Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:36 WIB. Kabinet - PDIP: Risma berpeluang jadi menteri Jokowi.
  • 14:13 WIB. Korea- Mercedes-Benz telah investasikan 87 miliar Won di pusat logistik Korsel dalam 5 tahun terakhir
  • 12:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,58% di akhir sesi I.
  • 11:40 WIB. Kripto - Rakuten Wallet luncurkan layanan perdagangan aset kripto di apps smartphone
  • 11:36 WIB. Resesi - 34% ekonom yang disurvei NABE menyatakan perlambatan ekonomi AS mengarah resesi pada 2021
  • 11:18 WIB. Greenland - Trump menunda pertemuan dengan pemimpin Denmark terkait penolakan penjualan Greenland.
  • 11:04 WIB. UAS - MUI akan memanggil Ustad Abdul Somad terkait pernyataan soal salib.
  • 08:59 WIB. AP II - AP II sedang membidik 16 bandara di Benua Afrika.
  • 08:39 WIB. AP I - AP I mematangkan perjanjian kontrak untuk pengelolaan bandara di dalam negeri dan luar negeri.
  • 07:06 WIB. Facebook - Penambahan fitur privacy diperkirakan akan menurunkan revenue Facebook.

Harga Batubara Loyo, Pendapatan Indika Energy Ikut Merosot

Harga Batubara Loyo, Pendapatan Indika Energy Ikut Merosot - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perusahaan energi terintegrasi PT Indika Energy Tbk (INDY) membukukan pendapatan sebesar US$1.380,4 juta turun 4,6% dibanding US$1.447,2 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Direktur Utama Indika Energy, Arsjad Rasjid, mengatakan bahwa faktor utama dikarenakan menurunnya pendapatan PT Kideco Jaya Agung (Kideco), yaitu sebesar US$810 juta di enam bulan pertama tahun 2019 dibanding US$ 938,8 juta di semester I 2018, yang disebabkan karena melemahnya harga penjualan batubara.

 

Baca Juga: Mau Beli Lagi Obligasi, Indika Energy Dapat Pinjaman US$150 Juta

 

Sementara itu penjualan batubara Perseroan, melalui Kideco dan PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU), meningkat 556 ribu ton. Selama periode Januari hingga Juni 2019, Kideco menjual 17,5 juta ton batubara meningkat 200 ribu ton dibanding periode yang sama tahun lalu. Sedangkan MUTU menjual 764 ribu ton batubara meningkat 356 ribu ton dibanding semester 1 tahun 2018. 

 

“Kinerja semester I 2019 mencerminkan fokus kami terhadap optimalisasi kinerja di tengah kondisi pasar batubara saat ini dan tekanan perekonomian global,” tuturnya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (31/7/2019). 

 

Baca Juga: Pendapatan Indika Energy Merosot 13,4% di Kuartal I 2019

 

Dimana, laba Kotor Perseroan di paruh pertama tahun 2019 menurun 37,7% menjadi US$ 235,4 juta dibanding US$ 377,7 juta di periode yang sama tahun 2018. Laba Usaha menurun menjadi US$ 163,7 juta dibanding US$ 312,1 juta di H1 2018. 

 

Sementara itu, Laba Bersih Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama meningkat 36,7% menjadi US$ 15 juta. Perseroan membukukan Laba yang Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk sebesar US$ 12,7 juta dibanding US$ 76,3 juta di semester I 2018. 

 

Baca Juga: Di 2018, Indika Energy Raup Laba Inti US$168,4 Juta

Sedangkan Laba Inti Perusahaan menurun menjadi US$ 56,4 juta dibanding US$ 112,4 juta pada periode yang sama tahun lalu.

 

“Tren penurunan harga batubara yang terjadi sejak tahun lalu berdampak pada Laporan Keuangan Perusahaan. Kami senantiasa fokus mempertahanan efisiensi produksi, mengendalikan biaya operasional, dan mengoptimalkan sinergi di antara unit-unit bisnis Perusahaan,” pungkasnya. 

Tag: PT Indika Energy Tbk, Emiten, Pertambangan, Batubara

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Indika Energy

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,820.93 3,782.86
British Pound GBP 1.00 17,441.04 17,266.80
China Yuan CNY 1.00 2,034.56 2,014.40
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,330.00 14,188.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,718.61 9,620.88
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,827.15 1,808.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,354.05 10,249.96
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,904.87 15,745.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,435.63 3,398.32
Yen Jepang JPY 100.00 13,462.98 13,325.82

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6295.738 -0.977 651
2 Agriculture 1349.159 -17.863 21
3 Mining 1600.305 -2.201 49
4 Basic Industry and Chemicals 848.690 -0.631 72
5 Miscellanous Industry 1151.944 -0.538 49
6 Consumer Goods 2425.964 18.526 53
7 Cons., Property & Real Estate 504.801 0.125 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1229.883 12.971 74
9 Finance 1260.435 -9.035 91
10 Trade & Service 788.732 -1.689 162
No Code Prev Close Change %
1 DIGI 1,685 2,000 315 18.69
2 DAYA 304 360 56 18.42
3 ARTA 340 390 50 14.71
4 VINS 96 109 13 13.54
5 JKON 478 540 62 12.97
6 FORU 89 100 11 12.36
7 COWL 200 220 20 10.00
8 CCSI 266 292 26 9.77
9 DWGL 172 188 16 9.30
10 PSDN 154 168 14 9.09
No Code Prev Close Change %
1 PDES 1,330 1,000 -330 -24.81
2 BLUE 740 635 -105 -14.19
3 FISH 2,890 2,500 -390 -13.49
4 ITIC 875 780 -95 -10.86
5 IBFN 222 202 -20 -9.01
6 APEX 575 525 -50 -8.70
7 ICON 108 99 -9 -8.33
8 ARMY 232 214 -18 -7.76
9 MKNT 57 53 -4 -7.02
10 KBLM 338 316 -22 -6.51
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 4,180 4,100 -80 -1.91
2 MDKA 5,750 5,975 225 3.91
3 MCOR 174 174 0 0.00
4 PGAS 1,995 1,920 -75 -3.76
5 TLKM 4,340 4,470 130 3.00
6 MNCN 1,275 1,260 -15 -1.18
7 ERAA 1,930 1,875 -55 -2.85
8 BTPS 3,350 3,200 -150 -4.48
9 MAMI 89 90 1 1.12
10 BMRI 7,350 7,375 25 0.34