Portal Berita Ekonomi Kamis, 23 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:54 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.562 USD/troy ounce.
  • 22:53 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 61,36 USD/barel.
  • 22:51 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 54,98 USD/barel.
  • 22:16 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka negatif 0,41% pada level 3.308.
  • 22:15 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka negatif 0,35% pada level 29.083.
  • 22:14 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka negatif 0,11% pada level 9.373.
  • 16:06 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,41% terhadap Dollar AS pada level 6,93 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,05% terhadap Dollar AS pada level 13.639 IDR/USD.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,62% pada level 3.233.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 2,75% pada level 2.976.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,52% pada level 27.909.
  • 15:32 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,47% pada level 7.536.
  • 15:31 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,98% pada level 23.795.
  • 15:31 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,93% pada level 2.246.

Ada Kelangkaan di Kepri, Pertamina Tambah Pasokan ke SPBU Kompak dan SPBB

Ada Kelangkaan di Kepri, Pertamina Tambah Pasokan ke SPBU Kompak dan SPBB - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Pertamina (Persero) mengambil langkah cepat berupa pengiriman tambahan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) menggunakan multi moda transportasi, darat dan laut ke wilayah Kepulauan Riau.

Hal tersebut dilakukan Perseroan lantaran terdapat isu kelangkaan BBM di SPBU kompak dan stasiun pengisian bahan bakar bunker (SPBB) di wilayah tersebut.

"Reaksi cepat ini dikoordinasikan langsung oleh Pertamina Marketing Operation Region I pada Kamis (4/7) kemarin. Pertamina mengirimkan 10 ribu liter Premium untuk SPBU kompak. Jumat (05/07) dan Minggu (07/07) kembali kami gelontorkan 140 ribu liter Biosolar untuk SPBB dan tambahan 40 ribu liter untuk SPBU kompak," jelas Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo.

Baca Juga: Lapangan Migas Pendopo Resmi Dikelola Pertamina 100%

Pada akhir Juni, tercatat stok Solar di SPBB sebesar 149 ribu liter. Sementara stok di SPBU kompak (Premium dan Pertalite) mencapai 10 ribu liter.

"Jadi tidak sampai terjadi kelangkaan di SPBB dan SPBU kompak. Karena stok di SPBU kompak dan SPBB masih tersedia," tambahnya.

Stok di Terminal BBM (TBBM) Tanjung Uban dan Kijang yang menyuplai ke SPBB dan SPBU kompak juga tersedia mencukupi. Saat ini, stok di TBBM Tanjung Uban dapat memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 15 hari ke depan. Sementara stok BBM di TBBM Kijang juga tersedia hingga 16 hari ke depan. 

Isu kelangkaan, lanjut Roby, ditengarai sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak tertentu. Ketergantungan pada moda transportasi laut, dimanfaatkan untuk menekan Pertamina. Guna  menghindari hambatan transportasi di masa mendatang, Pertamina melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rantai distribusi BBM Kepri.

Baca Juga: Pertamina Siapkan 8 Ribu Kiloliter Avtur, Lancarkan Penerbangan Haji di Makassar

Ke depan, Pertamina melalui anak perusahaan Pertamina Patra Niaga akan menambah jenis moda transporasi pengangkutan BBM di wilayah perairan Kepri. Sehingga menghindari ketergantungan pada moda transportasi laut.

Distribusi BBM akan diragamkan memanfaatkan jalur darat. Selain itu, Pertamina juga akan memanfaatkan kapal pengangkut BBM milik anak perusahaan. Sehingga jika terjadi kendala pada satu moda transportasi, tersedia moda transportasi lain yang dapat  memenuhi kebutuhan BBM di wilayah perairan Kepri.

Baca Juga

Tag: Bahan Bakar Minyak (BBM), PT Pertamina (Persero)

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Kumairoh

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,650.70 3,613.99
British Pound GBP 1.00 17,989.98 17,805.55
China Yuan CNY 1.00 1,977.43 1,957.59
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,694.13 13,557.87
Dolar Australia AUD 1.00 9,414.71 9,318.32
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,761.85 1,744.20
Dolar Singapura SGD 1.00 10,155.08 10,053.29
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,186.79 15,034.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,366.31 3,330.35
Yen Jepang JPY 100.00 12,488.95 12,361.30
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6249.210 15.757 675
2 Agriculture 1389.817 -4.000 21
3 Mining 1481.192 -1.004 49
4 Basic Industry and Chemicals 965.949 11.937 77
5 Miscellanous Industry 1228.455 7.753 51
6 Consumer Goods 2078.820 6.780 57
7 Cons., Property & Real Estate 472.686 0.757 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1096.781 5.772 76
9 Finance 1375.393 1.438 92
10 Trade & Service 745.215 -4.996 167
No Code Prev Close Change %
1 POLA 130 171 41 31.54
2 OMRE 750 930 180 24.00
3 PORT 500 600 100 20.00
4 GMTD 16,000 19,000 3,000 18.75
5 INAF 690 810 120 17.39
6 TIRA 256 300 44 17.19
7 LMAS 113 130 17 15.04
8 NIKL 610 695 85 13.93
9 ALKA 350 398 48 13.71
10 UNIT 161 181 20 12.42
No Code Prev Close Change %
1 PADI 75 50 -25 -33.33
2 GHON 1,580 1,210 -370 -23.42
3 PEGE 152 120 -32 -21.05
4 MTSM 236 190 -46 -19.49
5 PRIM 378 318 -60 -15.87
6 NZIA 690 585 -105 -15.22
7 ALMI 350 308 -42 -12.00
8 OCAP 176 155 -21 -11.93
9 PICO 895 800 -95 -10.61
10 ENVY 492 440 -52 -10.57
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 830 830 0 0.00
2 KPIG 127 129 2 1.57
3 LUCK 630 600 -30 -4.76
4 MNCN 1,720 1,700 -20 -1.16
5 TCPI 6,700 6,875 175 2.61
6 DMND 1,370 1,530 160 11.68
7 GMFI 114 126 12 10.53
8 BBRI 4,710 4,740 30 0.64
9 ABBA 92 92 0 0.00
10 NIKL 610 695 85 13.93