Portal Berita Ekonomi Kamis, 16 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 2,00% pada level 24.970.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,82% pada level 2.183.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,76% pada level 22.770.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 4,50% pada level 3.210.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,88% pada level 2.625.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,78% pada level 6.243.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,15% terhadap Yuan pada level 6,99 CNY/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,26% terhadap Dollar AS pada level 14.625 IDR/USD.

Setelah Diskon Hakim, Korban Kanker Monsanto Dapat Ganti Rugi US$25 Juta

Setelah Diskon Hakim, Korban Kanker Monsanto Dapat Ganti Rugi US$25 Juta
WE Online, Jakarta -

Seorang hakim Federal AS telah mengurangi ganti rugi yang diperintahkan Juri Monsanto untuk membayar korban kanker California menjadi sebesar US$25 juta, dari sebelumnya US$80 juta, sebagaimana dikutip Warta Ekonomi dari rt.com, CNN, dw.com, dan beberapa sumber lainnya.

Hakim Vince Chhabria mengatakan, dia diharuskan mengurangi ganti rugi hukuman karena jumlahnya telah melampaui batas konstitusi yang ditetapkan oleh Mahkamah Agung AS.

Menurutnya, ganti rugi yang lebih tinggi "tidak diizinkan secara konstitusional" karena hal itu membutuhkan hampir 15 kali lipat dari ganti rugi sesungguhnya.

Namun, dia menambahkan bahwa Monsanto "pantas dihukum". Dia juga menulis dalam putusannya bahwa "bukti yang disajikan di persidangan tentang perilaku Monsanto memperlihatkan kurangnya kekhawatiran tentang risiko bahwa produknya mungkin bersifat karsinogenik."

"Meskipun bertahun-tahun klaim dari komunitas ilmiah bahwa Roundup (herbisida yang digunakan untuk membasmi hama di kebun) menyebabkan NHL (limfoma non-hodgkin), Monsanto menyajikan sedikit bukti yang menunjukkan bahwa pihaknya tertarik untuk memahami dasar dari klaim tersebut," ujar Chhabria.

Baca Juga: Dukung Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia 2045, Bayer Hadirkan Solusi Pertanian Inovatif 

"Sementara Monsanto berulang kali menegaskan bahwa produk itu aman. Bukti di persidangan melukiskan gambaran perusahaan yang berfokus pada menyerang atau merusak orang-orang yang menyampaikan kekhawatirannya, dengan mengesampingkan diri untuk menjadi wasit yang objektif terkait keselamatan Roundup," tambahnya.

Dia juga mencatat tidak ada bukti bahwa Monsanto benar-benar menyembunyikan bukti dari Badan Perlindungan Lingkungan (EPA).

Pada Maret, juri menemukan bahwa glifosat kemungkinan merupakan penyebab diagnosis Edwin Hardeman yang berusia 70 tahun untuk limfoma non-hodgkin yang dideritanya. Hardeman didiagnosis pada 2014, setelah menyemprotkan Roundup di propertinya selama beberapa dekade. 

Juri memberinya US$200.000 untuk kerugian ekonomi, US$3 juta untuk kesakitan dan penderitaan di masa lalu, US$2 juta untuk tekanan emosional di tahun-tahun mendatang, dan US$75 juta dalam kerusakan hukuman.

Baca Juga: Obesitas atau Rokok, Mana yang Lebih Berbahaya Picu Kanker?

Hardeman dapat mengajukan banding atas keputusan hakim yang mengurangi putusan ganti rugi, yang oleh salah seorang pengacaranya disebut sebagai "kesalahan yang dapat dibalikkan".

Hardeman adalah salah satu dari 13.400 penggugat yang menggugat Monsanto dan pemiliknya, Bayer atas Roundup, dengan mengatakan bahwa bahan aktif herbisida dan glifosat tidak aman.

Bayer, yang membeli Monsanto tahun lalu senilai US$63 miliar, menyebut keputusan Chhabria sebagai "langkah ke arah yang benar", ia juga menambahkan bahwa pihaknya masih berencana untuk mengajukan banding.

Baca Juga

Tag: Kanker, Bayer AG

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Rawpixel

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,920.85 3,881.43
British Pound GBP 1.00 18,471.15 18,280.08
China Yuan CNY 1.00 2,102.27 2,080.16
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,705.16 14,558.84
Dolar Australia AUD 1.00 10,271.55 10,166.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,896.80 1,877.74
Dolar Singapura SGD 1.00 10,566.33 10,457.43
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,769.76 16,597.08
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,449.49 3,411.16
Yen Jepang JPY 100.00 13,749.57 13,608.94
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5098.374 22.576 696
2 Agriculture 1104.248 -7.049 23
3 Mining 1291.177 -5.626 48
4 Basic Industry and Chemicals 779.493 2.164 80
5 Miscellanous Industry 930.148 11.865 52
6 Consumer Goods 1876.311 46.088 57
7 Cons., Property & Real Estate 313.113 -2.544 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 894.119 4.368 78
9 Finance 1111.213 -1.708 93
10 Trade & Service 603.737 -1.454 173
No Code Prev Close Change %
1 WIIM 192 258 66 34.38
2 WOWS 63 77 14 22.22
3 PORT 466 565 99 21.24
4 HDFA 159 187 28 17.61
5 BLTZ 3,100 3,600 500 16.13
6 DPUM 68 78 10 14.71
7 PRAS 111 127 16 14.41
8 MERK 3,500 3,940 440 12.57
9 TCPI 3,400 3,770 370 10.88
10 PGLI 226 250 24 10.62
No Code Prev Close Change %
1 DART 258 240 -18 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 JIHD 650 605 -45 -6.92
4 ENVY 130 121 -9 -6.92
5 JMAS 232 216 -16 -6.90
6 SMMA 17,800 16,575 -1,225 -6.88
7 ABMM 1,310 1,220 -90 -6.87
8 NIKL 585 545 -40 -6.84
9 TARA 161 150 -11 -6.83
10 ESTI 59 55 -4 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 PURA 122 118 -4 -3.28
2 TOWR 1,055 1,065 10 0.95
3 HMSP 1,705 1,850 145 8.50
4 KRAS 360 376 16 4.44
5 TCPI 3,400 3,770 370 10.88
6 BBRI 3,130 3,140 10 0.32
7 MEDC 472 488 16 3.39
8 WIIM 192 258 66 34.38
9 BRIS 490 492 2 0.41
10 GIAA 258 264 6 2.33