Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,19% pada level 25.183.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 1,23% pada level 2.407.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 1,19% pada level 3.360.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 1,19% pada level 3.360.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,07% pada level 23.265.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,58% pada level 2.580.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 2,32% pada level 6.042.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,08% terhadap Yuan pada level 6,95 CNY/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,14% terhadap Dollar AS pada level 14.795 IDR/USD.

Gawat! Investor Bakar IHSG hingga Minus 1,50%, Alasannya Ngeri Banget!

Gawat! Investor Bakar IHSG hingga Minus 1,50%, Alasannya Ngeri Banget!
WE Online, Jakarta -

Awal pekan ini menjadi mimpi buruk bagi pasar investasi Indonesia, terutama bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Terkoreksi 0,46% ke level 6.311,16 pada awal perdagangan bursa pagi tadi, IHSG semakin menderita lantaran dibakar investor hingga minus 1,57% ke level 6.240,92.

Berdasarkan pantauan melalui RTI, pelaku pasar, baik domestik maupun asing secara berjamaah lari dari pasar modal Indonesia dengan bukuan nilai jual bersih masing-masing sebesar Rp313,18 miliar dan Rp294,11 miliar. 

Baca Juga: Saat AS-China Lanjut Berperang, Akankah BPS Jadi Penyelamat Rupiah?

Pasalnya, pelaku pasar memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II tahun ini tidak begitu baik. Dengan perdiksi ekonomi Indonesia hanya tumbuh 5,05% (yoy), itu artinya pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih lambat dari kuartal sebelumnya yang mencapai 5,07%. 

Jika dilihat secara global, nasib IHSG ini sama terpuruknya dengan nasib bursa saham utama di Asia yang juga ramai dibakar investor, yakni Nikkei (-2,28%), Hang Seng (-2,89%), Shanghai (-0,81%), dan Srait Times (-1,83%).

Baca Juga: Jika AS Mau Perang, Mari Kita Berperang

Baca Juga: IHSG Dibuka Minus 0,46% di Awal Sesi I

Ketegangan antara AS dan China menjadi pemantik utama yang membuat pelaku pasar bergegas menjauh dari aset-aset investasi berbasis keuangan dari negara berkembang di Asia. 

Dalam cuitan Twitter miliknya, Donald Trump tegas mengatakan akan mengenakan tarif tambahan sebesar 10% atas produk-produk asal China senilai US$300 miliar yang masuk ke AS. Kebijakan tersebut akan mulai direalisasikan pada 01/09/2019 mendatang. 

Mengetahui hal itu, China pun tak mau tinggal diam. Melalui Juru Bicara Kemenlu China, Hua Chunying, China tegas menyatakan akan segera membuat kebijakan balasan kepada AS.

"Jika AS benar mengeksekusi bea masuk tersebut, China harus meluncurkan kebijakan balasan yang diperlukan," pungkasnya seperti dikutip dari Reuters, Senin (05/08/2019). 

Bagaimanapun, gejolak antara AS dan China yang tak berkesudahan turut memengaruhi perkembangan ekonomi secara global. Jika damai dagang tak kunjung dicapai, bukan suatu kemustahilan ekonomi global akan mengalami perlambatan, termasuk bagi ekonomi Indonesia yang sejauh ini menjalin kemitraan dengan China dalam hal ekspor produk-produk nonmigas.

Tag: Perang Dagang, Donald Trump, Bursa Asia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Rupiah, Dolar Amerika Serikat (AS), Badan Pusat Statistik (BPS), Pertumbuhan Ekonomi

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,997.86 3,957.77
British Pound GBP 1.00 19,577.52 19,379.75
China Yuan CNY 1.00 2,157.44 2,135.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,991.59 14,842.42
Dolar Australia AUD 1.00 10,705.49 10,597.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,934.40 1,914.93
Dolar Singapura SGD 1.00 10,918.06 10,807.85
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,708.07 17,530.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.53 3,533.07
Yen Jepang JPY 100.00 14,018.69 13,877.91
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5247.690 8.440 698
2 Agriculture 1191.965 -5.185 23
3 Mining 1411.043 13.217 48
4 Basic Industry and Chemicals 764.095 1.164 80
5 Miscellanous Industry 950.120 -3.080 52
6 Consumer Goods 1942.851 11.219 58
7 Cons., Property & Real Estate 293.644 -2.218 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 888.134 -1.335 78
9 Finance 1169.651 5.304 93
10 Trade & Service 626.647 -7.124 174
No Code Prev Close Change %
1 FOOD 122 164 42 34.43
2 MBAP 2,270 2,830 560 24.67
3 KDSI 730 900 170 23.29
4 SKBM 290 346 56 19.31
5 ARKA 288 340 52 18.06
6 TPMA 342 392 50 14.62
7 POLU 850 960 110 12.94
8 NZIA 170 189 19 11.18
9 SRSN 54 60 6 11.11
10 AMAN 196 216 20 10.20
No Code Prev Close Change %
1 RONY 100 93 -7 -7.00
2 POLI 1,145 1,065 -80 -6.99
3 DVLA 3,040 2,830 -210 -6.91
4 PEGE 145 135 -10 -6.90
5 MNCN 945 880 -65 -6.88
6 MSKY 955 890 -65 -6.81
7 ASJT 118 110 -8 -6.78
8 PRAS 134 125 -9 -6.72
9 KREN 90 84 -6 -6.67
10 BBLD 420 392 -28 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 FREN 120 112 -8 -6.67
2 KAEF 3,260 3,350 90 2.76
3 MNCN 945 880 -65 -6.88
4 PURA 134 126 -8 -5.97
5 TOWR 1,030 1,035 5 0.49
6 MDKA 1,770 1,810 40 2.26
7 EXCL 2,610 2,550 -60 -2.30
8 BBNI 5,075 5,000 -75 -1.48
9 ANTM 770 785 15 1.95
10 TLKM 3,010 3,030 20 0.66