Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:57 WIB. Hong Kong - CEO Cathay Pacific Airways Rupert Hogg mundur efektif per 19 Agustus
  • 12:12 WIB. San Francisco - Airbnb Inc membukukan nilai booking US$9.4 miliar, naik 31% dari kuartal II tahun lalu.
  • 10:31 WIB. Buenos Aires - Menteri Keuangan Argentina Nicolas Dujovne mengundurkan diri Sabtu (17/8).
  • 09:31 WIB. Inggris - Meadowhall hentikan pemindaian wajah pengunjung menggunakan kamera karena dituding ancam privasi
  • 09:07 WIB. Argentina - Fitch menurunkan ranking hutang pemerintah Argentina dari "B" ke "CCC".
  • 08:04 WIB. Perang dagang - AS mengeluarkan furnitur, keperluan bayi, modem dan routers dari daftar tarif 10% untuk China.
  • 07:35 WIB. SoftBank - SoftBank Group Corp akan memberi pinjaman US$20 miliar bagi karyawan yang ingin membeli saham perusahaan.
  • 06:56 WIB. China - FDI masuk lembaga jasa keuangan di China sebesar USD4, 63 M di Q2

Semester I, Laba Bersih OCBC NISP Tumbuh 15%

Semester I, Laba Bersih OCBC NISP Tumbuh 15% - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Bank OCBC NISP Tbk sampai dengan semester pertama tahun ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,5 triliun atau tumbuh 15% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,3 triliun.

Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengatakan, pencapaian tersebut cukup tinggi di tengah kondisi ekonomi yang dinamis dan menantang. Pada periode yang sama, perusahaan juga mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 8%, didominasi oleh dana murah (CASA) dengan komposisi mencapai 37,6% dari total dana yang terhimpun.

"Di tengah kondisi ekonomi yang dinamis dan menantang, Bank OCBC NISP mencatat pertumbuhan DPK sepanjang semester I tahun ini sebesar 8% (yoy). Ini merupakan hasil dari antara lain inisiatif kami untuk memperluas jangkauan dari produk tabungan kami, yakni Tanda 360o plus dan Taka," Kata Parwati di Jakarta, Selasa (30/7/2019).

Baca Juga: UUS Bank OCBC NISP dan Prudential Rilis PRUlink Syariah Care, Ini 3 Keunggulannya

Menurut Parwati, potensi bank untuk menyalurkan kredit juga masih dapat dikembangkan, ditandai dengan loan to deposit (LDR) yang mencapai 91,1% pada akhir semester pertama tahun ini.

Dari segi kredit, bank mencatat pertumbuhan sebesar 2% (yoy) menjadi Rp119 triliun pada akhir semester pertama tahun ini, yang didistribusikan ke kredit modal kerja, investasi, dan konsumer.

Pertumbuhan ini disertai dengan kemampuan bank untuk menjaga kualitas kredit secara konsisten dengan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) di bawah ketentuan, yakni NPL gross sebesar 1,8% dan NPL nett sebesar 0,8%.

"Kami optimis Bank OCBC NISP dapat terus tumbuh dengan sehat dan berkelanjutan dengan berpedoman pada prinsip kehati-hatian (prudent principle) dalam menghadirkan berbagai produk dan layanan perbankan yang inovatif," tegasnya.

Untuk mencapai pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, perusahaan telah mempersiapkan berbagai strategi, di antaranya memperkuat model bisnis, mempercepat pertumbuhan retail, khususnya menyasar segmen generasi muda, mendukung insiatif keuangan yang berkelanjutan, serta melanjutkan transformasi dengan optimalisasi inisiatif digital, dan menghadirkan customer experience yang lebih baik.

Baca Juga: Bank OCBC NISP Ajak Perempuan Raih Aspirasi dengan Pengelolaan Keuangan

"Stabilitas ekonomi dan politik mendorong optimisme kami bahwa pertumbuhan kredit dan DPK akan terus menunjukkan peningkatan pada semester II 2019. Untuk memenuhi kebutuhan nasabah, Bank OCBC NISP menghadirkan solusi layanan Nyala Bisnis dan Nyala Individu untuk membantu nasabah mengelola keuangan pribadi dan usahanya, ditambah fasilitas pinjaman dengan bunga kompetitif dan proses kredit yang lebih cepat," tutup Parwati.

Tag: PT Bank OCBC NISP Tbk, Perbankan

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,820.46 3,782.19
British Pound GBP 1.00 17,316.60 17,143.57
China Yuan CNY 1.00 2,037.92 2,017.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,329.00 14,187.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,717.93 9,618.79
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,827.35 1,809.22
Dolar Singapura SGD 1.00 10,319.77 10,216.03
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,903.76 15,740.48
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,423.08 3,385.92
Yen Jepang JPY 100.00 13,486.12 13,351.21

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6286.657 29.071 651
2 Agriculture 1385.364 -19.733 21
3 Mining 1611.610 6.842 49
4 Basic Industry and Chemicals 838.279 -1.826 72
5 Miscellanous Industry 1165.921 -4.171 49
6 Consumer Goods 2409.485 55.365 53
7 Cons., Property & Real Estate 501.571 9.118 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1206.906 0.985 74
9 Finance 1267.374 -1.714 91
10 Trade & Service 793.101 -1.849 162
No Code Prev Close Change %
1 NAGA 176 236 60 34.09
2 GLOB 432 540 108 25.00
3 POLL 3,870 4,820 950 24.55
4 ARTO 430 535 105 24.42
5 DAYA 290 360 70 24.14
6 BPFI 930 1,115 185 19.89
7 PUDP 370 438 68 18.38
8 SMMA 8,000 9,200 1,200 15.00
9 SFAN 900 1,035 135 15.00
10 ETWA 60 69 9 15.00
No Code Prev Close Change %
1 INPP 900 745 -155 -17.22
2 YPAS 384 346 -38 -9.90
3 MTPS 1,580 1,435 -145 -9.18
4 TPMA 284 258 -26 -9.15
5 KPIG 157 144 -13 -8.28
6 TIFA 176 162 -14 -7.95
7 RODA 256 236 -20 -7.81
8 PCAR 1,800 1,660 -140 -7.78
9 INKP 8,100 7,525 -575 -7.10
10 SMDM 142 132 -10 -7.04
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 157 144 -13 -8.28
2 INKP 8,100 7,525 -575 -7.10
3 MNCN 1,315 1,305 -10 -0.76
4 FREN 166 171 5 3.01
5 ADRO 1,025 1,030 5 0.49
6 ERAA 2,130 2,000 -130 -6.10
7 BBRI 4,250 4,210 -40 -0.94
8 HMSP 2,850 3,020 170 5.96
9 UNTR 20,750 20,500 -250 -1.20
10 TARA 700 755 55 7.86