Portal Berita Ekonomi Kamis, 22 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:43 WIB. Israel - Korsel dan Israel sepakati perdagangan bebas untuk hadapi peningkatan proteksionisme di banyak negara
  • 23:29 WIB. James Bond - 'No Time to Die' akan jadi judul film James Bond ke-25.
  • 23:17 WIB. Hyderabad - Amazon membangun kampus terbesarnya di India.
  • 23:10 WIB. Beijing - China akan memberi sanksi bagi perusahaan yang terlibat penjualan F-16 ke Taiwan.
  • 22:12 WIB. Jakarta  - Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) ditarget selesai 2020.
  • 21:51 WIB. Gojek - Kabinet Malaysia beri lampu hijau Gojek bisa mengaspal di sana.
  • 21:28 WIB. Kabinet - Meski tak ditawari menteri, PAN janji tetap dukung Jokowi.
  • 19:03 WIB. Xiaomi - Laba Xiaomi di kuartal II 2019 anjlok 87%.
  • 18:49 WIB. China - Ritel asal AS Costco akan masuk pertama kali di China dengan buka gerai di Shanghai pada 27 Agustus 
  • 18:36 WIB. EV - Beijing Taxi Association: Beijing akan operasikan sekitar 20 ribu taksi listrik pada akhir 2020
  • 18:30 WIB. Korea - DMC Media: Konsumen online di Korsel masih melihat toko offline sebagai bagian penting dari belanja
  • 16:31 WIB. Jepang - Pemerintah Jepang cabut status izin tinggal 832 WNA pada tahun 2018 (naik 2x lipat)

Nasib Dolar AS: Senjata Makan Tuan

Nasib Dolar AS: Senjata Makan Tuan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Nilai tukar dolar AS mengalami tekanan secara global pada perdagangan spot Kamis (18/07/2019). Kala pembukaan pagi tadi, dolar AS terkoreksi 0,11% terhadap rupiah, sehingga US$1 dibanderol dengan harga Rp13.960. 

Tekanan tersebut berawal ketika The Fed merilis Beige Book, laporan reguler yang berisi gambaran aktivitas ekonomi terkini dari berbagai negara bagian AS. Berdasarkan rilis tersebut, kegiatan ekonomi AS mengalami ekspansi yang terbatas, artinya berkembang namun dengan kecepatan sedang.

Baca Juga: Berharap BI Bisa Selamatkan Rupiah

"Prospek umumnya positif untuk beberapa bulan mendatang dengan ekspektasi pertumbuhan moderat yang berkelanjutan, meskipun ada kekhawatiran yang meluas tentang kemungkinan dampak negatif dari ketidakpastian terkait perdagangan," jelas The Fed, Jakarta, Kamis (18/07/2019). 

Merespons hal itu, pelaku pasar kian mendesak The Fed untuk menurunkan suku bunga acuan dalam waktu dekat ini. Sayangnya, hal itu akan menjadi 'Senjata Makan Tuan' bagi dolar AS karena jika suku bunga dipangkas secara drastis, indeks dolar AS akan tertekan dan kehilangan daya tariknya di hadapan investor. 

Baca Juga: Dolar AS Coba Balas Dendam, Rupiah Balik Melawan

Meski kini pelaku pasar masih bersikap wait and see, dampak dari wacana penurunan suku bunga terhadap pergerakan nilai tukar dolar AS sudah terlihat jelas. Nilai tukar dolar AS terkoreksi di hampir semua mata uang Asia dan dunia. 

Hingga pukul 09.35 WIB, dolar AS terkoreksi paling dalam oleh yen sebagai aset safe haven alternatif bagi investor sebesar 0,27%. Selain yen, mata uang Asia seperti dolar Singapura dan baht juga ikut menekan dolar AS masing-masing sebesar 0,10%. Rupiah juga tak mau ketinggalan dengan terapresiasi 0,09% ke level Rp13.967 per dolar AS.

Sebagai informasi, investor saat ini juga tengah menantikan pengumuman Bank Indonesia (BI) perihal kebijakan suku bunga acuan yang rencananya akan digelar hari ini, Kamis (18/07/2019). Apapun kebijakan BI tentu akan memengaruhi keputusan pelaku pasar terhadap kegiatan investasi dalam aset-aset keuangan berbasis rupiah.

Tag: Dolar Amerika Serikat (AS), Rupiah

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,820.93 3,782.86
British Pound GBP 1.00 17,441.04 17,266.80
China Yuan CNY 1.00 2,034.56 2,014.40
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,330.00 14,188.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,718.61 9,620.88
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,827.15 1,808.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,354.05 10,249.96
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,904.87 15,745.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,435.63 3,398.32
Yen Jepang JPY 100.00 13,462.98 13,325.82

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6252.967 -42.771 651
2 Agriculture 1352.538 3.379 21
3 Mining 1594.204 -6.101 49
4 Basic Industry and Chemicals 839.668 -9.022 72
5 Miscellanous Industry 1141.967 -9.977 49
6 Consumer Goods 2401.664 -24.300 53
7 Cons., Property & Real Estate 504.990 0.189 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1224.736 -5.147 74
9 Finance 1248.608 -11.827 91
10 Trade & Service 790.366 1.634 162
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 665 830 165 24.81
2 KOTA 404 490 86 21.29
3 JIHD 525 630 105 20.00
4 KONI 500 595 95 19.00
5 MKNT 53 62 9 16.98
6 POLY 69 78 9 13.04
7 TFCO 620 695 75 12.10
8 ARKA 1,280 1,425 145 11.33
9 MTPS 1,500 1,655 155 10.33
10 PDES 1,000 1,100 100 10.00
No Code Prev Close Change %
1 FMII 560 424 -136 -24.29
2 PCAR 1,665 1,500 -165 -9.91
3 POLI 850 775 -75 -8.82
4 VINS 109 101 -8 -7.34
5 MEGA 6,200 5,775 -425 -6.85
6 PAMG 193 181 -12 -6.22
7 TBMS 810 760 -50 -6.17
8 ERTX 120 113 -7 -5.83
9 MTRA 350 330 -20 -5.71
10 EAST 212 200 -12 -5.66
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 134 143 9 6.72
2 IPTV 224 224 0 0.00
3 BBRI 4,100 4,050 -50 -1.22
4 MNCN 1,260 1,295 35 2.78
5 ERAA 1,875 1,835 -40 -2.13
6 MDKA 5,975 6,100 125 2.09
7 TLKM 4,470 4,410 -60 -1.34
8 ANTM 1,050 1,070 20 1.90
9 PGAS 1,920 1,870 -50 -2.60
10 ASII 6,425 6,350 -75 -1.17