Portal Berita Ekonomi Jum'at, 03 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:24 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Yuan pada level 7,10 CNY/USD.
  • 16:12 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,27% terhadap Dollar AS pada level 16.495 IDR/USD.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,84% pada level 23.280.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,69% pada level 2.780.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,42% pada level 2.450.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,64% pada level 5.489.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 1,37% pada level 17.818.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 2,34% pada level 1.724.

Hebat, Mahasiswa ITS Bisa Tingkatkan Produktivitas Nelayan Lewat Selfie

Hebat, Mahasiswa ITS Bisa Tingkatkan Produktivitas Nelayan Lewat Selfie - Warta Ekonomi
WE Online, Surabaya -

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan produktifitas para nelayan. Mereka bisa menambah tangkapan ikan dan mendulang banyak rejeki dari lautan.

Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, ingin memanfaatkan energi baru terbarukan, sehingga mereka membuat Solar Eco Light Fishing Caller (Selfie). Alat baru ini diharapkan bisa meningkatkan hasil tangkapan para nelayan.

Para mahasiswa yang digawangi oleh Arif Priyo Hutomo, Aprilia Dini R, Sebastian Pratama A, Bintang Pratama, dan Nabila Puspita F ini mendapat inspirasi dari laboratorium Konversi Energi milik Departemen Teknik Elektro. Salah satu fokus yang ditekankan dalam laboratorium ini merupakan energi terbarukan.

Baca Juga: Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan, Begini Cara Menteri Susi

Kelima mahasiswa Fakultas Teknologi Elektro (FTE) ITS ini ingin memberikan kontribusi lebih bagi masyarakat sesuai kelebihan yang dipelajari dalam bidang keilmuannya. Salah satunya dengan melihat masih banyaknya nelayan yang belum bisa memaksimalkan hasil tangkapan di laut.

Arif Priyo Hutomo menuturkan, Selfie memanfaatkan energi cahaya matahari. Sehingga energi cahaya matahari yang ditangkap akan dimaksimalkan dengan Maximum Power Point Tracker (MPPT). Baru selanjutnya Photovoltaics (PV) akan mengonversi energi cahaya matahari menjadi energi listrik.

"Akhirnya energi yang terkumpul disimpan ke dalam baterai dan dihubungkan ke inverter agar dapat menyalakan lampu," kata Arif, Minggu (7/7/2019).

Ia melanjutkan, energi matahari digunakan karena memiliki berbagai kelebihan. Makanya energi matahari yang diperoleh mampu menjadi sumber energi yang baik bagi alat dan adaptif Light Emitting Diode (LED). Selain itu, biaya penggunaan Selfie juga lebih hemat 84 persen daripada Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Bahkan menurut penelitian kami, Selfie mampu meningkatkan tangkapan ikan lebih banyak 30 persen dari sebelumnya," ucapnya.

Sebagai mitra, mereka memilih Rukun Nelayan Samudra, Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kota Pudak itu menjadi salah satu daerah dengan potensi ikan terbesar di wilayah Jawa Timur. Ditambah lagi lokasinya yang mudah dijangkau dari kampus ITS di Surabaya.

"Kebetulan juga mitra kami di sana menggunakan bagan tancap untuk menangkap ikan, sehingga sangat pas untuk dipasang alat Selfie kami dibanding metode lainnya," jelasnya.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Nelayan, Perikanan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Antara/Rahmad

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,472.52 4,427.42
British Pound GBP 1.00 20,850.86 20,635.06
China Yuan CNY 1.00 2,365.81 2,340.63
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,824.71 16,657.30
Dolar Australia AUD 1.00 10,234.47 10,129.30
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,170.54 2,148.72
Dolar Singapura SGD 1.00 11,713.11 11,592.53
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,416.33 18,226.42
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,847.41 3,798.70
Yen Jepang JPY 100.00 15,668.38 15,508.15
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4531.685 65.648 687
2 Agriculture 924.089 9.599 22
3 Mining 1194.094 19.018 49
4 Basic Industry and Chemicals 601.298 24.602 78
5 Miscellanous Industry 736.578 21.582 51
6 Consumer Goods 1704.035 64.759 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.391 -2.538 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 802.387 12.629 79
9 Finance 971.863 -0.770 92
10 Trade & Service 594.509 3.064 170
No Code Prev Close Change %
1 SOCI 85 114 29 34.12
2 HKMU 73 94 21 28.77
3 ELSA 141 181 40 28.37
4 SAMF 218 272 54 24.77
5 ARTO 915 1,140 225 24.59
6 DUCK 442 550 108 24.43
7 MPRO 925 1,135 210 22.70
8 RAJA 86 104 18 20.93
9 CARS 50 60 10 20.00
10 GWSA 82 98 16 19.51
No Code Prev Close Change %
1 LMSH 400 372 -28 -7.00
2 AGII 505 470 -35 -6.93
3 POLL 10,150 9,450 -700 -6.90
4 ENVY 131 122 -9 -6.87
5 GEMA 350 326 -24 -6.86
6 NASA 234 218 -16 -6.84
7 AMAN 234 218 -16 -6.84
8 MAPA 1,830 1,705 -125 -6.83
9 SSIA 410 382 -28 -6.83
10 LAND 498 464 -34 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,930 2,870 -60 -2.05
2 REAL 57 61 4 7.02
3 MNCN 900 1,000 100 11.11
4 PAMG 114 107 -7 -6.14
5 BBCA 27,400 27,050 -350 -1.28
6 TELE 118 140 22 18.64
7 PURA 77 75 -2 -2.60
8 ISSP 148 146 -2 -1.35
9 TLKM 3,100 3,130 30 0.97
10 BBNI 3,680 3,850 170 4.62