Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Resesi Ekonomi, Nielsen: Masyarakat Tahan Uang untuk Liburan

Resesi Ekonomi, Nielsen: Masyarakat Tahan Uang untuk Liburan Kredit Foto: Boyke P. Siregar
Warta Ekonomi, Jakarta -

Lembaga riset Nielsen mengemukakan perhatian masyarakat terhadap keadaan ekonomi meningkat seiring masih berlangsungnya perang dagang global dan belum pastinya kebijakan pemerintah setelah pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu).

Baca Juga: Fondasi Ekonomi Diklaim Baik, Sri Mulyani Tetap Waspada Perang Dagang

"Perhatian masyarakat terhadap ekonomi naik, dari eksternal salah satunya masih ada kekhawatiran perang dagang. Dari domestik, program ekonomi dari pemerintah belum terjawab, mau dibawa kemana setelah Pemilu," kata Managing Director Nielsen Indonesia, Agus Nurudin di Jakarta, Rabu.

Pada kuartal kedua tahun ini, ia mengemukakan persentase kekhawatiran konsumen akan keadaan ekonomi meningkat cukup tajam menjadi 37 persen, dibandingkan kuartal sebelumnya di tahun yang sama sebesar 31 persen.

Faktor itu, lanjut dia, diduga juga memicu Iebih banyak konsumen yang menyatakan bahwa negara sedang dalam keadaan resesi pada kuartal dua yaitu 57 persen, meningkat jauh dari kuartal sebelumnya yang hanya 41 persen.

"Tidak mengherankan bila kemudian juga Iebih banyak konsumen yang berpendapat bahwa negara sedang dalam keadaan resesi ekonomi," katanya.

Mengantisipasi kekhawatiran itu, lanjut dia, masyarakat cenderung memilih untuk menabung dan menurunkan anggaran biaya melakukan perjalanan liburan.

Editor: Ferry Hidayat

Bagikan Artikel:

Video Pilihan