Portal Berita Ekonomi Rabu, 23 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,04% di akhir sesi I.
  • 08:57 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,02% di awal sesi I.
  • 08:38 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka negatif 0,05% pada level 26.771
  • 08:37 WIB. Bursa - Indeks Strait Times dibuka negatif 0,28% pada level 3.151
  • 08:12 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,04% terhadap Dollar AS pada level Rp 14.035 per US$
  • 07:59 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,46 US$/barel
  • 07:58 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 54,16 US$/barel
  • 07:57 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.489 US$/troy ounce
  • 07:56 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,11% terhadap Yen pada level 108,37 Yen/US$
  • 07:55 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,01% terhadap Poundsterling pada level 1,2871 US$/Pound
  • 07:53 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Euro pada level 1,1129 US$/Euro
  • 07:27 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka positif 0,26% pada level 22.603
  • 07:25 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 0,21% pada level 2.084
  • 07:23 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 0,36% pada level 2.995
  • 07:22 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup 0,15% pada level 26.788

Harga Kopra Anjlok, KPPU Ajak Pemkab Asahan Cari Solusi

Harga Kopra Anjlok, KPPU Ajak Pemkab Asahan Cari Solusi - Warta Ekonomi
WE Online, Medan -

Menindaklanjuti penelitian inisiatif KPPU dan keluhan petani kelapa terhadap anjloknya harga kopra, Kanwil I KPPU mengajak petani kelapa, pelaku usaha di sektor industri tepung kelapa, Pemerintah Kabupaten Asahan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk duduk bersama membahas persoalan perdagangan kelapa dan tepung kelapa di Kabupaten Asahan.

Pertemuan tersebut dilaksanakan di aula kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dengan dipimpin langsung oleh Kakanwil I KPPU Ramli Simanjuntak dan Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Kabupaten Asahan Darwin Idris. Kegiatan dihadiri oleh Asosiasi Petani Kelapa Kabupaten Asahan, Pabrik Tepung Kelapa, Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, Koperindag Kabupaten Asahan, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Asahan, Dinas Pertanian Provinsi Sumatera, Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Utara, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Utara.

Darwin Idris menyambut baik dan positif atas langkah inisiatif KPPU melaksanakan pertemuan antara petani kelapa, pelaku usaha dan stakeholder.  Melalui pertemuan ini Darwin berharap KPPU dapat memberikan saran terhadap perdagangan kelapa dan tepung kelapa di Kab. Asahan, sehingga petani kelapa dan pelaku usaha sama-sama mendapatkan keuntungan.

Dalam pertemuan tersebut, Ramli menyampaikan salah satu masalah dalam pemasaran kelapa adalah kecilnya persentase harga yang diterima petani berbanding dengan harga yang dibayar konsumen, sehingga harga yang rendah di tingkat petani akan menyebabkan menurunnya minat petani untuk meningkatkan produksinya dan harga yang tinggi di tingkat konsumen menyebabkan konsumen akan mengurangi konsumsi.

Baca Juga: Diduga Monopoli Parkir, PPPI Minta KPPU Tegas dan Cegah Praktek Aplikasi OVO

Baca Juga: Menteri Rini Mangkir dari Panggilan KPPU

"Berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan KPPU telah tergambar secara jelas bagaimana struktur pasar di tingkat petani, pengumpul, pedagang besar, agen dan rantai distribusi di atasnya. Pada umumnya petani memasarkan kelapa melalui pedagang pengumpul/ atau agen yang kemudian mendistribusikannya ke pabrik pengolahan tepung kelapa," katanya, Kamis (25/7/2019).

Terbatasnya jumlah pabrikan yang berlokasi disekitar Kabupaten Asahan dan Tj, Balai memungkinkan pabrikan dapat mengendalikan harga pembelian kelapa karena petani kelapa memiliki posisi tawar yang rendah.

Ketua Asosiasi Petani Kopra, Ahmad Syafii menambahkan, dari tahun 1970 Kabupaten Asahan adalah sentra kelapa terbesar di Sumatera Utara, dimana pada saat itu petani memiliki hubungan yang erat dengan pabrik sebagai rekan bisnis yang saling meguntungkan. Namun hal yang terjadi saat ini berbalik dari keadaan sebelumnya, dimana saat ini banyaknya jumlah pasokan kelapa yang masuk dari luar Kab. Asahan membuat daya beli pabrikan menjadi rendah terhadap petani kelapa di Kab. Asahan, ditambah lagi harga beli kelapa ditingkat pengepul sangat rendah sehingga membuat petani tidak berdaya dengan kondisi yang sedang terjadi saat ini. 

Para stakeholder yang hadir juga menyampaikan dukungan atas saran yang telah disampaikan oleh KPPU, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi akan bersinergi untuk membangkitkan kembali daya jual petani kelapa di Kab. Asahan. 

Pemprov akan mendukung baik dalam program pembinaan petani, peningkatan kualitas maupun pemberian pinjaman usaha tani. Dalam hal kemitraan, Pemerintah Kabupaten akan mencoba membentuk KUD di desa maupun kecamatan yang menjadi sentra kelapa di Kab. Asahan. 

Baca Juga

Tag: Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Kopra

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Vicky Fadil

Foto: Khairunnisak Lubis

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,765.06 3,727.40
British Pound GBP 1.00 18,152.87 17,970.86
China Yuan CNY 1.00 1,993.57 1,972.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,121.25 13,980.75
Dolar Australia AUD 1.00 9,663.17 9,560.04
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.81 1,782.71
Dolar Singapura SGD 1.00 10,352.82 10,246.06
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,705.65 15,545.20
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,369.82 3,333.91
Yen Jepang JPY 100.00 13,035.40 12,904.51

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6225.497 26.510 659
2 Agriculture 1332.891 -2.425 20
3 Mining 1590.141 -0.785 48
4 Basic Industry and Chemicals 925.305 17.446 74
5 Miscellanous Industry 1203.327 2.887 50
6 Consumer Goods 2101.126 -17.473 54
7 Cons., Property & Real Estate 509.572 2.077 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1214.902 6.189 75
9 Finance 1270.661 9.673 90
10 Trade & Service 809.357 1.928 166
No Code Prev Close Change %
1 MKNT 50 59 9 18.00
2 CASS 545 630 85 15.60
3 ISAT 3,090 3,390 300 9.71
4 AUTO 1,140 1,240 100 8.77
5 ALKA 440 478 38 8.64
6 POOL 1,790 1,940 150 8.38
7 CCSI 282 304 22 7.80
8 TELE 338 364 26 7.69
9 NZIA 1,200 1,290 90 7.50
10 BRPT 935 1,005 70 7.49
No Code Prev Close Change %
1 OPMS 230 189 -41 -17.83
2 LPLI 127 110 -17 -13.39
3 TIRA 254 224 -30 -11.81
4 OKAS 218 194 -24 -11.01
5 JSPT 950 850 -100 -10.53
6 POLU 2,440 2,200 -240 -9.84
7 KRAH 1,150 1,050 -100 -8.70
8 PSDN 165 151 -14 -8.48
9 GLOB 454 420 -34 -7.49
10 IGAR 318 298 -20 -6.29
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 236 236 0 0.00
2 TCPI 6,125 6,125 0 0.00
3 MNCN 1,325 1,335 10 0.75
4 ABBA 218 214 -4 -1.83
5 MKNT 50 59 9 18.00
6 OPMS 230 189 -41 -17.83
7 KPIG 137 137 0 0.00
8 HMSP 2,200 2,120 -80 -3.64
9 BRPT 935 1,005 70 7.49
10 ISAT 3,090 3,390 300 9.71