Portal Berita Ekonomi Rabu, 13 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:31 WIB. Valas - Dollar melemah 0,01% terhadap Poundsterling pada level 1,2846 USD/Pound
  • 13:30 WIB. Valas - Dollar melemah 0,03% terhadap Euro pada level 1,1012 USD/Euro
  • 13:29 WIB. Valas - Dollar menguat 0,05% terhadap Yen pada level 109,06 Yen/USD
  • 13:28 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.462 USD/troy ounce
  • 13:28 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 61,74 USD/barel
  • 13:17 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 56,55 USD/barel
  • 12:02 WIB. IHSG - IHSG melemah -0,33% di akhir sesi I.

Era Digital, Lembaga Remitansi Bisa Percepat Inklusi Keuangan

Era Digital, Lembaga Remitansi Bisa Percepat Inklusi Keuangan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kehadiran Lembaga Keuangan Non Bank (LKNB) di Indonesia, seperti agen-agen remitansi dan layanan uang & dompet digital telah mengisi kekosongan di segmen unbanked dan under banked. Sebagai contoh, tahun 2018 lalu, industri remitansi sendiri mencapai us$8,9 miliar (tumbuh 24,7 persen), membuat Indonesia masuk ke dalam daftar sepuluh besar penerima remitansi di Asia. Industri remitansi hanya satu contoh. Persoalannya sekarang, siapa yang dapat mendorong inklusi keuangan lebih jauh?

Founder KOKU, Calvin Go menyatakan meski saat ini banyak LKNB berkolaborasi dengan pemain-pemain fintech dan teknologi baru, nyatanya mereka mengalami kesulitan untuk  keluar dari silo sebelum ada kolaborasi tersebut. Artinya, sebelum peluang-peluang bisnis terbuka karena kolaborasi dengan fintech, lembaga-lembaga ini hanya beroperasi secara satu dimensi saja. 

“Dengan memanfaatkan teknologi, mereka mampu untuk menyediakan penawaran-penawaran pertama secara digital yang menumbuhkan kemampuan untuk memperluas dan menaikkan operasional bisnis mereka,” kata dia kepada Warta Ekonomi, belum lama ini.

Baca Juga: Dompet Digital Belum Ganggu Likuiditas Perbankan

Di Indonesia, sekitar 52% dari populasi tetap tak tersentuh layanan perbankan. Ini membuka peluang bagi LKNB untuk mewujudkan janji mereka dalam memperluas inklusi keuangan. Dengan memanfaatkan teknologi, LKNB menyediakan pengalaman keuangan berbasis digital yang mulus dan mudah bagi individu di populasi masyarakat yang belum terlayani. Dengan demikian nilai bersih inklusi keuangan dapat terjaring lebih jauh lagi. 

“Misalnya, Indonesia terdiri dari 17.500 pulau dan di pulau Jawa saja terdapat 60 persen populasi dan jaringan keuangan yang mapan, sementara pulau-pulau lain di Indonesia belum sepenuhnya menikmati manfaat dari jasa keuangan,” tambah dia. 

Saat ini, Indonesia sudah tidak asing lagi dengan pemain di jagat remitansi yang bergerak di tepian dalam menjalankan keuangan – bermitra dengan raksasa teknologi Go-Jek dan Doku sebagai contoh yang tepat. Walau demikian, sebagian besar kemitraan baru datang dari perusahaan Unicorn teknologi, yaitu Grab. Menggandeng platform pembayaran digital Indonesia OVO, layanan remintansi GrabPay milik Grab memungkinkan masyarakat, baik yang terjangkau perbankan ataupun tidak, dapat bertransaksi secara instan dan aman. 

Baca Juga: Remitansi Jalankan Perekonomian, Moratorium Pengiriman TKI Mesti Dievaluasi

“Era digital untuk IKNB menandakan perubahan besar di industri remitansi Indonesia. Populasi yang belum terlayani, baik di dalam maupun di luar negeri, berhak mendapatakan kedekatan dengan layanan keuangan, tanpa terhalangi faktor-faktor di luar kendali mereka. Ini saatnya para pemain remitansi mendefinisikan kembali industry remitansi di Indonesia,” kata dia. 

Dengan contoh-contoh tersebut, terbukti bahwa teknologi membantu menurunkan beban biaya dalam menjaring pelanggan, yang sebelumnya merupakan hambatan bagi masyarakat yang tak terjangkau perbankan dalam mendapatkan akses ke jasa keuangan. Inklusi keuangan bukan tugas IKNB semata, dan sudah banyak inovasi yang dikembangkan oleh baik para pemain remitansi lama maupun baru, di dunia keuangan secara global dan regional. 

Baca Juga: Bank Royal Jadi Pesaing Fintech P2P Lending? Begini Kata Bos BCA!

Pada level global, lembaga remitansi terbesar, Western Union, meluncurkan aplikasi remitansi yang memungkinkan pembayaran ke rekening bank dan dompet mobile lintas batas negara. Sudah banyak contoh juga kolaborasi untuk mengembangkan kategori ini di kawasan Asia Tenggara. Contohnya, diluncurkannya Liquidpay dan Kashmi di Singapura, dan Omise di Thailand. 

“Pada dasarnya, dengan hambatan dan biaya yang berkurang dan hilang karena teknologi, LKNB kini berada pada posisi sebagai agen perubahan di Indonesia – untuk membuka dan menyediakan kemampuan akses keuangan bagi masyarakat yang tak terjangkau bank, dan membawa mereka semakin dekat kepada inklusi keuangan,” kata Calvin. 

Baca Juga

Tag: Lembaga Keuangan Non Bank (LKNB), Inklusi Keuangan

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Kumairoh

Foto: Pitchbook

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.88 3,736.13
British Pound GBP 1.00 18,188.68 17,999.29
China Yuan CNY 1.00 2,015.12 1,994.84
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,152.41 14,011.59
Dolar Australia AUD 1.00 9,674.59 9,576.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.44 1,789.38
Dolar Singapura SGD 1.00 10,385.57 10,276.95
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,583.22 15,426.76
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,410.22 3,373.85
Yen Jepang JPY 100.00 12,986.25 12,853.49

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6180.992 32.252 660
2 Agriculture 1413.917 -1.493 20
3 Mining 1501.495 20.147 49
4 Basic Industry and Chemicals 949.967 8.159 75
5 Miscellanous Industry 1202.563 18.307 50
6 Consumer Goods 2087.173 16.534 54
7 Cons., Property & Real Estate 510.695 1.720 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1165.318 18.682 75
9 Finance 1264.361 -3.201 90
10 Trade & Service 807.538 2.872 165
No Code Prev Close Change %
1 MTWI 60 81 21 35.00
2 VINS 100 135 35 35.00
3 KARW 66 89 23 34.85
4 EAST 81 109 28 34.57
5 SKYB 79 106 27 34.18
6 ETWA 71 95 24 33.80
7 ANDI 171 226 55 32.16
8 BAJA 63 81 18 28.57
9 SINI 246 306 60 24.39
10 RELI 150 180 30 20.00
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 2,310 1,735 -575 -24.89
2 DFAM 825 620 -205 -24.85
3 FORZ 510 384 -126 -24.71
4 TGRA 555 418 -137 -24.68
5 LUCK 710 535 -175 -24.65
6 POLA 955 730 -225 -23.56
7 BOSS 298 230 -68 -22.82
8 DEAL 1,880 1,480 -400 -21.28
9 ARTA 410 336 -74 -18.05
10 ENVY 3,000 2,610 -390 -13.00
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 250 248 -2 -0.80
2 IRRA 830 800 -30 -3.61
3 PURE 1,200 1,215 15 1.25
4 ENVY 3,000 2,610 -390 -13.00
5 BBRI 4,000 4,000 0 0.00
6 JSKY 785 790 5 0.64
7 PTBA 2,600 2,620 20 0.77
8 TLKM 4,100 4,180 80 1.95
9 ANDI 171 226 55 32.16
10 ANTM 830 820 -10 -1.20