Portal Berita Ekonomi Sabtu, 17 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:46 WIB. Thailand - Kemenkeu setujui paket stimulus sebesar 370 M Baht atau setara USD11. 979 M
  • 20:31 WIB. Hong Kong - China mengatakan para pelanggar hukum akan ditangkap.
  • 19:52 WIB. Washington - Pemerintah AS akan memberi waktu Huawei 90 hari untuk membeli dari suplier AS.
  • 18:54 WIB. Afganistan - Pemerintah Trump yakin sebentar lagi bisa berdamai dengan Taliban.
  • 18:01 WIB. Deradikalisasi - Kemhan telah mencetak 83.458.360 kader bela negara pada 2019.
  • 16:53 WIB. Remisi - 130.383 napi memperoleh remisi  127.593 orang langsung bebas.
  • 16:41 WIB. Hong Kong - Cathay Pacific mengkonfirmasi pengunduran diri CEO Rupert Hogg.
  • 16:34 WIB. Singapura - PM Singapura: Dana untuk pembangunan infrastruktur Asia tidak cukup, butuh investasi asing.
  • 14:30 WIB. Hong Kong - Ribuan guru ikut demo menentang pemerintah.
  • 14:08 WIB. Papua - Dua orang anggota TNI tertembak KKSB di Trans Wamena-Habema pada Jumat (16/8).
  • 13:58 WIB. Meksiko - Presiden Meksiko dukung pemotongan suku bunga acuan

5 Hal Sederhana Ini Pengaruhi Kesehatan Mental, Apa Saja?

5 Hal Sederhana Ini Pengaruhi Kesehatan Mental, Apa Saja? - Warta Ekonomi

Kehilangan, tak memiliki pekerjaan, dan menderita penyakit merupakan pemicu-pemicu kemuraman suasana hati yang paling umum. Tapi siapa sangka, penurunan suasana hati dan masalah kesehatan mental juga dapat dipicu oleh hal-hal sederhana yang biasa ditemukan sehari-hari.

Studi yang dilakukan Tel Aviv University misalnya, menemukan bahwa beberapa kelompok antibiotik seperti quinolone dapat meningkatkan risiko depresi dan juga kecemasan. Perilaku penggunaan gawai yang terlalu lama yaitu lebih dari 150 jam per minggu juga dapat meningkatkan risiko depresi menurut peneliti dari Swedia.

Terlepas dari itu, ada beberapa hal lain yang tampak sederhana namun dapat memberi dampak yang cukup signifikan bagi kesehatan mental. Berikut ini adalah lima hal di antaranya seperti dilansir Mirror.

Pemilihan Baju
Profesor Karen Pine dari University of Hertfordshire mengungkapkan bahwa selera berpakaian seseorang sangat bergantung pada keadaan emosi pemakainya. Perempuan cenderung menggunakan jins dan atasan yang besar atau baggy ketika merasa depresi.

Strategi pemilihan baju yang tepat dapat membantu seseorang untuk merasa lebih baik. Pine menyarankan agar seseorang yang sedang merasa muram atau memiliki suasana hati buruk untuk mengenakan baju yang ia asosiasikan dengan kebahagiaan.

Studi juga menunjukkan bahwa pemilihan warna baju dapat mempengaruhi suasana hati. Menurut studi, warna biru dapat memberi dampak positif bagi suasana hati, menurunkan tekanan darah, dan menanamkan ketenangan.

Konsumsi Ikan dan Sayur
Studi berskala besar berhasil membuktikan adanya hubungan antara konsumsi ikan yang rendah dengan peningkatan kejadian depresi. Studi di Norwegia yang melibatkan hampir 5.000 partisipan ini juga menunjukkan bahwa orang yang gemar mengonsumsi ikan cenderung memiliki kesehatan mental yang lebih baik dibandingkan orang yang tidak mengonsumsi ikan.

Kandungan asam lemak tak jenuh pada ikan mungkin menjadi kuncinya. Studi mengungkapkan bahwa asam lemak tak jenuh pada ikan dapat berperan sebagai penstabil suasana hati.

Konsumsi ikan berminyak segar sebanyak dua kali per minggu sudah cukup untuk membantu meningkatkan suasana hati. Beberapa contoh ikan berminyak adalah salmon, mackerel, kipper, sarden, dan tuna.

Orang-orang yang kurang mengonsumsi sayur dan buah segar juga memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami depresi menurut tim peneliti University College London. Kadar antioksidan yang tinggi dalam sayur dan buah segar dapat mencegah radikal bebas yang merusak sel, termasuk sel-sel di otak.

Kebiasaan Merokok
Kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko depresi hingga 41 persen menurut sebuah studi yang melibatkan lebih dari 8.500 partisipan. Nikotin dari rokok dapat membuat dopamin melonjak naik lalu jatuh, sehingga membuat perokok merasa sedih atau muram.

Cahaya Malam
Beragam paparan cahaya yang didapatkan sesaat sebelum tidur dapat memberi efek negatif bagi otak. Cahaya ini dapat berupa pancaran sinar lampu jalan di luar rumah hingga sinar layar televisi yang redup di dalam rumah.

Studi dari Ohio State University menyatakan bahwa cahaya dapat menghambat sekresi dari hormon melatonin. Padahal, hormon melatonin berfungsi membantu tubuh untuk mengenali jam malam dan waktu tidur.

Penting untuk mencegah dan menghalau beragam paparan cahaya ketika hendak beranjak tidur. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah mematikan semua perangkat listrik serta gawai dan memasang tirai penghalau cahaya.

Kopi
Terlalu banyak konsumsi kopi maupun minuman berkafein tinggi lainnya dapat membuat seseorang merasakan emosi yang naik-turun. Alasannya, konsumsi kafein akan memunculkan respon stres di otak yang kemudian akan memproduksi adrenalin. Hal ini yang membuat peminum kopi merasa lebih awas setelah minum kopi.

"Dalam jangka panjang, terlalu banyak kafein dalam sehari dapat menyebabkan kelebihan adrenal yang konstan," terang ahli gizi sekaligus penulis buku Patrick Holford.

Sebagai konsekuensinya, gangguan kecemasan, serangan panik, suasana hati yang muram, insomnia, hingga kenaikan berat badan terkait stres dapat meningkat. Untuk menghindari risiko-risiko ini, jauhi konsumsi kopi atau minuman berkafein lain setelah jam 16.00 sore.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Tag: Kesehatan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Unsplash/Fancycrave

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,820.46 3,782.19
British Pound GBP 1.00 17,316.60 17,143.57
China Yuan CNY 1.00 2,037.92 2,017.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,329.00 14,187.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,717.93 9,618.79
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,827.35 1,809.22
Dolar Singapura SGD 1.00 10,319.77 10,216.03
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,903.76 15,740.48
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,423.08 3,385.92
Yen Jepang JPY 100.00 13,486.12 13,351.21

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6286.657 29.071 651
2 Agriculture 1385.364 -19.733 21
3 Mining 1611.610 6.842 49
4 Basic Industry and Chemicals 838.279 -1.826 72
5 Miscellanous Industry 1165.921 -4.171 49
6 Consumer Goods 2409.485 55.365 53
7 Cons., Property & Real Estate 501.571 9.118 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1206.906 0.985 74
9 Finance 1267.374 -1.714 91
10 Trade & Service 793.101 -1.849 162
No Code Prev Close Change %
1 NAGA 176 236 60 34.09
2 GLOB 432 540 108 25.00
3 POLL 3,870 4,820 950 24.55
4 ARTO 430 535 105 24.42
5 DAYA 290 360 70 24.14
6 BPFI 930 1,115 185 19.89
7 PUDP 370 438 68 18.38
8 SMMA 8,000 9,200 1,200 15.00
9 SFAN 900 1,035 135 15.00
10 ETWA 60 69 9 15.00
No Code Prev Close Change %
1 INPP 900 745 -155 -17.22
2 YPAS 384 346 -38 -9.90
3 MTPS 1,580 1,435 -145 -9.18
4 TPMA 284 258 -26 -9.15
5 KPIG 157 144 -13 -8.28
6 TIFA 176 162 -14 -7.95
7 RODA 256 236 -20 -7.81
8 PCAR 1,800 1,660 -140 -7.78
9 INKP 8,100 7,525 -575 -7.10
10 SMDM 142 132 -10 -7.04
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 157 144 -13 -8.28
2 INKP 8,100 7,525 -575 -7.10
3 MNCN 1,315 1,305 -10 -0.76
4 FREN 166 171 5 3.01
5 ADRO 1,025 1,030 5 0.49
6 ERAA 2,130 2,000 -130 -6.10
7 BBRI 4,250 4,210 -40 -0.94
8 HMSP 2,850 3,020 170 5.96
9 UNTR 20,750 20,500 -250 -1.20
10 TARA 700 755 55 7.86