Portal Berita Ekonomi Sabtu, 04 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:59 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Yuan pada level 7,09 CNY/USD.
  • 15:57 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,39% terhadap Dollar AS pada level 16.430 IDR/USD.
  • 15:56 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,19% pada level 23.236.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,60% pada level 2.763.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 2,51% pada level 2.391.
  • 15:54 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,13% pada level 5.418.
  • 15:53 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,01% pada level 17.820.
  • 15:51 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,03% pada level 1.725.

Go-Jek dan Astra Akhirnya Rilis Joint Venture, Namanya....

Go-Jek dan Astra Akhirnya Rilis Joint Venture, Namanya.... - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Menindaklanjuti penandatanganan pembentukan perusahaan patungan (joint venture) pada Maret 2019, Go-Jek dan PT Astra Internasional Tbk akhirnya meluncurkan layanan mobilitas roda empat bermerek GoFleet di gelaran GIIAS 2019, Kamis (18/7/2019).

Secara bertahap, ribuan unit kendaraan GoFleet akan mulai dioperasikan untuk digunakan oleh mitra pengemudi di wilayah Jabodetabek. Setelah itu, rencananya layanan tersebut akan mengaspal ke kota-kota lain di Indonesia.

"GoFleet merupakan tindak lanjut dari kemitraan strategis antara Astra dan Go-Jek yang dimulai sejak investasi kami di perusahaan teknologi tersebut pada Februari 2018," ujar Presiden Direktur Astra, Prijono Sugiarto di ICE BSD, Tangerang.

Baca Juga: Go-Jek Tawarkan Asuransi Buat Jamin Tiket Pesawat

Secara umum, calon mitra atau mitra pengemudi Go-Car dapat menyicil mobil sekaligus mengoperasikannya untuk mencari penghasilan. Lebih lanjut, terdapat layanan perawatan, perbaikan, perlindungan asuransi, serta monetisasi kendaraan lewat pemasangan iklan.

CEO Go-Jek, Nadiem Makarim pun menyampaikan, "Peluncuran GoFleet menjadi perwujudan kolaborasi dan perpaduan kekuatan dua karya anak bangsa terdepan untuk terus memajukan ekonomi digital Indonesia di mata dunia.”

Saat ini, penetrasi industri berbagi tumpangan di Indonesia diperkirakan masih berada pada kisaran 2%-3% dari populasi. Padahal, penetrasi industri itu telah mencapai 14% di China. Bila dilihat dari segi populasi dan ruang, tentu penetrasi ekonomi digital Indonesia memiliki potensi untuk terus bertumbuh.

Baca Juga: Setelah Mitsubishi dan Bank Thailand, Go-Jek Kedatangan Investor Baru

Aplikasi Go-Jek pertama kali mengudara pada Januari 2015 untuk para pelanggan di Indonesia. Saat ini, Grup Go-Jek sudah mengaspal di 204 kota yang tersebar di lima negara Asia Tenggara.

Per Desember 2018, aplikasi dan ekosistem Go-Jek telah memiliki lebih dari 130 juta pengguna, 2 juta mitra pengemudi, sekitar 400.000 mitra penjual, dan lebih dari 60.000 penyedia layanan di wilayah regional itu.

Sementara itu, dengan model bisnis berbasis sinergi dan diversifikasi, Astra telah mengembangkan bisnis hingga mencakup: Otomotif; Jasa Keuangan; Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi & Energi; Agribisnis; Infrastruktur dan Logistik; Teknologi Informasi; dan Properti.

Operasional bisnis itu dikelola melalui lebih dari 230 anak perusahaan, ventura bersama dan entitas asosiasi, serta didukung oleh lebih dari 225.000 karyawan per Juni 2019.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: PT Go-Jek Indonesia, PT Astra International Tbk

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Kumairoh

Foto: Tanayastri Dini Isna

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,398.86 4,352.78
British Pound GBP 1.00 20,494.27 20,285.43
China Yuan CNY 1.00 2,336.23 2,311.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,546.32 16,381.68
Dolar Australia AUD 1.00 10,032.03 9,928.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,134.68 2,113.30
Dolar Singapura SGD 1.00 11,569.24 11,453.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,964.34 17,779.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,803.75 3,758.13
Yen Jepang JPY 100.00 15,340.55 15,185.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4623.429 91.744 687
2 Agriculture 936.003 11.914 22
3 Mining 1225.526 31.432 49
4 Basic Industry and Chemicals 652.518 51.220 78
5 Miscellanous Industry 736.691 0.113 51
6 Consumer Goods 1712.721 8.686 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.084 -0.307 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.116 22.729 79
9 Finance 990.464 18.601 92
10 Trade & Service 596.613 2.104 170
No Code Prev Close Change %
1 REAL 61 82 21 34.43
2 KOBX 67 90 23 34.33
3 BTON 130 165 35 26.92
4 DOID 109 137 28 25.69
5 KBLI 400 500 100 25.00
6 SAMF 272 340 68 25.00
7 SAPX 935 1,165 230 24.60
8 DNAR 250 310 60 24.00
9 TMAS 80 99 19 23.75
10 PJAA 480 590 110 22.92
No Code Prev Close Change %
1 SRAJ 200 186 -14 -7.00
2 KRAH 486 452 -34 -7.00
3 BBHI 86 80 -6 -6.98
4 JAST 505 470 -35 -6.93
5 HRME 535 498 -37 -6.92
6 KONI 494 460 -34 -6.88
7 POLL 9,450 8,800 -650 -6.88
8 SRTG 3,080 2,870 -210 -6.82
9 AGII 470 438 -32 -6.81
10 MAPA 1,705 1,590 -115 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,870 2,890 20 0.70
2 REAL 61 82 21 34.43
3 BRPT 830 1,000 170 20.48
4 BBCA 27,050 27,475 425 1.57
5 ELSA 181 204 23 12.71
6 MEDC 432 480 48 11.11
7 FREN 62 76 14 22.58
8 PGAS 800 800 0 0.00
9 LPPF 1,160 1,095 -65 -5.60
10 PAMG 107 104 -3 -2.80