Portal Berita Ekonomi Jum'at, 07 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,60% pada level 24.531.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,39% pada level 2.351.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,39% pada level 22.329.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,96% pada level 3.354.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,51% pada level 2.546.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,06% pada level 6.023.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,07% terhadap Yuan pada level 6,95 CNY/USD.
  • 16:06 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,27% terhadap Dollar AS pada level 14.625 IDR/USD.

Kenang Era Bung Karno, Mochtar Minta Jokowi-Ma'ruf Bisa. . . .

Kenang Era Bung Karno, Mochtar Minta Jokowi-Ma'ruf Bisa. . . .
WE Online, Bekasi -

Dekrit Presiden 5 Juli 1959, sudah genap berusia 60 tahun. Dekrit ini merupakan keputusan yang dikeluarkan Presiden Soekarno atas kegagalan Badan Konstituante hasil Pemilu 1955 dalam melaksanakan UUD baru, sebagai pengganti UUD Sementara 1950. Kegagalan ini sempat mengguncang situasi Indonesia.

Keputusan Soekarno untuk kembali kepada UUD 1945 (asli) yang tertuang dalam Dekrit Presiden 5 Juli 1959, dianggap sebagai langkah terbaik untuk mewujudkan kembali persatuan dan kesatuan nasional yang hampir terpecah.

Baca Juga: Koalisi Jokowi-Ma'ruf Sangat Kuat, PKB: Gak Tambah, Gak Masalah!

"Hari ini tepat 60 tahun lalu, Dekrit Presiden 5 Juli 1959 tentang kembali ke UUD 1945 dikeluarkan oleh Bung Karno Presiden RI Pertama untuk meluruskan konstitusi kita untuk kembali ke UUD 1945 (asli)," kata Mochtar Mohamad, mantan Ketua Nasional Deklarasi Capres Megawati/Prabowo Tahun 2009 di Bekasi, Jum'at (5/7/2019).

Menurutnya, dalam upaya pelaksanaannya, UUD 1945 (asli) justru semakin mengalami pergeseran seiring meningkatnya berbagai kepentingan asing yang mencoba untuk merampas sumber daya alam Indonesia.

"Bahwa setelah reformasi 20 tahun ini kepentingan asing sangat besar untuk menggenggam seluruh sumber daya yang ada di Indonesia, akhirnya Indonesia mengalami perubahan yang sangat fundamental yaitu UUD 1945 di amandemen hingga 4 kali dalam 4 tahun," ujar pria yang akrab disapa M2 itu.

Baca Juga: Janji PDIP di Hari Lahir Soekarno

Akibat amandemen tersebut, kata dia, UUD 1945 secara sosiopolitik telah mereduksi, mengubah, dan mengacaukan sistem ketatanegaraan, serta menghilangkan kedaulatan dan kemandirian rakyat.

"Situasi ini membuat negara kita mengarah pada liberalisme, kapitalisme. Sistem pemilu membuat perpecahan, konflik horizontal, belum lagi permintaan otonomi khusus seperti Aceh," jelasnya.

Ditambah dengan adanya upaya dari segelintir kelompok yang menunggangi kondisi yang tengah memanas, untuk mengubah dasar negara Pancasila menjadi khilafah.

"Gambaran hari ini pascaamandemen, hampir sama situasinya yang dialami oleh Bung Karno pada saat mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Baik itu politik multipartai, pengaruh asing, dan lainnya. Oleh karena itu sudah saatnya kita kembali ke UUD 1945 (asli), agar Negara dan rakyatnya mampu mewujudkan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945 adil dan makmur," tegas Mochtar.

Baca Juga: Elite PAN Sebut Nasdem Lampaui Kewenangan Jokowi

Ia menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam mewujudkan kembali kedaulatan UUD 1945. Ia pun menaruh kepercayaan, bahwa pemerintah terpilih (Jokowi-Ma'ruf Amin) dapat melaksanakan upaya tersebut, sesuai dengan amanat yang terkandung dalam Trisakti Bung Karno.

"Trisakti Bung Karno berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian alam budaya. Secara konsekuen, bisa dilaksanakan oleh pemerintah yang terpilih, yang dilandasi filosofi Pancasila dan UUD 1945 (asli)," pungkasnya.

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Maruf Amin, soekarno, politik

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Antara/Zabur Karuru

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23