %
1 SSIA 400 372 -28 -7.00
2 ARTA 400 372 -28 -7.00
3 LTLS 488 454 -34 -6.97
4 MARI 158 147 -11 -6.96
5 TNCA 230 214 -16 -6.96
6 ATIC 720 670 -50 -6.94
7 DFAM 346 322 -24 -6.94
8 SKBM 346 322 -24 -6.94
9 HRME 464 432 -32 -6.90
10 INDS 1,740 1,620 -120 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,020 3,030 10 0.33
2 REAL 77 72 -5 -6.49
3 MNCN 1,050 1,040 -10 -0.95
4 TLKM 3,330 3,220 -110 -3.30
5 BBCA 28,675 28,275 -400 -1.39
6 BTPS 2,230 2,780 550 24.66
7 PPRO 50 58 8 16.00
8 WSKT 635 665 30 4.72
9 BBNI 4,290 4,310 20 0.47
10 ANTM 540 555 15 2.78