Portal Berita Ekonomi Senin, 22 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:02 WIB. PTPP - Sektor energi menjadi penyumbang terbesar perolehan kontrak baru PT PP.
  • 12:41 WIB. PTPP - PT PP mencatatkan kontrak baru senilai Rp 14,8 triliun hingga Juli 2019.
  • 11:09 WIB. WTON - WIKA Beton memproyeksikan peningkatan produksi sebesar 11% tahun ini.
  • 10:23 WIB. WTON - WIKA Beton masih menahan ekspansi pengembangan pabrik baru.
  • 09:57 WIB. BNI - BNI menaikkan anggaran pembentukan modal ventura jadi dua kali lipat.
  • 09:16 WIB. Syariah Mandiri - Bank Syariah Mandiri menargetkan 173 ribu pendaftar haji di tahun ini.
  • 07:29 WIB. BRI - BRI telah menjual SBR007 sekitar Rp195 Miliar.
  • 07:08 WIB. BPJS Kesehatan - Kemenkes memproyeksikan defisit BPJS Kesehatan dapat meningkat hingga Rp28 triliun.
  • 06:40 WIB. China - Importir China sudah merencanakan membeli produk pertanian AS.

Garuda Tambah Frekuensi Penerbangan Jakarta–Samarinda Jadi 14 Kali Per Minggu

Garuda Tambah Frekuensi Penerbangan Jakarta–Samarinda Jadi 14 Kali Per Minggu - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Maskapai penerbangan pelat merah Garuda Indonesia resmi menambah frekuensi penerbangan rute Jakarta-Samarinda (pp) dari sebelumnya tujuh kali per minggu menjadi 14 kali per minggu.

Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia, M Ikhsan Rosan menjelaskan, frekuensi penerbangan tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan layanan pada seluruh pengguna jasa dengan menawarkan pilihan jadwal penerbangan yang lebih beragam, sekaligus untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat terhadap rute tersebut.

Penerbangan tambahan tersebut dilayani melalui penerbangan GA 582 yang berangkat dari Bandara Internasional Soekarno Hatta pada pukul 09.10 WIB setiap hari dan akan tiba di Bandara APT Pranoto, Samarinda pukul 12.30 Wita.

Baca Juga: Viral! Garuda Indonesia: Terima Kasih Pak Jokowi

Selanjutnya, penerbangan dari Bandara APT Pranoto, Samarinda (GA 583) berangkat pukul 14.00 Wita dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 15.40 WIB. Penerbangan tersebut akan diterbangkan dengan menggunakan pesawat Bombardier CRJ 1000 dengan kapasitas 96 penumpang.

Lanjut Ikhsan, penambahan frekuensi tersebut merupakan salah satu upaya Garuda Indonesia dalam mengoptimalisasikan pasar potensial di Samarinda, khususnya untuk mendukung mobilisasi para pengguna jasa di kedua kota tersebut.

"Penambahan frekuensi rute penerbangan Jakarta-Samarinda tersebut juga sejalan dengan komitmen berkelanjutan kami untuk mendukung upaya pemerintah meningkatan potensi iklim investasi dalam sektor pariwisata dan industri di Samarinda," papar Ikhsan dalam keterangannya, Senin (8/7/2019).

Perseroan menilai pertumbuhan Samarinda sebagai salah satu kota yang memiliki pasar bisnis pertambangan dan pengembangan pariwisata yang menjanjikan, mampu menjadikan permintaan penerbangan menuju Samarinda semakin meningkat.

Baca Juga: Bukti Kasus Suap Garuda Indonesia Semakin Menguat

"Penambahan frekuensi penerbangan ini tidak hanya dapat memfasilitasi permintaan pasar, namun juga mendukung pengembangan perekonomian serta iklim investasi Samarinda dengan menyediakan konektivitas dari kota-kota besar lainnya di Indonesia ke Samarinda," pungkas Ikhsan.

Garuda Indonesia optimis penambahan frekuensi penerbangan ini dapat meningkatkan trafik penumpang menuju Samarinda dan mampu menjadikan Samarinda tidak hanya sebagai destinasi untuk business traveler, namun juga dikembangkan sebagai destinasi wisata baru yang mampu bersaing baik di kancah domestik maupun internasional.

Tag: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Muhammad Iqbal

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,741.34 3,703.91
British Pound GBP 1.00 17,552.48 17,370.42
China Yuan CNY 1.00 2,040.90 2,020.54
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,033.00 13,893.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,880.64 9,780.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,798.20 1,780.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,310.80 10,204.19
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,740.82 15,578.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.69 3,374.54
Yen Jepang JPY 100.00 12,998.33 12,865.08

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6456.539 53.245 652
2 Agriculture 1359.948 0.169 21
3 Mining 1656.555 1.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 836.222 20.201 72
5 Miscellanous Industry 1262.035 -2.850 49
6 Consumer Goods 2419.754 33.936 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.831 2.310 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1241.954 8.326 74
9 Finance 1325.581 8.757 91
10 Trade & Service 819.503 2.647 163
No Code Prev Close Change %
1 POLU 1,260 1,575 315 25.00
2 PAMG 416 520 104 25.00
3 GLOB 505 630 125 24.75
4 PICO 486 605 119 24.49
5 KIOS 520 630 110 21.15
6 FUJI 123 143 20 16.26
7 ASBI 340 384 44 12.94
8 ARKA 1,035 1,165 130 12.56
9 TMPO 162 180 18 11.11
10 IKBI 274 298 24 8.76
No Code Prev Close Change %
1 KBLV 436 390 -46 -10.55
2 KAYU 498 448 -50 -10.04
3 IIKP 62 57 -5 -8.06
4 SRAJ 310 286 -24 -7.74
5 SAPX 745 690 -55 -7.38
6 MINA 1,400 1,300 -100 -7.14
7 NICK 266 248 -18 -6.77
8 PBSA 760 710 -50 -6.58
9 TNCA 324 304 -20 -6.17
10 DSFI 135 127 -8 -5.93
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 350 352 2 0.57
2 BHIT 81 85 4 4.94
3 MNCN 1,365 1,435 70 5.13
4 IPTV 242 248 6 2.48
5 BPTR 97 104 7 7.22
6 POSA 214 204 -10 -4.67
7 BDMN 4,840 5,100 260 5.37
8 ANTM 950 940 -10 -1.05
9 LPKR 278 284 6 2.16
10 BBRI 4,450 4,480 30 0.67