Portal Berita Ekonomi Rabu, 08 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:10 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,45 USD/barel.
  • 13:10 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,96 USD/barel.
  • 13:09 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,2554 USD/GBP.
  • 13:08 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Euro pada level 1,1273 USD/EUR.
  • 13:05 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Yen pada level 107,57 JPY/USD.
  • 13:04 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.794 USD/troy ounce.
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,30% di akhir sesi I.

Baru 6 Tahun, OYO Sudah Punya 850 Ribu Kamar secara Global

Baru 6 Tahun, OYO Sudah Punya 850 Ribu Kamar secara Global
WE Online, Jakarta -

OYO Hotels & Homes mengumumkan pencapaian yang telah diraih hingga Juni 2019. Perusahaan rintisan itu telah melebarkan sayap bisnis ke lebih dari 800 kota dengan 23 ribu hotel dan 850 ribu kamar, menurut data internal.

Pertumbuhan signifikan itu didorong oleh neraca keuangan yang sehat, dengan indikasi aset perusahaan mencapai US$1,5 miliar. Sebagian besar pendanaan yang OYO terima telah diinvestasikan ke seluruh lini bisnis guna menjaga pertumbuhannya saat ini.

"Pada enam tahun terakhir, kami telah berhasil menciptakan peluang kerja bagi lebih dari 300.000 orang di berbagai penjuru dunia, termasuk di India, China, Amerika Serikat, Britania Raya, dan kami akan terus mendukung perkembangan industri perhotelan, perjalanan, dan pariwisata di seluruh dunia," ujar Pendiri dan CEO (Grup) OYO Hotels & Homes, Ritesh Agarwal dalam keterangan resminya, Kamis (11/7/2019).

Baca Juga: Batasi Kepemilikan Saham SoftBank, Pendiri OYO Lakukan Hal Ini

OYO memang sedang gencar melebarkan lini bisnis ke berbagai wilayah. Kini jangkauannya telah meliputi: China (500 ribu kamar di 337 kota), Indonesia (80 kota), Asia (20 ribu kamar di 720 hotel), Britania Raya (25 tempat wisata dan 85 hotel), Amerika Serikat (67 hotel di 40 kota).

Ritesh berkata, "Kini, OYO memiliki lebih dari 850.000 kamar eksklusif di jaringan hotel kami."

Perusahaan juga mengklaim ada lebih dari 500.000 orang beristirahat di hotel OYO setiap harinya. Hal itu ikut meningkatkan keuntungan dari para hotel dan kamar yang berada di ekosistem OYO.

"Mereka dapat merasakan peningkatan okupansi sekitar 30%, peningkatan sebesar 2,5 kali lipat di profit dan RevPar (revenue per available Room/pendapatan per kamar)," jelas sang pendiri.

Di China, jaringan hotel OYO telah merambah kota-kota lapis kedua hingga lapis keenam. Perusahaan itu mengklaim akan mengalokasikan 40% dari seluruh pendanaannya ke China, tepatnya senilai US$100 juta.

Baca Juga: OYO dan Ambisinya di Indonesia Hingga Vietnam

Kucuran dana itu akan difokuskan pada peningkatan pelayanan untuk pelanggan, kualitas, dan penyempurnaan sistem, selain juga untuk meningkatkan pertumbuhan, pengembangan SDM, pembangunan kompetensi, dan pengembangan infrastruktur di negara tersebut.

Dengan model bisnis eskalasi berbasis teknologi, OYO telah menarik pendanaan dari berbagai investor besar, termasuk Airbnb, Softbank Vision Fund, Greenoak Capital, Sequoia Capital, dan Hero Enterprise.

Baca Juga

Tag: OYO Hotels, Perhotelan

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: Tanayastri Dini Isna

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,874.97 3,835.39
British Pound GBP 1.00 18,239.49 18,056.56
China Yuan CNY 1.00 2,069.18 2,048.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,532.30 14,387.70
Dolar Australia AUD 1.00 10,082.51 9,979.31
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,875.11 1,856.43
Dolar Singapura SGD 1.00 10,415.18 10,307.85
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,386.62 16,219.25
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,397.78 3,359.26
Yen Jepang JPY 100.00 13,502.09 13,366.50
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4987.082 -1.784 696
2 Agriculture 1049.824 4.364 23
3 Mining 1286.833 -0.065 48
4 Basic Industry and Chemicals 754.468 -2.937 80
5 Miscellanous Industry 874.683 -0.700 52
6 Consumer Goods 1808.082 -7.428 57
7 Cons., Property & Real Estate 318.064 -1.319 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 900.558 5.889 78
9 Finance 1079.658 1.250 93
10 Trade & Service 605.831 -0.810 173
No Code Prev Close Change %
1 PGUN 115 155 40 34.78
2 UANG 168 226 58 34.52
3 TECH 131 170 39 29.77
4 ARGO 820 1,025 205 25.00
5 ANJT 496 605 109 21.98
6 KBLI 394 470 76 19.29
7 YPAS 402 468 66 16.42
8 PURA 98 114 16 16.33
9 BRIS 396 452 56 14.14
10 LPIN 224 254 30 13.39
No Code Prev Close Change %
1 MASA 575 535 -40 -6.96
2 EMTK 4,900 4,560 -340 -6.94
3 PEHA 1,230 1,145 -85 -6.91
4 LMAS 58 54 -4 -6.90
5 ATIC 870 810 -60 -6.90
6 LIFE 7,250 6,750 -500 -6.90
7 PRIM 320 298 -22 -6.88
8 VRNA 131 122 -9 -6.87
9 HELI 264 246 -18 -6.82
10 KRAH 470 438 -32 -6.81
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 396 452 56 14.14
2 PURA 98 114 16 16.33
3 KPIG 110 111 1 0.91
4 BCAP 157 157 0 0.00
5 BBRI 3,040 3,030 -10 -0.33
6 IPTV 364 362 -2 -0.55
7 TLKM 3,050 3,120 70 2.30
8 ANTM 640 650 10 1.56
9 TKIM 6,200 6,625 425 6.85
10 TOWR 1,110 1,095 -15 -1.35