Portal Berita Ekonomi Senin, 22 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:30 WIB. Ijazah palsu - Menteri  Nasir: 187 pemilik ijazah palsu punya jabatan penting.
  • 14:02 WIB. PTPP - Sektor energi menjadi penyumbang terbesar perolehan kontrak baru PT PP.
  • 12:41 WIB. PTPP - PT PP mencatatkan kontrak baru senilai Rp 14,8 triliun hingga Juli 2019.
  • 11:09 WIB. WTON - WIKA Beton memproyeksikan peningkatan produksi sebesar 11% tahun ini.
  • 10:23 WIB. WTON - WIKA Beton masih menahan ekspansi pengembangan pabrik baru.
  • 09:57 WIB. BNI - BNI menaikkan anggaran pembentukan modal ventura jadi dua kali lipat.
  • 09:16 WIB. Syariah Mandiri - Bank Syariah Mandiri menargetkan 173 ribu pendaftar haji di tahun ini.
  • 06:40 WIB. China - Importir China sudah merencanakan membeli produk pertanian AS.

Jokowi Prabowo Bertemu Bulan Ini, PDIP Minta Dipercepat

Jokowi Prabowo Bertemu Bulan Ini, PDIP Minta Dipercepat - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kabar mengenai pertemuan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto santer beredar akan terlaksana bulan ini. Mendengar kabar baik tersebut PDI Perjuangan (PDIP) mendukung untuk cepat dilakukan.

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno menyebut, pada dasarnya hubungan antara Jokowi dan Prabowo baik. Ia menyebut keduanya bersahabat. Menurut Hendrawan, Prabowo dan Jokowi pun sudah menyampaikan pada publik bahwa, apa pun hasil Pilpres tidak merenggangkan hubungan keduanya.

"Ini bagus, itu sebabnya saya minta lingkaran satu dari masing masing tokoh ini,  untuk segera mempercepat pertemuan tersebut," kata Hendrawan.

Baca Juga: Jokowi Ketemu Prabowo Bulan Ini

Hendrawan berharap, setelah ada pertemuan antara Prabowo dan Jokowi, situasi kembali menjadi adem. Ia juga memprediksi, gesekan di akar rumput akan semakin reda bila Prabowo dan Jokowi bertemu.

"Bersahabat. Itu berarti mengembuskan semangat kebersaman, jahit kembali perbedaan atau luka yg terjadi. Saya kira bagus, siaturahim itu esensial ya dalam kehidupan kita sebagai bangsa," kata anggota Komisi XI DPR RI itu.

Kendati demikian, menurut Hendrawan, silaturahim yang dibangun antara Prabowo dan Jokowi tak serta merta harus dimaknai dalam konteks politik dan koalisi, apalagi bagi-bqgi kursi menteri. Soal tersebut, Hendrawan meminta semua pihak menyerahkan pada Jokowi selaku pimpinan koalisi dan presiden terpilih.

Baca Juga: Tegas, Parpol yang Tak Dukung Jokowi Tak Usah Merapat Koalisi

Ia mengatakan, pemilihan formasi menteri bukanlah pekerjaan yang singkat dan mudah. Maka itu, ia meminta kepada semua pihak untuk memberikan waktu pada Jokowi memilih orang yang tepat dalam memilih formasi menteri yang bisa mewujudkan program dan janji kampanyenya lima tahun ke depan.

"Kita sudah mendorong supaya dilakukan pertemuan," ujar Hendrawan menegaskan.

Sebelumnya, anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade mengungkapkan, bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan bertemu rivalnya, Jokowi, pada bulan Juli. Kendati demikian, ia belum bisa memastikan kapan pertemuan tersebut akan digelar.

"Lagi diatur beliau one on one, jadi Pak Prabowo dengan Pak Jokowi langsung yang akan mengatur jadwal yang pas kapan mereka bertemu," ujar Andre.

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Pilpres 2019

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,741.34 3,703.91
British Pound GBP 1.00 17,552.48 17,370.42
China Yuan CNY 1.00 2,040.90 2,020.54
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,033.00 13,893.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,880.64 9,780.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,798.20 1,780.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,310.80 10,204.19
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,740.82 15,578.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.69 3,374.54
Yen Jepang JPY 100.00 12,998.33 12,865.08

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6456.539 53.245 652
2 Agriculture 1359.948 0.169 21
3 Mining 1656.555 1.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 836.222 20.201 72
5 Miscellanous Industry 1262.035 -2.850 49
6 Consumer Goods 2419.754 33.936 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.831 2.310 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1241.954 8.326 74
9 Finance 1325.581 8.757 91
10 Trade & Service 819.503 2.647 163
No Code Prev Close Change %
1 POLU 1,260 1,575 315 25.00
2 PAMG 416 520 104 25.00
3 GLOB 505 630 125 24.75
4 PICO 486 605 119 24.49
5 KIOS 520 630 110 21.15
6 FUJI 123 143 20 16.26
7 ASBI 340 384 44 12.94
8 ARKA 1,035 1,165 130 12.56
9 TMPO 162 180 18 11.11
10 IKBI 274 298 24 8.76
No Code Prev Close Change %
1 KBLV 436 390 -46 -10.55
2 KAYU 498 448 -50 -10.04
3 IIKP 62 57 -5 -8.06
4 SRAJ 310 286 -24 -7.74
5 SAPX 745 690 -55 -7.38
6 MINA 1,400 1,300 -100 -7.14
7 NICK 266 248 -18 -6.77
8 PBSA 760 710 -50 -6.58
9 TNCA 324 304 -20 -6.17
10 DSFI 135 127 -8 -5.93
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 350 352 2 0.57
2 BHIT 81 85 4 4.94
3 MNCN 1,365 1,435 70 5.13
4 IPTV 242 248 6 2.48
5 BPTR 97 104 7 7.22
6 POSA 214 204 -10 -4.67
7 BDMN 4,840 5,100 260 5.37
8 ANTM 950 940 -10 -1.05
9 LPKR 278 284 6 2.16
10 BBRI 4,450 4,480 30 0.67