Portal Berita Ekonomi Jum'at, 14 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:29 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 42,41 USD/barel.
  • 13:27 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 45,14 USD/barel.
  • 13:27 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Euro pada level 1,1819 USD/GBP.
  • 13:26 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yen pada level 106,96 JPY/USD.
  • 13:25 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.953 USD/troy ounce.
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,02% pada penutupan sesi I.

Nanas Ratu Angkat Kesejahteran Desa Penyengat

Nanas Ratu Angkat Kesejahteran Desa Penyengat
WE Online, Jakarta -

Dulu mayoritas warga Desa Penyengat bergantung pada pertanian hortikultura dan menjadi buruh lepas sebagai sumber penghasilannya. Minimnya pengetahuan yang mereka miliki dalam mengelola hasil tani membuat taraf kehidupan masyarakat Riau tersebut tidak berkembang.  

Namun, kini kondisi tersebut berubah. Semenjak 2014, warga Desa Penyengat dibantu pihak swasta membentuk kelompok Bina Tani yang fokus mengembangkan perkebunan buah nanas.

Dari hanya beranggotakan 10 orang, Bina Tani Kampung Penyengat kini bertambah menjadi 20 anggota. Daerah kelolaannya pun meningkat drastis, dari 10 hektare saat program baru dimulai menjadi 56 hektare. Di luar Bina Tani, hampir seluruh warga di Desa Penyengat kini beralih menjadi petani nanas.

Baca Juga: Nanas Organik 'Madu Galang' Mempawah yang Menjanjikan

Apo, Wakil Ketua Kelompok Bina Tani, menuturkan bahwa alasan warga tergerak untuk ikut membudidayakan nanas karena telah melihat hasil nyata yang dilakukan Bina Tani dalam lima tahun terakhir. Contohnya, berkat bertanam nanas kini ia dapat membantu kebutuhan rumah tangga, membayar sekolah dan kuliah empat anaknya hingga membeli sebuah mobil.

Sebelumnya, Apo bekerja sebagai petani hortikultura, sedangkan suaminya bekerja di bagian bongkar muat di Pelabuhan Futong, Riau. Memang, Apo mengaku cukup kesulitan pada awal membudidayakan nanas. Namun, berkat pendampingan dan bantuan yang intensif dari tim Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), unit usaha APRIL Group, kesejahteraan hidup Apo dan warga sekitar membaik.

:Dulu saya hanya dapat Rp500.000 saja sebulan dari bertanam sayur. Tapi, kini berkat berjualan nanas, saya bisa mengantongi Rp10 jutaan per bulan," ujarnya.

Nanas yang dikembangkan di Kampung Penyengat merupakan jenis nanas ratu, yang budi dayanya tergolong sederhana, namun sangat diminati pasar karena rasanya yang khas. Selain itu, nanas ratu diakui lebih tahan lama jika dibandingkan dengan produksi nanas lain. Tak heran, penjualan nanas ini kini sudah dipasarkan sampai ke Pulau Jawa.

Pengembangan budi daya nanas di Desa Penyengat merupakan salah satu program yang dicanangkan CD PT RAPP yang dinamai One Village One Commodity (OVOC). OVOC merupakan program yang mengajak masyarakat desa untuk memilih hasil tani tertentu yang cocok untuk ditanam di wilayah tinggal sekaligus menjadi ciri khas desa mereka. Kemudian, hasil tani tersebut akan dijual hingga menjadi sumber penghasilan masyarakat desa.

Baca Juga: Sejak 2014, 88,56 Hektare Lahan Telah Direstorasi APRIL

Zamzuli Hidayat, Koordinator Program Sistem Pertanian Terpadu RAPP, mengatakan, melalui program OVOC RAPP juga pihaknya memberikan pelatihan tentang tata cara dan metode pertanian yang modern. Tak hanya itu, pendampingan untuk warga juga terus diberikan di lapangan sampai saat ini.

Selain di Desa Penyengat, Zamzuli mengatakan, saat ini budi daya nanas dilakukan untuk kelompok tani di Desa Mungkal. Dalam tiga bulan terakhir, lanjut Zamzuli, panen nanas di Desa Penyengat mencapai 96.000 buah, sedangkan di Desa Mungkal mencapai 28.000 buah.

Tak hanya itu, tim CD PT RAPP membantu pembinaan pengembangan produk lanjutan dari buah nanas, sehingga hasil pemanfaatannya jauh lebih maksimal.

"Kami saat ini juga sedang melakukan pelatihan produk-produk turunan, misalnya dengan mengembangkan nanas untuk pembuatan selai nanas," tutup Zamzuli.

Tag: APRIL Group, Corporate Social Responsibility (CSR)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: APRIL/Yunaidi Joepoet

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,997.86 3,957.77
British Pound GBP 1.00 19,577.52 19,379.75
China Yuan CNY 1.00 2,157.44 2,135.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,991.59 14,842.42
Dolar Australia AUD 1.00 10,705.49 10,597.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,934.40 1,914.93
Dolar Singapura SGD 1.00 10,918.06 10,807.85
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,708.07 17,530.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.53 3,533.07
Yen Jepang JPY 100.00 14,018.69 13,877.91
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5239.250 5.798 698
2 Agriculture 1197.150 8.188 23
3 Mining 1397.826 2.228 48
4 Basic Industry and Chemicals 762.931 -1.567 80
5 Miscellanous Industry 953.200 -0.327 52
6 Consumer Goods 1931.632 16.356 58
7 Cons., Property & Real Estate 295.862 -0.799 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 889.469 5.192 78
9 Finance 1164.347 -1.003 93
10 Trade & Service 633.771 -3.745 174
No Code Prev Close Change %
1 MBAP 1,820 2,270 450 24.73
2 DVLA 2,450 3,040 590 24.08
3 KIOS 160 194 34 21.25
4 CNTX 218 250 32 14.68
5 ALTO 354 400 46 12.99
6 TRUS 284 320 36 12.68
7 PNLF 185 206 21 11.35
8 BIKA 179 199 20 11.17
9 TDPM 94 104 10 10.64
10 BMSR 53 58 5 9.43
No Code Prev Close Change %
1 GLOB 144 134 -10 -6.94
2 MREI 5,200 4,840 -360 -6.92
3 BPTR 87 81 -6 -6.90
4 SGER 262 244 -18 -6.87
5 FOOD 131 122 -9 -6.87
6 BRAM 5,100 4,750 -350 -6.86
7 EMTK 5,475 5,100 -375 -6.85
8 MSKY 1,025 955 -70 -6.83
9 PAMG 74 69 -5 -6.76
10 BOLA 163 152 -11 -6.75
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,090 1,030 -60 -5.50
2 BBRI 3,350 3,330 -20 -0.60
3 FREN 128 120 -8 -6.25
4 BBNI 5,125 5,075 -50 -0.98
5 BMTR 264 248 -16 -6.06
6 PURA 129 134 5 3.88
7 TLKM 2,950 3,010 60 2.03
8 MDKA 1,810 1,770 -40 -2.21
9 EXCL 2,430 2,610 180 7.41
10 PNLF 185 206 21 11.35