Portal Berita Ekonomi Minggu, 09 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Oposisi Jangan Harap Dapat Kursi Pimpinan MPR, Ma'ruf: Peluang Sudah Tertutup!

Oposisi Jangan Harap Dapat Kursi Pimpinan MPR, Ma'ruf: Peluang Sudah Tertutup!
WE Online, Jakarta -

Peluang partai politik (parpol) oposisi untuk meraih kursi pimpinan MPR diperkirakan kecil terjadi.  Sebab, parpol pendukung pemerintah tidak akan memberikan celah untuk parpol oposisi menduduki posisi itu. 

Pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengatakan, jika di lihat dari perkembangan politik yang ada sekarang, kemungkinan besar perebutan paket pimpinan di MPR justru akan dikuasai kubu parpol pendukung pemerintah. 

Pertarungan justru akan terjadi di lingkup internal parpol di mana PKB maupun Golkar juga berminat memperebutkan posisi ketua MPR. 

Baca Juga: Koalisi atau Oposisi, Sikap Politik PAN Ditentukan. . . .

“Kubu 01 tidak akan memberikan celah atau ruang, tidak mungkin akan menggabungkan parpol oposisi sehingga dugaan saya akan dimenangi 01. Tapi mereka harus kompromi siapa paketnya, apakah posisi ke tua MPR dari Golkar atau PKB,” ungkap Ujang di Jakarta kemarin. 

Ujang mengatakan bahwa saat ini kemungkinan besar sedang digodok di kubu 01 komposisi pembagiannya. Baik di struktur pimpinan MPR, alat kelengkapan dewan di parlemen, maupun pembagian di kursi kabinet. 

“Kompromi akan terjadi di antara kubu 01. Nanti akan dibagi secara proporsional apakah di MPR siapa yang ketua, apakah PKB atau Golkar. Di kabinetnya seperti apa, di DPR seperti apa, saya rasa sekarang sedang disusun,” katanya. 

Baca Juga: Cak Imin Minta Jatah 10 Kursi Menteri, PKB: Pasti Dapatlah!

Mengenai rekonsiliasi politik, Ujang mengatakan bahwa pembahasan rekonsiliasi pasti akan beriringan dengan pembagian kursi kabinet (powersharing). 

“Sederhana saja, ada power sharing di eksekutif dan legislatif. Kalau eksekutif kan kabinet atau wantimpres. Dilegislatif ada alat kelengkapan dewan, dibagi secara proporsional. Bicara power sharing, di mana-mana pasti ada yang harus dibagi. 

Kalau rekonsiliasi mak nanya bukan power sharing, itu menafikan makna politik itu sendiri. Jadi sesungguhnya kalau bersepakat, harus ada jabatan yang diberikan ke kubu 02,” ungkapnya. 

Sementara itu Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menyatakan komposisi susunan pimpinan DPR sudah jelas diatur berdasarkan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3). 

Baca Juga: Parpol Oposisi Dikasih Kursi Menteri, PKB Rela Bagi-bagi?

Dalam aturan itu parpol pemenang pemilu berhak mendapatkan jatah ketua DPR. Artinya PDIP jelas akan men duduki kursi ketua DPR, sedangkan pemenang kedua hingga kelima berhak atas kursi wakil ketua yang akan diduduki Partai Golkar, Partai Gerindra, NasDem, dan PKB. 

Muhaimin mengakui dinamika justru akan terjadi dalam pembahasan komposisi pimpinan MPR yang dibuat dalam sistem paket. Dia pun menyebutkan bahwa parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) pendukung Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin solid. 

Karena itu, menurut dia, peluang parpol oposisi untuk masuk dalam paket pimpinan ketua MPR bersama parpol KIK sudah tertutup. 

“Kayaknya untuk peluang pimpinan MPR sudah tertutup karena koalisi (KIK) solid. Kalau koalisi solid, jadi (soal) siapa ketua MPR itu proses,” tandas Muhaimin yang akrab dengan sapaan Cak Imin ini saat bertandang ke kediaman calon wakil presiden (cawapres) terpilih KH Ma’ruf Amin di Menteng, Jakarta, kemarin. 

Baca Juga: Cak Imin Minta Restu Maruf Amin Lobi Kursi Ketua MPR

Menurut dia, jika nantinya parpol yang sebelumnya mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ingin bergabung ke KIK, bagi-bagi kursi (power sharing) bisa dilakukan di kabinet atau alat kelengkapan dewan. 

“Ya di kabinet boleh. Tapi tentu ini masih (pendapat) pribadi. Nanti keputusan ada di Pak Jokowi,” ujarnya. 

Cak Imin mengatakan bahwa parpol KIK masih berbeda-beda dalam menyikapi kemungkinan bergabungnya PAN, Partai Demokrat, dan Partai Gerindra dalam KIK pendukung pemerintahan Jokowi-KH Ma’ruf ke depan. 

Terkait dengan keinginan Cak Imin itu, KH Ma’ruf Amin pun menyambut positif dan siap untuk mendukungnya. Namun karena pengajuan jabatan ketua MPR merupakan satu paket dengan posisi para wakil ketua, hal tersebut akan dibicarakan lebih lanjut dengan parpol KIK. 

“Ya kita nanti bicarakan dengan Presiden, dengan parpol koalisi. Tentu sebagai orang yang dekat dengan saya, saya dukung (langkah Cak Imin),” tandas Ma’ruf Amin. 

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Tag: Maruf Amin, Joko Widodo (Jokowi), Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), politik

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Sufri Yuliardi

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23