Portal Berita Ekonomi Rabu, 24 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:55 WIB. IHSG - IHSG dibuka hijau 0,15% di awal sesi I.
  • 08:30 WIB. Otomotif - GM mempercepat penggantian produknya di China untuk mendongkrak penjualannya
  • 08:28 WIB. Uni Eropa - Kinerja ekspor terbaik UE: daging babi, minuman, wine, dan makanan bayi
  • 08:24 WIB. Eletronik - China catatkan pendapatan manufaktur elektronik dan software tahun 2018 lebih dari US$2,3 triliun
  • 08:19 WIB. Cryptocurrency - CipherTrace:US$1,2 miliar lenyap di cryptocurrency dari Januari-Maret
  • 07:50 WIB. Apple - Apple Inc dikabarkan akan membeli  divisi chip untuk modem smartphone punya Intel Corp
  • 06:19 WIB. SMGR - Semen Indonesia mendapatkan dana Rp9,35 triliun melalui pinjaman sindikasi.
  • 00:48 WIB. Nuklir Iran - China puji Presiden Prancis yang aktif mediasi masalah nuklir Iran
  • 22:03 WIB. Iran - Zhuhai Zhenrong, BUMN China, yang membeli minyak dari Iran, kena sanksi AS.
  • 21:12 WIB. Huawei - Pendapatan Huawei naik 30% pada semester I di tengah tekanan AS.
  • 20:49 WIB. Beijing -  Mantan PM China Li Peng meninggal dunia pada usia 92.
  • 16:28 WIB. Tekno - Rudiantara tegaskan Traveloka dan Tokopedia bukan penyelenggara umrah.

Efektivitas Kerja Itu 4 Hari dalam Sepekan, Bukan 5

Efektivitas Kerja Itu 4 Hari dalam Sepekan, Bukan 5 - Warta Ekonomi

Setiap orang memiliki waktu kerja masing-masing bergantung bidang yang ditekuni maupun perusahaan tempat dia bekerja. Umumnya mungkin orang bekerja selama lima hari dalam sepekan.

Tetapi studi terbaru kali ini, dilansir laman Independent, mengungkap efektivitas bekerja selama empat hari dalam sepekan. Rupanya waktu kerja ini juga bisa menyelamatkan bisnis Inggris sekitar 104 miliar poundsterling dalam setahun, kaitannya dengan semangat maupun produktivitas para pekerja.

Sebuah survei terhadap lebih dari 250 perusahaan menunjukkan bahwa mengadopsi waktu kerja yang lebih pendek dapat memengaruhi bisnis. Caranya, melalui peningkatan produktivitas pekerja serta peningkatan kesehatan fisik dan mental.

Lebih jauh lagi, studi yang dilakukan oleh Henley Business School menyarankan waktu kerja tersebut juga bisa mengarah pada lingkungan yang lebih bersih. Itu dengan asumsi karyawan menempuh 557,8 juta mil lebih sedikit rata-rata per pekan, yang mengarah pada emisi transportasi lebih rendah.

Makalah Henley Four Better atau Four Worse yang mengeksplorasi tren empat hari kerja menemukan bahwa hampir dua per tiga (64 persen) dari mereka yang telah mengadopsi skema tersebut melaporkan peningkatan produktivitas staf.

Penelitian ini juga menemukan bahwa gaya empat hari kerja telah meningkatkan kualitas hidup karyawan secara keseluruhan, dengan lebih dari tiga perempat (78 persen) bisnis melaporkan staf lebih bahagia, kurang stress (70 persen) dan lebih sedikit izin sakit (62 persen).

Profesor Karen Jansen dari Henley Business School mengatakan penerapan empat hari kerja dan pengaturan kerja fleksibel secara historis telah dipandang secara khusus. Menurut dia, individu zaman sekarang adalah orang-orang yang mendorong pandangan lebih luas tentang fleksibilitas sebagai cara kerja yang lebih baik dan lebih cerdas.

Laporan Henley menyatakan bahwa hampir tiga perempat (73 persen) pengusaha khawatir tentang melakukan perubahan, sementara hampir setengah (45 persen) pekerja mengatakan khawatir dianggap sebagai pemalas.

"Meski demikian, mayoritas (72 persen) karyawan setuju bahwa empat hari kerja adalah proposisi yang menarik sekaligus menjadi pertimbangan untuk melamar pekerjaan," katanya.

Bulan lalu, hasil jajak pendapat 2.000 pekerja oleh YouGov juga menemukan bahwa mayoritas pekerja Inggris akan mendukung pekan kerja yang singkat. Survei yang dilakukan untuk situs Jobs mengungkapkan 74 persen pekerja percaya bahwa mereka dapat menyelesaikan pekerjaan mereka dalam empat hari dengan standar yang sama dengan yang mereka lakukan dalam lima hari. Di kalangan generasi milenium, angkanya naik menjadi 79 persen.

Pawel Adrjan, ekonom Inggris, mengatakan durasi kerja akan memengaruhi antusiasme pekerja. Empat hari kerja bisa saja akan menjadi norma di Inggris.

"Tetapi gagasan itu masih menjadi wacana bagi para politikus, akademisi, dan bahkan beberapa pengusaha dalam 12 bulan terakhir.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Tag: pekerja

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Unsplash/Venveo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,744.00 3,706.58
British Pound GBP 1.00 17,507.41 17,325.92
China Yuan CNY 1.00 2,040.60 2,020.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,043.00 13,903.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,869.42 9,768.25
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,797.94 1,779.83
Dolar Singapura SGD 1.00 10,310.57 10,204.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,729.56 15,567.19
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,411.81 3,375.33
Yen Jepang JPY 100.00 13,000.37 12,867.19

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6456.539 53.245 652
2 Agriculture 1359.948 0.169 21
3 Mining 1656.555 1.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 836.222 20.201 72
5 Miscellanous Industry 1262.035 -2.850 49
6 Consumer Goods 2419.754 33.936 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.831 2.310 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1241.954 8.326 74
9 Finance 1325.581 8.757 91
10 Trade & Service 819.503 2.647 163
No Code Prev Close Change %
1 POLU 1,260 1,575 315 25.00
2 PAMG 416 520 104 25.00
3 GLOB 505 630 125 24.75
4 PICO 486 605 119 24.49
5 KIOS 520 630 110 21.15
6 FUJI 123 143 20 16.26
7 ASBI 340 384 44 12.94
8 ARKA 1,035 1,165 130 12.56
9 TMPO 162 180 18 11.11
10 IKBI 274 298 24 8.76
No Code Prev Close Change %
1 KBLV 436 390 -46 -10.55
2 KAYU 498 448 -50 -10.04
3 IIKP 62 57 -5 -8.06
4 SRAJ 310 286 -24 -7.74
5 SAPX 745 690 -55 -7.38
6 MINA 1,400 1,300 -100 -7.14
7 NICK 266 248 -18 -6.77
8 PBSA 760 710 -50 -6.58
9 TNCA 324 304 -20 -6.17
10 DSFI 135 127 -8 -5.93
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 350 352 2 0.57
2 BHIT 81 85 4 4.94
3 MNCN 1,365 1,435 70 5.13
4 IPTV 242 248 6 2.48
5 BPTR 97 104 7 7.22
6 POSA 214 204 -10 -4.67
7 BDMN 4,840 5,100 260 5.37
8 ANTM 950 940 -10 -1.05
9 LPKR 278 284 6 2.16
10 BBRI 4,450 4,480 30 0.67