Portal Berita Ekonomi Sabtu, 24 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 00:28 WIB. Hong Kong - Memasuki minggu ke-12 ribuan demonstran membentuk rantai manusia.
  • 00:20 WIB. NKRI - Alwi Syihab: NKRI Bersyariah tidak relevan dengan Indonesia.
  • 23:52 WIB. Aceh - Partai Aceh raih suara terbanyak di DPR Aceh 2019-2024.
  • 22:07 WIB. India - Moody's turunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi India 2019 dari 6,8% jadi 6,2%
  • 20:49 WIB. Papua - Kemenkominfo perpanjang blokir internet di Papua.
  • 20:32 WIB. Google - Google Photos kini bisa pindai teks di gambar.
  • 19:54 WIB. Perang dagang - China mengenakan tarif 5% terhadap impor senilai US$75 miliar kepada AS mulai Sep.
  • 19:50 WIB. Thailand - Kemendag: Thailand telah menjadi eksportir durian terbesar di dunia
  • 19:40 WIB. Meikarta - Mantan Wagub  Jabar Deddy Mizwar diperiksa KPK Jumat (23/8) terkait izin Meikarta.
  • 19:33 WIB. Nokia - Tahun depan Nokia mau rilis ponsel 5G murah.
  • 18:22 WIB. Samsung - Samsung jual Galaxy Note serentak di 70 negara.
  • 17:52 WIB. India - Perancis akan berikan jet tempur Rafale pertama ke India pada September
  • 17:47 WIB. Wisatawan - Kunjungan wisatawan ke Maldives melebihi 1 juta pada Agustus
  • 16:41 WIB. Jepang - Yokohama resmi jadi lokasi resort yang berbasis kasino
  • 16:16 WIB. EV - LG Chem Korsel gandeng Tianqi Lithium Kwinana untuk amankan bahan utama baterai EV

Vladimir Potanin, Bos Nikel yang Sabet Gelar Orang Terkaya di Rusia

Vladimir Potanin, Bos Nikel yang Sabet Gelar Orang Terkaya di Rusia - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Nikel menjadi sumber mata pencaharian yang mumpuni. Buktinya, salah satu orang terkaya di Rusia berasal dari bisnis nikel yang ia miliki. Kekayaannya mencapai US$22 miliar atau setara dengan Rp308 triliun. Ia merupakan Vladimir Potanin.

Potanin menjabat sebagai presiden Norilsk Nickel, produsen nikel olahan terbesar di dunia. Ia tercatat mempunyai 34,6% kepemilikan di perusahaan tersebut.

Dengan kepemilikannya tersebut, Potanin berhasil meraup pendapatan US$11,7 miliar atau sekitar Rp163 triliun pada tahun 2018. Selain itu, masih di tahun yang sama, ia juga mendapatkan keuntungan lebih dari US$4 miliar atau setara Rp56 triliun dari perusahaan tersebut.

Baca Juga: Dipertanyakan Sumber Kekayaannya, Pria Ini Dapuk Gelar Orang Terkaya di Ukraina

Tidak mengherankan apabila Potanin berhasil dapuk predikat sebagai orang terkaya di Rusia. Perusahaan yang dipimpinnya itu memiliki kuasa hampir 22% produksi nikel tingkat tinggi dunia dan sekitar 40% dari komoditas paladiumnya.

Pria yang memiliki kedekatan dengan Presiden Vladimir Putin ini memperoleh kekayaannya di industri nikel setelah mempelopori program "pinjaman untuk saham" yang cukup kontroversial di Rusia. Program tersebut ialah pengusaha dan bank kaya meminjamkan uang kepada pemerintah Rusia dengan imbalan kepemilikan saham di perusahaan sumber daya alam negara itu.

Pemerintah seringkali tidak dapat membayar kembali pinjaman-pinjaman ini, hingga akhirnya perusahaan sumber daya alam berada di tangan orang-orang kaya karena utang yang tak terbayarkan oleh pemerintah Rusia. Melalui program inilah Potanin mengakuisisi Norilsk Nickel, yang kemudian menjadikannya orang terkaya di Rusia.

Baca Juga: Berkat PUBG, Pria Ini Masuk Daftar Orang Terkaya di Korea Selatan

Memiliki harta berlimpah tak membuat Potanin kikir. Ia justru dikenal sebagai salah satu dermawan, pada 2013, Potanin bergabung dengan The Giving Pledge, sebuah organisasi amal global yang dimulai pada 2010 oleh Bill dan Melinda Gates dan Warren Buffett.

"Saya benar-benar percaya bahwa kekayaan harus bekerja untuk kebaikan publik, dan oleh karena itu, saya mencoba untuk membuat kontribusi saya sendiri menuju dunia yang lebih baik, terutama menuju masa depan yang lebih baik untuk negara saya sendiri, Rusia," tulis Potanin di situs web The Giving Pledge.

Tag: Orang Terkaya, Harta Kekayaan, Rusia

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Youtube

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,818.36 3,780.40
British Pound GBP 1.00 17,524.82 17,349.62
China Yuan CNY 1.00 2,029.13 2,009.01
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,320.00 14,178.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,680.32 9,581.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,826.86 1,808.70
Dolar Singapura SGD 1.00 10,334.13 10,225.75
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,859.40 15,699.30
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,420.11 3,382.16
Yen Jepang JPY 100.00 13,444.75 13,307.68

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6255.597 16.352 650
2 Agriculture 1368.973 -5.285 21
3 Mining 1590.040 13.201 49
4 Basic Industry and Chemicals 841.616 6.098 72
5 Miscellanous Industry 1172.077 33.290 49
6 Consumer Goods 2403.300 9.451 53
7 Cons., Property & Real Estate 498.204 1.562 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.314 -8.753 74
9 Finance 1252.950 0.692 90
10 Trade & Service 785.361 -0.724 162
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 366 456 90 24.59
2 FIRE 2,100 2,440 340 16.19
3 ANDI 1,950 2,250 300 15.38
4 AKPI 412 472 60 14.56
5 POLL 3,560 4,000 440 12.36
6 KBLM 310 348 38 12.26
7 ALKA 434 486 52 11.98
8 PORT 565 630 65 11.50
9 LPLI 119 132 13 10.92
10 CCSI 292 322 30 10.27
No Code Prev Close Change %
1 AGRS 330 248 -82 -24.85
2 APEX 640 530 -110 -17.19
3 CANI 190 161 -29 -15.26
4 SSTM 500 426 -74 -14.80
5 ARTA 380 330 -50 -13.16
6 FOOD 170 151 -19 -11.18
7 NELY 155 138 -17 -10.97
8 OKAS 104 93 -11 -10.58
9 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
10 GTBO 177 159 -18 -10.17
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
2 ADRO 1,020 1,085 65 6.37
3 BBRI 4,070 4,080 10 0.25
4 MNCN 1,260 1,255 -5 -0.40
5 ASII 6,325 6,575 250 3.95
6 UNTR 19,975 20,500 525 2.63
7 TLKM 4,450 4,380 -70 -1.57
8 MAMI 89 89 0 0.00
9 BBCA 30,000 29,975 -25 -0.08
10 PGAS 1,805 1,830 25 1.39