Portal Berita Ekonomi Minggu, 25 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:23 WIB. AS - Chief Fed Jerome Powell: Ketidakpastian kebijakan perdagangan lemahkan manufaktur dan belanja modal di AS
  • 09:41 WIB. Mesir - Ekspor Mesir ke G7 naik jadi USD3,8 M pada H1-2019 dibanding H1-2018 sebesar USD3,5 M
  • 09:13 WIB. Hong Kong - RRJ Capital (Richard Ong) akan investasi US$4 miliar di Ingram (milik HNA).
  • 08:01 WIB. Washington - General Dynamics Corp mendapatkan kontrak US$1.1 miliar  dari Pentagon untuk kapal laut.
  • 07:18 WIB. Karhutla - LAPAN mendeteksi 820 titik  di seluruh Indonesia.
  • 06:17 WIB. Papua - Amien Rais: Free West Papua Movement sudah minta diagendakan referendum di PBB.
  • 05:53 WIB. G7 - Polisi Prancis melepaskan gas air mata buat demonstran.
  • 01:18 WIB. Hong Kong - Cathay Pacific tidak berikan toleransi kepada pegawai yang terlibat protes ilegal, tindak kekerasan dan radikal
  • 00:28 WIB. Eropa - Presiden European Council: Perang dagang akan menyebabkan resesi
  • 23:55 WIB. Korsel - Tamasya malam hari di Istana Gyeongbok (Seoul)  akan dibuka September-November
  • 22:15 WIB. Beijing - China pada Sabtu (24/8) mengingatkan AS akan konswekensinya apabila terus menambah tarif.

Senin Besok, Ijtima Ulama IV Digelar

Senin Besok, Ijtima Ulama IV Digelar - Warta Ekonomi

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama yang merupakan tulang punggung Persaudaraan Alumni 212 akan menggelar Ijtima Ulama IV di Hotel Lor In, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin, 5 Agustus 2019. Dalam kegiatan itu, mereka tidak akan mengundang calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, dan juga tokoh partai politik tertentu.

"Jelas enggak diundang (Prabowo). Tidak kita undang (tokoh politik PKS dan Gerindra)," kata Sekretaris Jenderal GNPF Ulama, Eddy Mulyadi, mengatakan di sela-sela acara Pengukuhan dan Pelantikan DPP Bakomubin di Kantor LPOI, Jalan Kramat Raya VI, Jakarta Pusat, Minggu, 4 Agustus 2019.

Ia menjelaskan alasan tak mengundang Prabowo maupun tokoh partai politik lainnya karena masalah kontestasi pemilihan umum 2019 sudah selesai.

"Ini murni urusan bangsa. Ya mohon maaf, gimana soal rekonsiliasi. Ya sudahlah, itu memang habibatnya, kelakuannya politisi ya sudahlah. Di luar dugaan kita. Kalian mau ngapain ya silakan," tuturnya.

Sedangkan, Dewan Pimpinan Pusat Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia (Bakomubin) Jakarta meminta agar ijtima ulama yang digelar dapat merekatkan persatuan sesama warga.

"Kita harapkan bahwa Ijtima Ulama yang ke-4 ini mari kita rekatkan kembali persatuan dan kesatuan," kata Kiai Anwar di lokasi yang sama.

Jangan sampai, kata dia, umat Islam ini pecah akibat adanya kegiatan pesta demokrasi di tanah air seperti pemilihan presiden, pemilihan kepala daerah baik bupati, wali kota, maupun gubernur. Untuk itu, ia mengimbau agar perhelatan ijtima ulama ini tetap merapatkan persaudaraan di antara sesama anak bangsa untuk membangun Indonesia ke depan yang lebih baik. Meskipun, Bakomubin sendiri tidak terlibat dalam kegiatan tersebut.

"Akan tetapi sebagai ulama, sebagai mubaligh, tentu salah satu fungsinya adalah memberikan nasihat, nasihat itu ya berupa kritik. Tentu kritik yang membangun. Karena itu salah satu tugas ulama," katanya.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Tag: Alumni 212

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Viva

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,818.36 3,780.40
British Pound GBP 1.00 17,524.82 17,349.62
China Yuan CNY 1.00 2,029.13 2,009.01
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,320.00 14,178.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,680.32 9,581.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,826.86 1,808.70
Dolar Singapura SGD 1.00 10,334.13 10,225.75
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,859.40 15,699.30
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,420.11 3,382.16
Yen Jepang JPY 100.00 13,444.75 13,307.68

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6255.597 16.352 650
2 Agriculture 1368.973 -5.285 21
3 Mining 1590.040 13.201 49
4 Basic Industry and Chemicals 841.616 6.098 72
5 Miscellanous Industry 1172.077 33.290 49
6 Consumer Goods 2403.300 9.451 53
7 Cons., Property & Real Estate 498.204 1.562 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.314 -8.753 74
9 Finance 1252.950 0.692 90
10 Trade & Service 785.361 -0.724 162
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 366 456 90 24.59
2 FIRE 2,100 2,440 340 16.19
3 ANDI 1,950 2,250 300 15.38
4 AKPI 412 472 60 14.56
5 POLL 3,560 4,000 440 12.36
6 KBLM 310 348 38 12.26
7 ALKA 434 486 52 11.98
8 PORT 565 630 65 11.50
9 LPLI 119 132 13 10.92
10 CCSI 292 322 30 10.27
No Code Prev Close Change %
1 AGRS 330 248 -82 -24.85
2 APEX 640 530 -110 -17.19
3 CANI 190 161 -29 -15.26
4 SSTM 500 426 -74 -14.80
5 ARTA 380 330 -50 -13.16
6 FOOD 170 151 -19 -11.18
7 NELY 155 138 -17 -10.97
8 OKAS 104 93 -11 -10.58
9 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
10 GTBO 177 159 -18 -10.17
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
2 ADRO 1,020 1,085 65 6.37
3 BBRI 4,070 4,080 10 0.25
4 MNCN 1,260 1,255 -5 -0.40
5 ASII 6,325 6,575 250 3.95
6 UNTR 19,975 20,500 525 2.63
7 TLKM 4,450 4,380 -70 -1.57
8 MAMI 89 89 0 0.00
9 BBCA 30,000 29,975 -25 -0.08
10 PGAS 1,805 1,830 25 1.39