Portal Berita Ekonomi Senin, 19 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:22 WIB. Argentina - Mata uang peso menjadi yang terburuk kinerjanya bulan ini.
  • 23:12 WIB. Hong Kong - Menteri perdagangan Hong Kong memperingatkan "badai ekonomi" yang mungkin muncul.
  • 22:59 WIB. China - E-commerce China menghentikan produk yang bisa dipakai demo ke Hong Kong.
  • 21:33 WIB. Hong Kong - Sekitar 10 ribu orang melakukan demo damai di tengah hujan.
  • 21:18 WIB. Startup - JK: Startup jangan hanya berfokus pada marketplace, tapi juga produksi.
  • 19:24 WIB. GBHN - JK: Ada kehawatiran kembali ke Orba, jika GBHN dihidupkan.
  • 18:04 WIB. Moscow - Rusia mengatakan tidak ada rencana memasang misil baru, kecuali AS melakukannya.
  • 17:44 WIB. Kabul - Bom bunuh diri di pesta pernikahan menewaskan 63 orang.
  • 17:33 WIB. Terorisme - Kapolri: Tersangka penyerangan di Mapolsek Wonokromo,  Surabaya, terpapar radikalisme.
  • 15:32 WIB. China - Lenovo bukukan profit sebesar USD162 juta di Q2
  • 15:24 WIB. Nuklir - Jepang siap bantu AS denuklirisasi di Korea Utara

Meski Harga Batubara Turun, Tapi Pendapatan PSSI Tetap Naik 16%

Meski Harga Batubara Turun, Tapi Pendapatan PSSI Tetap Naik 16% - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) berhasil mencatatkan pertumbuhan Pendapatan sebesar dua digit per 30 Juni 2019 menjadi US$36.1 juta atau mengalami kenaikan sebesar 16% dari US$31.1 juta per 30 Juni 2018. 

 

Sekretaris Perusahaan Perseroan, Imelda Agustina Kiagoes mengatakan bahwa pertumbuhan pendapatan sewa berjangka (time charter) mengalami kenaikan signifikan sebesar 100% dengan pertumbuhan terbesar disumbang oleh lini bisnis terbaru bulk carrier Motor Vessel (MV) dengan kenaikan hampir 3 kali lipat per 30 Juni 2019 dibandingkan periode yang sama tahun lalu, diikuti oleh jasa kapal tunda dan tongkang (tug dan barge) dan Floating Loading Facility (FLF). 

 

“Sampai dengan Juni 2019, 3 kapal MV (Supramax dan Handysize) dari total 5 MV telah mempunyai kontrak time charter jangka panjang dibandingkan hanya 1 MV per 30 Juni 2018. Kapasitas pengangkutan armada MV sebesar 205.6k dwt naik hampir 7 kali lipat dari Juni 2018,” katanya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (30/72/019). 

 

Baca Juga: PSSI Raih Kontrak US$15,7 Juta dari LG International

 

Lebih lanjut Ia mengatakan jika komposisi pendapatan terbesar dari segmen tug dan barge (TNB) sebesar 47% dengan kontrak jangka panjang sampai akhir Juni 2019 mencapai rata-rata 75% dan 25% spot basis. Kontribusi TNB sekitar 51% dari total EBITDA. Pencapaian utilisasi kapal cukup tinggi dengan rata-rata 95% per 30 Juni 2019. 

 

“Dengan beberapa perpanjangan kontrak baru TNB di awal semester II/2019, Perseroan menargetkan komposisi kontrak jangka panjang yang lebih tinggi di semester II/2019 dibandingkan semester I/2019,” terangnya. 

 

Menurutnya, dengan optimisasi aset berupa divestasi 1 unit FLF di September 2018, kinerja FLF tetap memberikan kontribusi pendapatan kedua terbesar sekitar 30%, dimana komposisi kontrak jangka panjang telah mencapai hampir 90%. Perpanjangan kontrak baru FLF juga telah dilakukan di awal semester II/2019 dengan beberapa customer terbesar. 

 

Baca Juga: Pendapatan PSSI Tembus US$30,7 Juta hingga Mei 2019

 

Perseroan telah membelanjakan US$30.3 juta sampai dengan Juni 2019 dari total target anggaran belanja modal (capex) 2019 sebesar US$61.3 juta. Realisasi capex sebesar hampir 50% ini untuk pembelian 3 unit kapal MV yang dibeli dalam beberapa bulan terakhir sebagai bagian dari program ekspansi armada. Investasi ini didanai sebagian dari internal kas Perseroan dan pinjaman bank. PSSI menargetkan untuk mendatangkan satu unit kapal MV di semester II/2019 dengan meningkatnya permintaan dalam negeri dan export. 

 

Perseroan terus membangun posisi keuangan yang lebih kuat dengan jumlah Aset meningkat sekitar 18% per 30 Juni 2019 menjadi US$130.3 juta dari US$110.1 juta per 31 Desember 2018. Jumlah Ekuitas meningkat sekitar 3% per 30 Juni 2019 menjadi US$73.7 juta dari US$71.7 juta per 31 Desember 2018 dengan kenaikan Saldo Laba (Retained Earnings) sebesar 8%. 

 

Struktur modal Perseroan terjaga dengan baik dengan Rasio Hutang terhadap Aset (Debt to Asset Ratio) yang tetap sehat sebesar 34% per 30 Juni 2019, sedikit mengalami kenaikan dari periode yang sama tahun lalu, dengan adanya pinjaman bank yang sebagian besar digunakan untuk ekspansi armada kapal. 

 

Baca Juga: PSSI Bagikan 30% dari Laba Sebagai Dividen

 

Ditengah turunnya harga batubara, Perseroan berhasil meningkatkan laba bersih sekitar 3% menjadi US$4.4 juta per 30 Juni 2019 dari US$4.3 juta per 30 Juni 2018. Dengan kinerja operasional yang solid, Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan di atas 20% dari tahun 2018. 

Tag: PT Pelita Samudera Shipping, Emiten

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara/Nova Wahyudi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,820.46 3,782.19
British Pound GBP 1.00 17,316.60 17,143.57
China Yuan CNY 1.00 2,037.92 2,017.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,329.00 14,187.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,717.93 9,618.79
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,827.35 1,809.22
Dolar Singapura SGD 1.00 10,319.77 10,216.03
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,903.76 15,740.48
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,423.08 3,385.92
Yen Jepang JPY 100.00 13,486.12 13,351.21

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6286.657 29.071 651
2 Agriculture 1385.364 -19.733 21
3 Mining 1611.610 6.842 49
4 Basic Industry and Chemicals 838.279 -1.826 72
5 Miscellanous Industry 1165.921 -4.171 49
6 Consumer Goods 2409.485 55.365 53
7 Cons., Property & Real Estate 501.571 9.118 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1206.906 0.985 74
9 Finance 1267.374 -1.714 91
10 Trade & Service 793.101 -1.849 162
No Code Prev Close Change %
1 NAGA 176 236 60 34.09
2 GLOB 432 540 108 25.00
3 POLL 3,870 4,820 950 24.55
4 ARTO 430 535 105 24.42
5 DAYA 290 360 70 24.14
6 BPFI 930 1,115 185 19.89
7 PUDP 370 438 68 18.38
8 SMMA 8,000 9,200 1,200 15.00
9 SFAN 900 1,035 135 15.00
10 ETWA 60 69 9 15.00
No Code Prev Close Change %
1 INPP 900 745 -155 -17.22
2 YPAS 384 346 -38 -9.90
3 MTPS 1,580 1,435 -145 -9.18
4 TPMA 284 258 -26 -9.15
5 KPIG 157 144 -13 -8.28
6 TIFA 176 162 -14 -7.95
7 RODA 256 236 -20 -7.81
8 PCAR 1,800 1,660 -140 -7.78
9 INKP 8,100 7,525 -575 -7.10
10 SMDM 142 132 -10 -7.04
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 157 144 -13 -8.28
2 INKP 8,100 7,525 -575 -7.10
3 MNCN 1,315 1,305 -10 -0.76
4 FREN 166 171 5 3.01
5 ADRO 1,025 1,030 5 0.49
6 ERAA 2,130 2,000 -130 -6.10
7 BBRI 4,250 4,210 -40 -0.94
8 HMSP 2,850 3,020 170 5.96
9 UNTR 20,750 20,500 -250 -1.20
10 TARA 700 755 55 7.86