Portal Berita Ekonomi Kamis, 22 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:07 WIB. Kupang - Jokowi bagikan 2.706 sertifikat gratis di NTT.
  • 07:52 WIB. Google - Google tambah kemampuan koreksi bahasa ke Gmail.
  • 07:21 WIB. XL - XL harus rogoh kocek Rp569 miliar buat blokir ponsel BM.
  • 06:43 WIB. Brexit - Prancis memperkirakan akan terjadi 'no deal Brexit'
  • 06:23 WIB. Mandiri - Mandiri akan mengembangkan ekosistem untuk mengoptimalisasi usaha kopi.
  • 06:14 WIB. Amazon - Di Indian Amazon sudah mempekerjakan 62.000 orang.
  • 23:43 WIB. Israel - Korsel dan Israel sepakati perdagangan bebas untuk hadapi peningkatan proteksionisme di banyak negara
  • 23:17 WIB. Hyderabad - Amazon membangun kampus terbesarnya di India.
  • 23:10 WIB. Beijing - China akan memberi sanksi bagi perusahaan yang terlibat penjualan F-16 ke Taiwan.
  • 21:51 WIB. Gojek - Kabinet Malaysia beri lampu hijau Gojek bisa mengaspal di sana.

Jokowi Minta Dana Pinjaman Naik, PNM Jawab Lewat Mekaar Plus

Jokowi Minta Dana Pinjaman Naik, PNM Jawab Lewat Mekaar Plus - Warta Ekonomi
WE Online, Bukittinggi -

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) segera meluncurkan program lanjutan dari Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), yaitu Mekaar Plus pada 1 Agustus 2019 mendatang. 

Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi menjelaskan, program Mekaar yang sebelumnya hanya memberikan pinjaman kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebesar Rp2,5 juta hingga Rp5 juta. Tetapi, pada program Mekaar Plus, PNM memberikan pinjaman sebesar Rp10 juta-Rp15 juta.

Hal tersebut dikatakan, sekaligus menjawab harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang meminta pinjaman dana bagi nasabah Mekaar untuk ditingkatkan.

"Program Mekaar Plus ini merupakan jawaban dari permintaan Presiden Joko Widodo yang berharap para peserta program Mekaar yang dapat pinjaman Rp2 juta, bisa naik lagi pinjamannya, kemudian pindah kelas naik ke Kredit Usaha Rakyat (KUR). Oleh karenanya, Mekaar Plus ini memberikan pinjaman Rp10 juta-Rp15 juta," katanya kepada wartawan di Bukittinggi, Rabu (17/7/2019) malam.

Baca Juga: Disuntik Dana dari PNM, Aset BPRS Haji Miskin Meroket

Sambungnya, "Program Mekaar kan sudah tahun ke-4, maka kami siapkan program Mekaar Plus sehingga bisa meningkatkan usaha para nasabah Mekaar. Pinjaman dalam Mekaar Plus ini tanpa jaminan anggunan dan program ini dijalankan dengan metode tanggung renteng dan angsuran disetorkan dalam pertemuan mingguan kelompok. Kami akan melihat prospek usaha nasabah sehingga bisa mengembalikan pembiayaan yang diterima."

Lanjutnya, terkait program Mekaar Plus ini, ia menargetkan hingga akhir 2019 terdapat sekitar 100.000 nasabah.

Tambahnya, hingga Juni 2019 nasabah yang tergabung dalam Mekaar mencapai 4,833 juta orang. Sementara nasabah Unit Layanan Modal Mikro (UlaMM) mencapai 71.000 orang.

Lebih lanjut, ia berharap hingga akhir tahun ini, nasabah Mekkar meningkat menjadi 6 juta nasabah dari realisasi akhir 2018 sebesar 4,06 juta orang. 

"Sementara pada 2020, PNM menargetkan nasabah Mekaar mencapai 7,9 juta orang, dan meningkat lagi menjadi 8,9 juta pada 2021, 9,5 juta orang pada 2022, serta 10 juta orang 2023," katanya lagi.

Khusus di Sumatera Barat (Sumbar), tambahnya, 46 kantor yang melayani 101.000 nasabah terdiri dari 98.800 nasabah Mekaar dan 1.248 nasabah UlaMM.

Selain itu, ia mengatakan, naiknya jumlah nasabah Mekaar ini sejalan dengan keinginan pemerintah untuk menjangkau lebih banyak keluarga prasejahtera untuk mendapatkan pembiayaan.

Baca Juga: Kunjungi Magetan, Jokowi Tinjau Emak-Emak Nasabah Program Mekaar

"Visi PNM selain memberikan pembiayaan, kami juga melakukan pendampingan. Selain membantu secara individual, PNM juga membantu jejaring bisnis antara nasabah Mekaar dan UlaMM," jelasnya.

Terkait pembiayaan, ia mengatakan pada periode Januari-Juni 2019, PNM telah menyalurkan sebanyak Rp7,7 triliun untuk nasabah Mekaar dan sebesar Rp1,9 triliun untuk nasabah UlaMM, sehingga totalnya mencapai Rp9,73 triliun.

"Per hari ini (17 Juli 2019) pembiayaan nasabah UlaMM sudah Rp8,8 triliun, dan hingga akhir 2019, PNM menargetkan penyaluran pembiayaan sekitar Rp14 triliun," tutupnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan para peserta Program Mekaar yang dapat pinjaman Rp2 juta, bisa naik Rp3 juta, naik Rp4 juta, naik lagi Rp6 juta.

"Naik kelas, bisa Rp10 juta, bisa Rp25 juta, bisa Rp500 juta, kalau misalnya semakin gede, ya tambah enggak apa-apa. Yang paling penting disiplin, jujur, dan mencicil," tuturnya saat meninjau pelaksanaan program Mekaar di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/1/2019).

Tag: PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM), Program Mekaar, Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Vicky Fadil

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Wahyu Putro A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,820.93 3,782.86
British Pound GBP 1.00 17,441.04 17,266.80
China Yuan CNY 1.00 2,034.56 2,014.40
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,330.00 14,188.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,718.61 9,620.88
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,827.15 1,808.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,354.05 10,249.96
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,904.87 15,745.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,435.63 3,398.32
Yen Jepang JPY 100.00 13,462.98 13,325.82

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6252.967 -42.771 651
2 Agriculture 1352.538 3.379 21
3 Mining 1594.204 -6.101 49
4 Basic Industry and Chemicals 839.668 -9.022 72
5 Miscellanous Industry 1141.967 -9.977 49
6 Consumer Goods 2401.664 -24.300 53
7 Cons., Property & Real Estate 504.990 0.189 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1224.736 -5.147 74
9 Finance 1248.608 -11.827 91
10 Trade & Service 790.366 1.634 162
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 665 830 165 24.81
2 KOTA 404 490 86 21.29
3 JIHD 525 630 105 20.00
4 KONI 500 595 95 19.00
5 MKNT 53 62 9 16.98
6 POLY 69 78 9 13.04
7 TFCO 620 695 75 12.10
8 ARKA 1,280 1,425 145 11.33
9 MTPS 1,500 1,655 155 10.33
10 PDES 1,000 1,100 100 10.00
No Code Prev Close Change %
1 FMII 560 424 -136 -24.29
2 PCAR 1,665 1,500 -165 -9.91
3 POLI 850 775 -75 -8.82
4 VINS 109 101 -8 -7.34
5 MEGA 6,200 5,775 -425 -6.85
6 PAMG 193 181 -12 -6.22
7 TBMS 810 760 -50 -6.17
8 ERTX 120 113 -7 -5.83
9 MTRA 350 330 -20 -5.71
10 EAST 212 200 -12 -5.66
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 134 143 9 6.72
2 IPTV 224 224 0 0.00
3 BBRI 4,100 4,050 -50 -1.22
4 MNCN 1,260 1,295 35 2.78
5 ERAA 1,875 1,835 -40 -2.13
6 MDKA 5,975 6,100 125 2.09
7 TLKM 4,470 4,410 -60 -1.34
8 ANTM 1,050 1,070 20 1.90
9 PGAS 1,920 1,870 -50 -2.60
10 ASII 6,425 6,350 -75 -1.17