Portal Berita Ekonomi Sabtu, 04 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:59 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Yuan pada level 7,09 CNY/USD.
  • 15:57 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,39% terhadap Dollar AS pada level 16.430 IDR/USD.
  • 15:56 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,19% pada level 23.236.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,60% pada level 2.763.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 2,51% pada level 2.391.
  • 15:54 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,13% pada level 5.418.
  • 15:53 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,01% pada level 17.820.
  • 15:51 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,03% pada level 1.725.

Wooow... Inflasi Zimbabwe Tembus 175,66 Persen

Wooow... Inflasi Zimbabwe Tembus 175,66 Persen - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Data terbaru menunjukkan bahwa inflasi tahunan Zimbabwe naik hampir dua kali lipat ke level tertinggi dalam 10 tahun terahir pada Juni sebesar 175,66 persen. Hal ini membangkitkan kekhawatiran akan tahun-tahun kekacauan ekonomi.

Sebagaimana dikutip dari laman trtworld.com, lembaga statistik ZIMSTATS mengatakan harga barang-barang pokok di Zimbabwe melonjak selama bulan ini mulai dari gula hingga minyak goreng, tak ketinggalan harga bahan bangunan yang naik 200 persen, sementara mata uang lokal turun nilainya.

Pada basis bulan ke bulan, indeks harga konsumen naik 39,26 persen dibandingkan dengan pada bulan Mei sebesar 12,54 persen, lebih kecil dari angka bulanan 50 persen yang akan menandai dimulainya hiperinflasi.

Baca Juga: Ini Sosok Orang Terkaya di Zimbabwe

Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa berjanji merevitalisasi sektor ekonomi ketika ia berkuasa pada tahun 2017 lalu setelah pemimpin veteran Robert Mugabe digulingkan dalam kudeta. Tetapi warga Zimbabwe masih terus mengalami krisis bahan bakar dan roti.

Zimbabwe telah meninggalkan dolar AS pada tahun 2009 setelah mencetak uang yang tak terkendali dan melambungkan inflasi hingga 500 miliar persen.

Pemerintah Mnangagwa mengejutkan pasar bulan lalu ketika membawa kembali mata uang nasional, yang menjadikan unit sementara sebagai satu-satunya alat tukar yang legal, kemudian menamainya dengan dolar Zimbabwe dan melarang penggunaan mata uang asing untuk transaksi lokal.

Mata uang nasional ini telah terdepresiasi sebesar 27,9 persen dan mencapai 8,77 terhadap dolar AS di money changer resmi pada hari Senin. Sementara di pasar gelap, greenback ditukar dengan 10,5 dolar Zimbabwe pada hari Senin.

Menteri Keuangan Zimbabwe, Mthuli Ncube, memperkirakan tingkat inflasi bulanan akan mulai turun pada bulan Oktober mendatang. Tetapi para analis telah memperingatkan bahwa tekanan inflasi akan tetap tinggi, terutama pada saat pemerintah harus meningkatkan impor makanan untuk mengatasi kekeringan yang parah.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: Zimbabwe

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Unsplash/Peter Kvetny

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,398.86 4,352.78
British Pound GBP 1.00 20,494.27 20,285.43
China Yuan CNY 1.00 2,336.23 2,311.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,546.32 16,381.68
Dolar Australia AUD 1.00 10,032.03 9,928.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,134.68 2,113.30
Dolar Singapura SGD 1.00 11,569.24 11,453.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,964.34 17,779.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,803.75 3,758.13
Yen Jepang JPY 100.00 15,340.55 15,185.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4623.429 91.744 687
2 Agriculture 936.003 11.914 22
3 Mining 1225.526 31.432 49
4 Basic Industry and Chemicals 652.518 51.220 78
5 Miscellanous Industry 736.691 0.113 51
6 Consumer Goods 1712.721 8.686 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.084 -0.307 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.116 22.729 79
9 Finance 990.464 18.601 92
10 Trade & Service 596.613 2.104 170
No Code Prev Close Change %
1 REAL 61 82 21 34.43
2 KOBX 67 90 23 34.33
3 BTON 130 165 35 26.92
4 DOID 109 137 28 25.69
5 KBLI 400 500 100 25.00
6 SAMF 272 340 68 25.00
7 SAPX 935 1,165 230 24.60
8 DNAR 250 310 60 24.00
9 TMAS 80 99 19 23.75
10 PJAA 480 590 110 22.92
No Code Prev Close Change %
1 SRAJ 200 186 -14 -7.00
2 KRAH 486 452 -34 -7.00
3 BBHI 86 80 -6 -6.98
4 JAST 505 470 -35 -6.93
5 HRME 535 498 -37 -6.92
6 KONI 494 460 -34 -6.88
7 POLL 9,450 8,800 -650 -6.88
8 SRTG 3,080 2,870 -210 -6.82
9 AGII 470 438 -32 -6.81
10 MAPA 1,705 1,590 -115 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,870 2,890 20 0.70
2 REAL 61 82 21 34.43
3 BRPT 830 1,000 170 20.48
4 BBCA 27,050 27,475 425 1.57
5 ELSA 181 204 23 12.71
6 MEDC 432 480 48 11.11
7 FREN 62 76 14 22.58
8 PGAS 800 800 0 0.00
9 LPPF 1,160 1,095 -65 -5.60
10 PAMG 107 104 -3 -2.80