Portal Berita Ekonomi Rabu, 11 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:11 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,98 USD/barel.
  • 12:07 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,08% di akhir sesi I.

Urusan Politik Beres, Intiland Siap Tancap Gas

Urusan Politik Beres, Intiland Siap Tancap Gas - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Emiten pengembang properti, PT Intiland Development Tbk (DILD) menyatakan jika perusahaan belum berencana untuk merevisi target pra penjualan (marketing sales) di tahun ini yang diharapkan mencapai senilai Rp2,5 triliun. 

 

Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi DILD Archied Noto Pradono mengakui jika memang di semester pertama tahun ini perseroan belum banyak membukukan marketing sales. Namun, pihaknya bakal menggenjot raihan marketing sales di paruh kedua tahun ini. 

 

“Kuartal II, masih belum terlalu bagus karena masih Juni kena lebaran dan pemilu kemarin. Kita memang gak terlalu banyak berharap di kuartal II tapi III dan IV ini. Kita akan mencapai 2,5 triliun, memang pencapaian masih rendah sampe semester I ini,” jelasnya, di Jakarta, Senin (15/7/2019). 

 

Baca Juga: Intiland Bakal Gencarkan Penjualan Properti Dekat MRT

 

Menurut Archied, perseroan masih memiliki waktu 5-6 bulan untuk mengejar penjualan. Optimisme perseroan pun didorong oleh dukungan yang diberikan oleh pemerintah kepada sektor properti. 

 

“Kita masih punya waktu 5-6 bulan kita usaha supaya tercapai. Memang ketinggalan 6 bulan ini tapi masih kita kejar angka itu. Dengan banyaknya insentif, kita akan coba angkat,” tegasnya. 

 

Archied meyakini, dengan adanya insentif yang dikeluarkan pemerintah serta ditambah dengan stabilnya kondisi politik di Tanah Air, akan kembali menggeliatkan minat masyarakat untuk membeli produk properti.

 

Baca Juga: Intiland Harap Kondisi Pasar Membaik di Semester II

 

Sebagai informasi, Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan lima kebijakan insentif di sektor properti seperti peningkatan batasan tidak kena PPN rumah sederhana sesuai daerahnya, pembebasan PPN atas rumah/ bangunan korban bencana alam dan peningkatan batas nilai hunian mewah yang dikenakan PPh dan PPNBM.

 

Selain itu, harga properti yang cenderung murah juga dirasa menjadi satu peluang bagi masyarakat untuk berbondong-bondong melakukan investasi.

 

“Tapi lebih banyak masalah psikologinya, properti ini sudah bottom up, ini kesempatan yang luar biasa untuk konsumen kita,” ucapnya. 

 

Baca Juga: Intiland Pasang Target Konservatif di Tahun Politik

 

Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 887,6 miliar pada kuartal I-2019. Angka ini tumbuh 25 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 709,2 miliar tumbuh 25,15 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 709,19 miliar.

 

Akan tetapi, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 57,08 persen dari Rp 112,78 miliar pada kuartal I 2018 menjadi Rp 48,39 miliar pada kuartal I 2019.

Baca Juga

Tag: PT Intiland Development Tbk, Emiten, Properti

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Sufri Yuliardi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,758.80 3,721.00
British Pound GBP 1.00 18,513.95 18,321.36
China Yuan CNY 1.00 2,002.52 1,982.57
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,095.13 13,954.88
Dolar Australia AUD 1.00 9,603.01 9,500.48
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,801.85 1,783.85
Dolar Singapura SGD 1.00 10,370.17 10,263.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,635.73 15,478.75
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,388.25 3,349.71
Yen Jepang JPY 100.00 12,964.62 12,834.43

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6183.505 -10.286 668
2 Agriculture 1430.432 -12.606 20
3 Mining 1490.584 14.558 50
4 Basic Industry and Chemicals 976.983 -0.489 77
5 Miscellanous Industry 1184.951 -4.213 50
6 Consumer Goods 2047.375 -14.079 56
7 Cons., Property & Real Estate 517.757 -0.597 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1121.125 -5.297 76
9 Finance 1302.596 0.766 90
10 Trade & Service 766.680 -2.198 166
No Code Prev Close Change %
1 IFII 105 178 73 69.52
2 DEAL 158 202 44 27.85
3 SOTS 187 238 51 27.27
4 OMRE 560 700 140 25.00
5 REAL 228 284 56 24.56
6 MOLI 800 995 195 24.38
7 SKRN 500 620 120 24.00
8 JSKY 197 238 41 20.81
9 DWGL 193 224 31 16.06
10 FISH 3,360 3,890 530 15.77
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 185 121 -64 -34.59
2 TFCO 670 510 -160 -23.88
3 AGAR 492 394 -98 -19.92
4 TIRA 252 202 -50 -19.84
5 PICO 4,310 3,580 -730 -16.94
6 IKAI 97 81 -16 -16.49
7 KPAL 276 234 -42 -15.22
8 PCAR 2,290 1,965 -325 -14.19
9 FILM 148 129 -19 -12.84
10 LPGI 4,100 3,600 -500 -12.20
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,505 1,465 -40 -2.66
2 IPTV 525 520 -5 -0.95
3 TCPI 5,500 5,725 225 4.09
4 TOWR 735 750 15 2.04
5 DEAL 158 202 44 27.85
6 BBRI 4,180 4,170 -10 -0.24
7 ZINC 396 410 14 3.54
8 SCMA 1,400 1,450 50 3.57
9 PPRO 74 72 -2 -2.70
10 ADRO 1,420 1,485 65 4.58