Portal Berita Ekonomi Minggu, 12 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

KPPU Catat 40 Pelaku Usaha di Sumut Tidak Kooperatif Jalankan Sanksi

KPPU Catat 40 Pelaku Usaha di Sumut Tidak Kooperatif Jalankan Sanksi
WE Online, Medan -

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memberikan sanksi dan denda kepada pelaku-pelaku usaha, yang mana pada saatnya para pelaku usaha itu ada yang menjalankan ada banyak juga para pelaku usaha yang tidak menjalankanya. Oleh sebabnya KPPU ingin memberikan rasa keadilan pada pelaku usaha yang menjalankan. Dimana ada 40 pelaku usaha di Sumatera Utara (Sumut) yang tidak kooperatif dalam menjalankan sanksi. 

Komisioner KPPU, Guntur Syahputra mengatakan,ada beberapa kategori yakni berat, sedang, dan menengah. Dan kali ini kita anggap dalam kategori berat karena tidak ada niatan menjalankan putusan. 

"Sampai saat ini kami masih memberikan ruang dengan memberikan cicilan terhadap denda. Di Sumut ini pada semester kedua akan ada pengadaan barang dan jasa. Kita berharap bagi pemerintah daerah (pemda), ULT, dan satuan kerja yang menjalankan pengadaan untuk memperhatikan pihak-pihak mana yang melakukan pelanggaran persaingan usaha,” katanya kepada awak media di Kantor KPPU Wilayah I, belum lama ini.

Baca Juga: Harga Kopra Anjlok, KPPU Ajak Pemkab Asahan Cari Solusi

Baca Juga: Diduga Monopoli Parkir, PPPI Minta KPPU Tegas dan Cegah Praktik Aplikasi OVO

Guntur menambahkan, perkara terbanyak adalah Pasal 22 mengenai persekongkolan. Maka, dalam tempo 30 hari KPPU akan menilai kembali dari puluhan pelaku usaha yang tidak kooperatif KPPU akan menindaklanjutinya kembali sesuai aturan perundang-undangan soal persaingan tidak sehat. 

“Kita bisa serahkan ini pada penyidik, atau akan kita eksekusi lewat pengadilan. Tapi kita berharap ada kooperatifnya pelaku-pelaku usaha ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala KPPU Kanwil I Ramli Simanjuntak menuturkan dari 40 pelaku usaha yang semuanya perusahaan jasa konstruksi. Putusannya dimulai dari tahun 2000 sampai 2019 dengan total 18 putusan. Dari 18 putusan tersebut bisa saja ada 3 terlapor dan 3 yang didenda sehingga mencapai 40 perusahan. Total dendanya dari 18 putusan tadi ada Rp23,9 Miliar.

“Yang sudah dibayarkan ada Rp4,16 Miliar. Jadi ada yang belum dibayarkan ada Rp18,9 M. Untuk tahun ini yang sudah dibayarkan masih Rp1.11 Juta. Jadi yang 18,9 Miliar ini dari yang tidak kooperatif tadi sampai sekarang. Saat ini KPPU Wilayah I terus memantau dan menyurati putusan yang sudah dilayangkan,” ujar Ramli.

Sampai saat ini belum ada niat baik melaksanakan putusan tersebut. Sehingga KPPU Wilayah I akan menunggu 30 hari kedepan apakah pelaku usaha ini akan kooperatif. “Jadi ada dua bisa kita lakukan dari undang-undang  ita bisa diserahkan ke penyidik menjadi bukti untuk dipidana dan kedua kita minta ke pengadilan untuk dieksekusi,” imbuh Ramli.

Terdata sampai saat ini, ada perusahan yang tidak kooperatif seperti PT Auna Rahmat, PT Hari Maju, PT Karya Bukit Nusantara, PT Dipa Panalasa, CV Kartika Indah Jaya, CV Toruan Nciho Corporation, PT Care Indonusa, PT Taramulia Setia Pratama, PT Benua Samudera Logistik dan lainnya.

Baca Juga

Tag: Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Ramli Simanjuntak

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Vicky Fadil

Foto: Khairunnisak Lubis

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,885.96 3,846.27
British Pound GBP 1.00 18,342.22 18,158.27
China Yuan CNY 1.00 2,081.13 2,059.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,573.51 14,428.50
Dolar Australia AUD 1.00 10,114.02 10,011.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.43 1,861.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,457.46 10,349.69
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,425.80 16,260.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.20 3,375.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,609.93 13,473.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5031.256 -21.538 696
2 Agriculture 1053.805 -9.893 23
3 Mining 1284.564 -7.045 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.577 -2.704 80
5 Miscellanous Industry 872.398 -10.019 52
6 Consumer Goods 1799.024 -18.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 316.058 -3.797 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 893.846 -4.992 78
9 Finance 1112.206 1.603 93
10 Trade & Service 603.264 -3.289 173
No Code Prev Close Change %
1 FITT 53 71 18 33.96
2 UANG 352 440 88 25.00
3 ARGO 1,025 1,280 255 24.88
4 PGUN 260 324 64 24.62
5 LPIN 226 270 44 19.47
6 PRIM 278 320 42 15.11
7 KBLI 408 468 60 14.71
8 PEGE 109 124 15 13.76
9 APLI 110 124 14 12.73
10 MARK 720 805 85 11.81
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 111 100 -11 -9.91
2 PANS 930 865 -65 -6.99
3 NASA 129 120 -9 -6.98
4 GHON 1,650 1,535 -115 -6.97
5 CANI 173 161 -12 -6.94
6 ARTA 348 324 -24 -6.90
7 MREI 5,450 5,075 -375 -6.88
8 BUKK 730 680 -50 -6.85
9 PURA 132 123 -9 -6.82
10 LCKM 352 328 -24 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 438 474 36 8.22
2 KRAS 346 350 4 1.16
3 BCAP 158 159 1 0.63
4 ENVY 126 133 7 5.56
5 BBRI 3,140 3,110 -30 -0.96
6 TOWR 1,070 1,065 -5 -0.47
7 BNGA 755 830 75 9.93
8 BULL 304 326 22 7.24
9 TLKM 3,110 3,110 0 0.00
10 PWON 416 406 -10 -2.40