Portal Berita Ekonomi Jum'at, 23 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:52 WIB. India - Perancis akan berikan jet tempur Rafale pertama ke India pada September
  • 17:47 WIB. Wisatawan - Kunjungan wisatawan ke Maldives melebihi 1 juta pada Agustus
  • 16:41 WIB. Jepang - Yokohama resmi jadi lokasi resort yang berbasis kasino
  • 16:16 WIB. EV - LG Chem Korsel gandeng Tianqi Lithium Kwinana untuk amankan bahan utama baterai EV
  • 16:06 WIB. Korea - Pengadilan Seoul perintahkan Audi Volkswagen Korea untuk bayar 1 juta won/US$825 ke penggugat yang mengalami kerusakan mental
  • 15:51 WIB. India - Impor bensin naik menjadi 230 ribu ton pada Juli, tertinggi sejak 2011
  • 14:56 WIB. KPK  - Laode M Syarif dan Basaria Panjaitan tidak lolos tes capim KPK.
  • 14:43 WIB. Korea - Pemerintah Metropolitan Seoul akan bangun rumah untuk generasi muda dengan manfaatkan properti publik yang tidak dipakai
  • 12:03 WIB. Pasar Modal - OJK: Total penghimpunan dana lewat penawaran umum di pasar modal mencapai Rp112,4 T sampai 19 Agustus (ytd) 
  • 11:04 WIB. AP I - AP I meraih penghargaan Top GRC #3 Stars dalam ajang apresiasi Top GRC 2019.
  • 10:41 WIB. INKA - Dua negara di benua Afrika tertarik untuk membeli kereta api dari INKA.

Bisnis Layanan Kesehatan, Laba Emiten Ini Naik 34,2% dalam 6 Bulan

Bisnis Layanan Kesehatan, Laba Emiten Ini Naik 34,2% dalam 6 Bulan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Emiten penyedia layanan kesehatan, PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) membukukan pertumbuhan kinerja keuangan yang positif di semester I tahun 2019 ini. Dari pos laba bersih, Prodia mengantongi dana sebesar Rp81,69 miliar, tumbuh 34,2% dari periode yang sama di tahun lalu.

Pertumbuhan laba itu terjadi seiringi dengan pertumbuhan pendapatan perusahaan sebesar 12,1% menjadi Rp799,08 miliar. Adapun tiga kontributor terbesar dari pendapatan tersebut meliputi pendapatan tes pemeriksaan rutin sebesar 74,5%, tes esoterik sebesar 16,7%, dan pendapatan nonlaboratorium sebesar 8,8%. 

Baca Juga: Prodia dan Taspen Teken Kerja Sama di Bidang Kesehatan

Bukan hanya itu, pendapatan Prodia juga mendapat kontribusi dari segmen pelanggan individu dan segmen rujukan dokter masing-masing sebesar 34,43% dan 32,43%, sedangkan untuk segmen referensi pihak ketiga dan klien korporasi berkontribusi masing-masing sebesar 21,20% dan 11,94%.

Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, mengungkapkan bahwa capaian kinerja tersebut menjadi refleksi dari kokohnya bisnis inti Prodia di bidang layanan kesehatan.

"Kami telah memperbaharui proses automasi pada proses kerja di laboratorium untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Kami optimis peningkatan pendapatan dan upaya efisiensi berkelanjutan akan meningkatkan kinerja Prodia sepanjang tahun 2019," jelasnya, Selasa (30/07/2019).

Baca Juga: Laba Bersih Prodia Kuartal I Naik 47,5%, Ini Pemicunya

Ia menambahkan, posisi arus kas Prodia bertahan dalam keadaan surplus dengan capaian mencapai Rp197,90 miliar, naik 124% dari capaian di tahun sebelumnya yang hanya Rp88,35 miliar. Pihaknya optimis, di semester II tahun ini kinerja tersebut dapat terus meningkat, mengingat saat ini permintaan tes esoterik Prodia juga meningkat menjadi 242.848 tes. 

"Peningkatan permintaan untuk tes esoterik serta jumlah hari kerja yang lebih banyak pada semester II memberikan kesempatan bagi Perseroan untuk

meningkatkan pendapatan dengan bertambahnya volume kunjungan pelanggan," sambungnya. 

Tag: PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), prodia, Kesehatan

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Tanayastri Dini Isna

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,818.36 3,780.40
British Pound GBP 1.00 17,524.82 17,349.62
China Yuan CNY 1.00 2,029.13 2,009.01
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,320.00 14,178.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,680.32 9,581.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,826.86 1,808.70
Dolar Singapura SGD 1.00 10,334.13 10,225.75
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,859.40 15,699.30
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,420.11 3,382.16
Yen Jepang JPY 100.00 13,444.75 13,307.68

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6255.597 16.352 650
2 Agriculture 1368.973 -5.285 21
3 Mining 1590.040 13.201 49
4 Basic Industry and Chemicals 841.616 6.098 72
5 Miscellanous Industry 1172.077 33.290 49
6 Consumer Goods 2403.300 9.451 53
7 Cons., Property & Real Estate 498.204 1.562 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.314 -8.753 74
9 Finance 1252.950 0.692 90
10 Trade & Service 785.361 -0.724 162
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 366 456 90 24.59
2 FIRE 2,100 2,440 340 16.19
3 ANDI 1,950 2,250 300 15.38
4 AKPI 412 472 60 14.56
5 POLL 3,560 4,000 440 12.36
6 KBLM 310 348 38 12.26
7 ALKA 434 486 52 11.98
8 PORT 565 630 65 11.50
9 LPLI 119 132 13 10.92
10 CCSI 292 322 30 10.27
No Code Prev Close Change %
1 AGRS 330 248 -82 -24.85
2 APEX 640 530 -110 -17.19
3 CANI 190 161 -29 -15.26
4 SSTM 500 426 -74 -14.80
5 ARTA 380 330 -50 -13.16
6 FOOD 170 151 -19 -11.18
7 NELY 155 138 -17 -10.97
8 OKAS 104 93 -11 -10.58
9 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
10 GTBO 177 159 -18 -10.17
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
2 ADRO 1,020 1,085 65 6.37
3 BBRI 4,070 4,080 10 0.25
4 MNCN 1,260 1,255 -5 -0.40
5 ASII 6,325 6,575 250 3.95
6 UNTR 19,975 20,500 525 2.63
7 TLKM 4,450 4,380 -70 -1.57
8 MAMI 89 89 0 0.00
9 BBCA 30,000 29,975 -25 -0.08
10 PGAS 1,805 1,830 25 1.39