Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:02 WIB. IHSG - IHSG melemah 1,70% di akhir sesi II.
  • 12:00 WIB. IHSG - IHSG melemah 1,08% di akhir sesi I.

Upaya Swasta Tanggulangi Ancaman Karhutla

Upaya Swasta Tanggulangi Ancaman Karhutla - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau tahun ini bakal berlangsung lebih lama dan lebih kering. Kemarau diperkirakan akan berlangsung pada Juli-Oktober dengan puncak kekeringan diprediksi terjadi pada bulan Agustus.

Memasuki awal Agustus, tak hanya titik panas, sejumlah titik api yang menyebabkan kebakaran dan kabut asap telah terjadi di beberapa provinsi sejak sepekan terakhir. Dilansir dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 29 Juli 2019, luas lahan dan hutan yang terbakar mencapai 42.740 hektare (ha).

Dari jumlah itu, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terluas terjadi di Riau mencapai 27.583 ha. Disusul oleh Kalimantan Timur (5.153 hektare), Kepulauan Riau (4.969 ha), Sumatera Selatan (2.274 hektare), dan Kalimantan Utara (792 hektare).

Sebagai salah satu perusahaan yang memiliki wilayah operasional di Riau, Asia Pacific Resources International Limited (APRIL) telah mengintensifkan upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah konsesi dan sekitar konsesinya dengan pendekatan terpadu.

Baca Juga: Sejak 2014, 88,56 Hektare Lahan Telah Direstorasi APRIL

Pendekatan terpadu yang dimaksud yakni pencegahan kebakaran dilakukan dari awal mulai dari memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar konsesi untuk tidak melakukan kegiatan pembukaan lahan tanpa bakar, yang diisinyalir menjadi penyebab utama karhutla selama ini. Tak sampai di situ, aksi nyata dengan kelengkapan personel cepat tanggap sampai teknologi terbaru dalam pemantauan karhutla dimiliki oleh APRIL dalam memaksimalkan upaya pencegahan kebakaran.

Hingga saat ini, APRIL telah menginvestasikan sebesar US$9 juta untuk sumber daya penanggulangan kebakaran, termasuk dua helikopter, dua airboats, 482 pompa air, dan 39 menara pemantauan api di Provinsi Riau.

APRIL Group, lewat unit bisnisnya PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), terus meningkatkan frekuensi patroli baik darat dan udara serta terus berkoordinasi dengan masyarakat dalam pencegahan karhutla selama periode rawan kebakaran. Sebelumnya, APRIL telah mengumumkan periode rawan kebakaran ke seluruh wilayah konsesi APRIL hingga 30 September 2019.

Perusahaan juga memiliki hingga 1.000 personel reaksi cepat, termasuk 260 personel pemadam kebakaran profesional. Tim penanggulangan kebakaran juga dilengkapi dengan teknologi terkini dengan menggunakan drone dalam pemantauan titik api.

Untuk memberikan pemahaman, APRIL membantu mengurangi risiko kebakaran melalui Program Desa Bebas Api (Fire Free Village Program) yang berfokus pada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan ketahanan masyarakat dalam pengelolaan kebakaran. Hasilnya, tingkat insiden kebakaran setiap tahun di daerah FFVP terus berkurang. Pada 2018, area yang terbakar berkurang menjadi 0,02% dari total area yang dicakup program tersebut seluas 600.000 ha.

APRIL juga menjadi inisiator dalam pembentukan Fire Free Aliance (FFA) yang merupakan gabungan dari sejumlah perusahaan dalam pencegahan karhutla dengan melibatkan masyarakat. Saat ini, sedikitnya 200 desa dengan total luas 1,5 juta ha tergabung dalam program ini.

"Kolaborasi pencegahan kebakaran terus dilakukan, tidak hanya pemerintah saja namun juga dari kami pihak swasta, masyarakat dan seluruh pihak terkait terus bersinergi untuk menanggulangi karhutla," ucap Manager Pencegahan Kebakaran APRIL Group Sailal Arimi.

Memang, pekerjaan pencegahan karhutla di Tanah Air tak bisa diatasi sendiri. Peran seluruh pihak sangat berarti, mulai dari pemahaman untuk mengantisipasi karhutla sampai aksi nyata dalam pencegahan itu sendiri, seperti yang dilakukan APRIL Group.

Baca Juga

Tag: APRIL Group, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: APRIL

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,740.79 3,702.58
British Pound GBP 1.00 18,246.58 18,063.63
China Yuan CNY 1.00 1,999.12 1,978.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,035.83 13,896.17
Dolar Australia AUD 1.00 9,270.67 9,175.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,801.61 1,783.53
Dolar Singapura SGD 1.00 10,034.19 9,932.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,258.35 15,100.97
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,311.12 3,275.85
Yen Jepang JPY 100.00 12,718.22 12,588.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5787.138 -19.912 682
2 Agriculture 1254.692 3.520 22
3 Mining 1426.077 -6.091 49
4 Basic Industry and Chemicals 827.203 -24.357 77
5 Miscellanous Industry 1093.444 18.930 51
6 Consumer Goods 1873.362 -10.597 57
7 Cons., Property & Real Estate 443.350 -0.882 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1003.838 -2.751 78
9 Finance 1321.651 0.331 92
10 Trade & Service 688.750 -0.073 168
No Code Prev Close Change %
1 PURE 142 184 42 29.58
2 BRAM 4,500 5,500 1,000 22.22
3 JSKY 130 154 24 18.46
4 DART 250 296 46 18.40
5 IBST 5,100 6,000 900 17.65
6 GPRA 52 60 8 15.38
7 TIRA 204 234 30 14.71
8 BMSR 70 80 10 14.29
9 KIOS 256 290 34 13.28
10 SQMI 270 300 30 11.11
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 100 69 -31 -31.00
2 YPAS 182 133 -49 -26.92
3 MINA 90 66 -24 -26.67
4 VRNA 130 100 -30 -23.08
5 SINI 1,245 960 -285 -22.89
6 BBLD 428 344 -84 -19.63
7 INTD 268 216 -52 -19.40
8 RODA 68 55 -13 -19.12
9 MPRO 990 805 -185 -18.69
10 FITT 68 56 -12 -17.65
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 865 870 5 0.58
2 JSKY 130 154 24 18.46
3 DEAL 183 181 -2 -1.09
4 TLKM 3,640 3,590 -50 -1.37
5 MNCN 1,355 1,350 -5 -0.37
6 BBRI 4,490 4,500 10 0.22
7 PURE 142 184 42 29.58
8 BBCA 32,625 32,650 25 0.08
9 ANTM 685 660 -25 -3.65
10 PGAS 1,480 1,500 20 1.35