Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:16 WIB. Ibukota - Prabowo dukung Jokowi soal pemindahan ibukota.
  • 23:03 WIB. Politik - Prabowo: Gerindra ingin kembali ke UUD 45 yang asli.
  • 20:46 WIB. Thailand - Kemenkeu setujui paket stimulus sebesar 370 M Baht atau setara USD11. 979 M
  • 20:31 WIB. Hong Kong - China mengatakan para pelanggar hukum akan ditangkap.
  • 19:52 WIB. Washington - Pemerintah AS akan memberi waktu Huawei 90 hari untuk membeli dari suplier AS.
  • 18:54 WIB. Afganistan - Pemerintah Trump yakin sebentar lagi bisa berdamai dengan Taliban.
  • 18:01 WIB. Deradikalisasi - Kemhan telah mencetak 83.458.360 kader bela negara pada 2019.
  • 16:53 WIB. Remisi - 130.383 napi memperoleh remisi  127.593 orang langsung bebas.
  • 16:41 WIB. Hong Kong - Cathay Pacific mengkonfirmasi pengunduran diri CEO Rupert Hogg.
  • 16:34 WIB. Singapura - PM Singapura: Dana untuk pembangunan infrastruktur Asia tidak cukup, butuh investasi asing.
  • 14:30 WIB. Hong Kong - Ribuan guru ikut demo menentang pemerintah.
  • 14:08 WIB. Papua - Dua orang anggota TNI tertembak KKSB di Trans Wamena-Habema pada Jumat (16/8).

Sepak Terjang Eddy Sariaatmadja, dari Bisnis Layanan Komputer Hingga Media

Sepak Terjang Eddy Sariaatmadja, dari Bisnis Layanan Komputer Hingga Media - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki sederet konglomerat. Satu di antaranya adalah Eddy Sariaatmadja, pendiri PT Elang Mahkota Komputer Tbk atau yang sering disebut EMTEK.

EMTEK berdiri tahun 1983 sebagai perusahaan layanan komputer pribadi dan pernah menjadi distributor produk Compaq di Indonesia. Pada tahun 1997, PT Elang Mahkota Komputer Tbk berganti nama menjadi PT Elang Mahkota Teknologi Tbk.

Eddy merupakan sosok pemimpin yang low profile. Meski bergelimang harta, Eddy tak segan-segan menggelontorkannya untuk kegiatan amal. Bahkan, Forbes pernah menobatkannya sebagai orang terkaya paling dermawan di Asia pada tahun 2018.

Baca Juga: Simak Kisah Presiden Termiskin di Muka Bumi

Namanya masih terdapat di salah satu posisi sebagai konglomerat Tanah Air versi Forbes tahun ini. Tepatnya, pria kelahiran 11 Desember 1963 ini menduduki posisi ke-15 dengan harta US$1,3 miliar atau sekitar Rp18,2 triliun.

Semasanya memimpin EMTEK, Eddy terus berinovasi. Siring perkembangan bisnis, ia mulai tertarik melebarkan sayap melalui bisnis televisi. Pengetahuan bisnis media itu sejalan dengan latar belakang pendidikannya di bidang Engineering Science di University of New South Wales, Australia, menjadi modal bagi usahanya di bidang teknologi, khususnya media pertelevisian.

Akhirnya, EMTEK pun menguasai PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang menaungi SCTV. Di bawah kepemimpinannya, perusahaan itu mampu meraih keuntungan hingga senilai Rp1,82 triliun. Penjualan bersihnya mencapai Rp1,2 triliun. Dengan begitu, keluarga Eddy Kusnadi mampu menguasai saham SCTV sebesar 78,69%.

Baca Juga: Kisah Sukses Theodore Rachmat, dari Sales Kini Jadi Konglomerat

Tidak hanya itu, Emtek Group juga mengakuisisi stasiun televisi Indosiar pada 2011 dengan nilai kesepakatan Rp1,6 triliun.

Sadar akan media digital terus berkembang, pada 2012, Eddy masuk ke bisnis media online dengan membentuk PT Kreatif Media Karya (KMK Online). KMK menaungi beberapa portal online seperti Vidio.com, Bintang.com, dan Liputan6.com.

Terbaru, pada 2018, KMK Online mengakuisisi 50% saham dari KapanLagi Network (KLN). KLN ini sendiri menaungi sejumlah platform online, sebut aja KapanLagi, Bola, Famous, Dream, Brilio, Fimela, Vemale, Merdeka, dan Otosia.

Pendidikan terkait teknologi dan bakat bisnisnya, menjadikan Eddy Kusnadi sebagai tokoh bisnis yang cerdas melihat peluang dan mengeksekusinya dengan langkah tepat sasaran.

Tag: Eddy Sariaatmadja, Kisah Sukses

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Istimewa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,820.46 3,782.19
British Pound GBP 1.00 17,316.60 17,143.57
China Yuan CNY 1.00 2,037.92 2,017.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,329.00 14,187.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,717.93 9,618.79
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,827.35 1,809.22
Dolar Singapura SGD 1.00 10,319.77 10,216.03
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,903.76 15,740.48
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,423.08 3,385.92
Yen Jepang JPY 100.00 13,486.12 13,351.21

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6286.657 29.071 651
2 Agriculture 1385.364 -19.733 21
3 Mining 1611.610 6.842 49
4 Basic Industry and Chemicals 838.279 -1.826 72
5 Miscellanous Industry 1165.921 -4.171 49
6 Consumer Goods 2409.485 55.365 53
7 Cons., Property & Real Estate 501.571 9.118 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1206.906 0.985 74
9 Finance 1267.374 -1.714 91
10 Trade & Service 793.101 -1.849 162
No Code Prev Close Change %
1 NAGA 176 236 60 34.09
2 GLOB 432 540 108 25.00
3 POLL 3,870 4,820 950 24.55
4 ARTO 430 535 105 24.42
5 DAYA 290 360 70 24.14
6 BPFI 930 1,115 185 19.89
7 PUDP 370 438 68 18.38
8 SMMA 8,000 9,200 1,200 15.00
9 SFAN 900 1,035 135 15.00
10 ETWA 60 69 9 15.00
No Code Prev Close Change %
1 INPP 900 745 -155 -17.22
2 YPAS 384 346 -38 -9.90
3 MTPS 1,580 1,435 -145 -9.18
4 TPMA 284 258 -26 -9.15
5 KPIG 157 144 -13 -8.28
6 TIFA 176 162 -14 -7.95
7 RODA 256 236 -20 -7.81
8 PCAR 1,800 1,660 -140 -7.78
9 INKP 8,100 7,525 -575 -7.10
10 SMDM 142 132 -10 -7.04
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 157 144 -13 -8.28
2 INKP 8,100 7,525 -575 -7.10
3 MNCN 1,315 1,305 -10 -0.76
4 FREN 166 171 5 3.01
5 ADRO 1,025 1,030 5 0.49
6 ERAA 2,130 2,000 -130 -6.10
7 BBRI 4,250 4,210 -40 -0.94
8 HMSP 2,850 3,020 170 5.96
9 UNTR 20,750 20,500 -250 -1.20
10 TARA 700 755 55 7.86