Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:53 WIB. Fakfak - Rabu (21/8) pagi kerusuhan pecah di Fakfak, kios dibakar, ATM dirusak.
  • 07:06 WIB. Facebook - Penambahan fitur privacy diperkirakan akan menurunkan revenue Facebook.
  • 06:41 WIB. Inggris - Inggris akan menunda pengumuman gubernur Bank of England sampai Brexit.
  • 00:44 WIB. AS - Apple TV+ akan dikeluarkan November sebagai pesaing NetFlix dan Amazon Prime
  • 00:27 WIB. Israel - Israel's Bar Ilan University akan bangun pusat nanotechnology dengan Chinese Academy of Sciences
  • 23:06 WIB. Italia - PM Giuseppe Conte merencanakan untuk mundur.
  • 22:47 WIB. China - Pendapatan Baidu capai 26,3M Yuan atau naik 1% (y on y)  di Q2
  • 22:33 WIB. Kredivo - Bidik konsumen e-commerce, Kredivo luncurkan fitur zero-click checkout.
  • 21:30 WIB. Maskapai - Korea Air Lines Co akan kurangi penerbangan ke Jepang beberapa bulan mendatang
  • 21:08 WIB. Otomotif - Departemen Lingkungan Hidup Korsel akan larang penjualan 8 model mobil diesel Audi, VW dan Poersche karena soal emisi
  • 20:22 WIB. Brexit - Miliarder Hong Kong nekat membeli pub Greene King senilai US$3,3 miliar di Inggris.
  • 19:48 WIB. Emas - Investor Mark Mobius menyarankan untuk membeli emas di harga berapa pun.
  • 18:14 WIB. RAPBN 2020 - Alokasi dana otonomi khusus Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat Rp 8,4 triliun.

Dua Wilayah Ini Penyumbang Terbesar Pertumbuhan Pesat OYO

Dua Wilayah Ini Penyumbang Terbesar Pertumbuhan Pesat OYO - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

OYO Hotels & Homes mengumumkan bahwa dalam enam tahun, telah mengembangkan bisnisnya di lebih dari 800 kota dengan 23.000 hotel dan 850.000 kamar. Amerika Serikat dan Eropa menjadi pasar utama penyumbang pertumbuhan pesat OYO.

Pertumbuhan pesatnya disokong oleh neraca keuangan yang sehat dengan aset perusahaan mencapai US$1,5 miliar. Akuisisi @Leisure baru-baru ini pun turut membantu OYO memperkuat kepemimpinannya di segmen rumah liburan di Eropa.

Ritesh Agarwal, Pendiri dan CEO OYO Hotels & Homes, mengatakan, "Pada enam tahun terakhir, kami telah menciptakan peluang kerja bagi lebih dari 300.000 orang di berbagai penjuru dunia, termasuk di India, China, Amerika Serikat, Britania Raya, dan kami akan terus mendukung perkembangan industri perhotelan, perjalanan, dan pariwisata di seluruh dunia."

Baca Juga: Baru 6 Tahun, OYO Sudah Punya 850 Ribu Kamar secara Global

Di Britania Raya, OYO memiliki lebih dari 85 hotel, sedangkan di Amerika Serikat ada lebih dari 68 hotel yang dikelolanya di 40 kota. Sementara di regional Asia OYO punya lebih dari 20.000 kamar di 720 hotel.

Ritesh berkata, "Kini, OYO memiliki lebih dari 850.000 kamar eksklusif di jaringan hotel kami."

Perusahaan juga mengklaim ada lebih dari 500.000 orang beristirahat di hotel OYO setiap harinya. Hal itu ikut meningkatkan keuntungan dari para hotel dan kamar yang berada di ekosistem OYO.

"Mereka dapat merasakan peningkatan okupansi sekitar 30%, peningkatan sebesar 2,5 kali lipat di profit dan RevPar (revenue per available room/pendapatan per kamar)," jelas sang pendiri.

Di China, jaringan hotel OYO telah merambah kota-kota lapis kedua hingga lapis keenam. Perusahaan itu mengklaim akan mengalokasikan 40% dari seluruh pendanaannya ke China, tepatnya senilai US$100 juta.

Baca Juga: Kelola Hampir 20.000 Kamar, OYO Siap Jadi Jaringan Hotel Nomor Satu di Indonesia

Kucuran dana itu akan difokuskan pada peningkatan pelayanan untuk pelanggan, kualitas, dan penyempurnaan sistem, selain juga untuk meningkatkan pertumbuhan, pengembangan SDM, pembangunan kompetensi, dan pengembangan infrastruktur di negara tersebut.

Asal tahu saja, OYO telah menerima sejumlah investasi dari beberapa investor kakap, seperti Airbnb, Softbank Vision Fund, Greenoak Capital, Sequoia Capital, dan Hero Enterprise.

Tag: OYO Hotels, Perhotelan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: OYO Hotels

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,821.73 3,783.66
British Pound GBP 1.00 17,391.66 17,217.94
China Yuan CNY 1.00 2,034.38 2,014.22
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,333.00 14,191.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,720.64 9,617.24
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,826.88 1,808.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,348.74 10,244.73
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,891.00 15,732.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,428.95 3,392.54
Yen Jepang JPY 100.00 13,448.11 13,313.63

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6295.738 -0.977 651
2 Agriculture 1349.159 -17.863 21
3 Mining 1600.305 -2.201 49
4 Basic Industry and Chemicals 848.690 -0.631 72
5 Miscellanous Industry 1151.944 -0.538 49
6 Consumer Goods 2425.964 18.526 53
7 Cons., Property & Real Estate 504.801 0.125 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1229.883 12.971 74
9 Finance 1260.435 -9.035 91
10 Trade & Service 788.732 -1.689 162
No Code Prev Close Change %
1 DIGI 1,685 2,000 315 18.69
2 DAYA 304 360 56 18.42
3 ARTA 340 390 50 14.71
4 VINS 96 109 13 13.54
5 JKON 478 540 62 12.97
6 FORU 89 100 11 12.36
7 COWL 200 220 20 10.00
8 CCSI 266 292 26 9.77
9 DWGL 172 188 16 9.30
10 PSDN 154 168 14 9.09
No Code Prev Close Change %
1 PDES 1,330 1,000 -330 -24.81
2 BLUE 740 635 -105 -14.19
3 FISH 2,890 2,500 -390 -13.49
4 ITIC 875 780 -95 -10.86
5 IBFN 222 202 -20 -9.01
6 APEX 575 525 -50 -8.70
7 ICON 108 99 -9 -8.33
8 ARMY 232 214 -18 -7.76
9 MKNT 57 53 -4 -7.02
10 KBLM 338 316 -22 -6.51
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 4,180 4,100 -80 -1.91
2 MDKA 5,750 5,975 225 3.91
3 MCOR 174 174 0 0.00
4 PGAS 1,995 1,920 -75 -3.76
5 TLKM 4,340 4,470 130 3.00
6 MNCN 1,275 1,260 -15 -1.18
7 ERAA 1,930 1,875 -55 -2.85
8 BTPS 3,350 3,200 -150 -4.48
9 MAMI 89 90 1 1.12
10 BMRI 7,350 7,375 25 0.34