Portal Berita Ekonomi Minggu, 25 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:10 WIB. Suriah - Israel mengatakan serangan ke Suriah menunjukan Israel bisa menyerang Iran kapan pun.
  • 22:47 WIB. Brexit - Komentar Trump terhadap Johnson: “He needs no advice, he is the right man for the job”.
  • 22:33 WIB. Kulonprogo - Menhub: Progres pembangunan YIA  sekitar 60% sampai 70% pada Minggu (25/8).
  • 22:07 WIB. China - People' Daily (milik Partai Komunis): China akan membalas tindakan AS menaikan tarif (25/8).
  • 20:46 WIB. G7 - Prancis menginginkan raksasa sosial media menandatangani  “Charter for an Open, Free, and Safe Internet”
  • 19:13 WIB. Properti - China memutuskan suku bunga pinjaman  perumahan individu komersial akan lebih berbasis pasar
  • 19:07 WIB. Provokasi - Korsel memulai latihan perang di pulau yang sedang jadi sengketa dengan Jepang.
  • 18:09 WIB. Brexit - PM Johnson hanya akan membayar US$11 miliar saat no-deal Brexit, walau Theresa May janji US$47,88 miliar.
  • 17:11 WIB. Terorisme - Australia akan memblok akses internet terkait terorisme saat krisis.
  • 16:59 WIB. AS - Donald Trump minta ke Fed Ex, Amazon, UPS dan perusahaan pos menolak kiriman fentanyl dari China
  • 16:29 WIB. Android - OS Android setelah Android 9 "Pie" akan dinamai Android 10 saja
  • 16:23 WIB. Hong Kong - Puluhan ribu orang berdemo dengan payung di tengah hujan pada Minggu (25/8).

Bagaikan Nasi Sudah Menjadi Bubur, Rupiah Terima Nasib Saja!

Bagaikan Nasi Sudah Menjadi Bubur, Rupiah Terima Nasib Saja! - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Depresiasi nilai tukar rupiah semakin menebal menjadi 0,67% ke level Rp14.275 per dolar AS, terhitung hingga pukul 14.35 WIB. Rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal II yang kurang memuaskan menjadi faktor domestik yang membebani rupiah. 

Siang tadi, Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada periode tersebut hanya tumbuh 5,05% (yoy), lebih lambat dari kuartal sebelumnya yang mencapai 5,07% (yoy). 

Baca Juga: Saat AS-China Lanjut Berperang, Akankah BPS Jadi Penyelamat Rupiah?

Dengan realisasi tersebut, geliat investasi pada aset-aset berisiko berbasis rupiah menjadi kurang diminati pelaku pasar. Alhasil, bak peribahasa nasi sudah menjadi bubur, rupiah harus menerima nasib buruk dengan legawa, yakni terkoreksi bertubi-tubi di hadapan mata uang Asia dan dunia.

Berdasarkan pantauan WE Online, rupiah bergerak melemah di hampir semua mata uang, termasuk di hadapan dolar Australia (-0,10%), poundsterling (-0,76%), dan euro (-0,76%). 

Baca Juga: Gawat! Investor Bakar IHSG hingga Minus 1,50%, Alasannya Ngeri Banget!

Beruntungnya, rupiah masih dapat mempertahankan posisinya sebagai mata uang terlemah keempat di Asia. Ya, meski tertekan, rupiah masih lebih baik daripada dolar Taiwan (0,18%), won (0,25%), dan yuan (0,84%). 

Sebagai informasi, investor tengah dihadapkan dengan keputusan sulit di tengah polemik perang dagang AS dan China yang kembali memanas. 

Baca Juga: Jika AS Mau Perang, Mari Kita Berperang

Jika sentimen domestik seperti pertumbuhan ekonomi nasional tak memberi kepuasan, tentu mudah saja bagi investor untuk berpaling pada aset-aset investasi lainnya yang lebih menjanjikan, yaitu dolar AS. 

Didukung oleh sentimen tesebut, dolar AS masih menjelma sebagai mata uang yang perkasa di hadapan mayoritas mata uang Asia. Satu-satunya mata uang Benua Kuning yang mampu menekan dolar AS adalah yen dengan apresiasi sebesar 0,41%, selain itu tak ada yang berkutik. 

Tag: Dolar Amerika Serikat (AS), Rupiah, Perang Dagang, Pertumbuhan Ekonomi

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Antara/M Risyal Hidayat

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,818.36 3,780.40
British Pound GBP 1.00 17,524.82 17,349.62
China Yuan CNY 1.00 2,029.13 2,009.01
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,320.00 14,178.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,680.32 9,581.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,826.86 1,808.70
Dolar Singapura SGD 1.00 10,334.13 10,225.75
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,859.40 15,699.30
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,420.11 3,382.16
Yen Jepang JPY 100.00 13,444.75 13,307.68

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6255.597 16.352 650
2 Agriculture 1368.973 -5.285 21
3 Mining 1590.040 13.201 49
4 Basic Industry and Chemicals 841.616 6.098 72
5 Miscellanous Industry 1172.077 33.290 49
6 Consumer Goods 2403.300 9.451 53
7 Cons., Property & Real Estate 498.204 1.562 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.314 -8.753 74
9 Finance 1252.950 0.692 90
10 Trade & Service 785.361 -0.724 162
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 366 456 90 24.59
2 FIRE 2,100 2,440 340 16.19
3 ANDI 1,950 2,250 300 15.38
4 AKPI 412 472 60 14.56
5 POLL 3,560 4,000 440 12.36
6 KBLM 310 348 38 12.26
7 ALKA 434 486 52 11.98
8 PORT 565 630 65 11.50
9 LPLI 119 132 13 10.92
10 CCSI 292 322 30 10.27
No Code Prev Close Change %
1 AGRS 330 248 -82 -24.85
2 APEX 640 530 -110 -17.19
3 CANI 190 161 -29 -15.26
4 SSTM 500 426 -74 -14.80
5 ARTA 380 330 -50 -13.16
6 FOOD 170 151 -19 -11.18
7 NELY 155 138 -17 -10.97
8 OKAS 104 93 -11 -10.58
9 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
10 GTBO 177 159 -18 -10.17
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
2 ADRO 1,020 1,085 65 6.37
3 BBRI 4,070 4,080 10 0.25
4 MNCN 1,260 1,255 -5 -0.40
5 ASII 6,325 6,575 250 3.95
6 UNTR 19,975 20,500 525 2.63
7 TLKM 4,450 4,380 -70 -1.57
8 MAMI 89 89 0 0.00
9 BBCA 30,000 29,975 -25 -0.08
10 PGAS 1,805 1,830 25 1.39